3 Kebaikan Yang Dipertontonkan oleh Kang Mus

Namanya Muslihat. Semua anakbuahnya memanggil dengan sebutan Kang Mus. Laki-laki ceking, berkumis, dan berjenggot ini disegani dan ditakuti oleh bawahannya. Termasuk anakbuah yang bodinya lebih besar sekalipun. Apakah ini yang disebut kharisma seorang pemimpin? Ataukah karena mereka tak ingin di skors oleh pimpinannya itu? Mungkin juga.

.

Preman Pensiun2

Courtesy Youtube.com

.

Semula Kang Mus adalah orang kedua di kelompok preman. Setelah Kang Bahar menyatakan pensiun dari ‘dunia hitam’ Kang Mus diberi wewenang untuk menjadi pimpinan lapangan. Bayang-bayang Kang Bahar masih melekat. Kedudukan Muslihat semakin kokoh setelah Kang Bahar meninggal dunia.

Di antara sikap tegas, cuek bebek, mengerikan, dan sering berkata sengak sesungguhnya ada beberapa sikap baiknya. Koordinator sebuah kelompok yang pekerjaannya sering dikatakan ‘tidak baik’ itu sering mempertontonkan budi pekerti yang pantas di tiru.

.

1. Menghormati mertuanya

Selain mencintai anak dan isterinya, Kang Mus sangat menghormati dan menyayangi ibu mertuanya. Melihat tingkah polah dan ucapan mertua yang kadang nyleneh Kang Mus tetap bersikap baik. Kang Mus berusaha keras mencari sendiri training pack, sepatu, dan kaos kaki berwarna pink yang diinginkan oleh mertuanya. Demikian pula ketika si mertua minta dibelikan mukena bersulam khas Tasikmalaya.

Namun Kang Mus tetap berusaha memberikan penjelasan kepada mertua jika permintaan ibu dari Esti isterinya itu agak sulit dipenuhi.

“Kapan saya kamu ajak berbuka puasa di mal?” tanya mertuanya suatu hari.

“Emak mau berbuka puasa atau mau beli baju?” Kang Mus ganti bertanya sambil tersenyum.

“Kalau bisa ya dua-duanya.”

“Mak, habis berbuka puasa kan Emak harus shalat Maghrib. lalu ngga lama kemudian shalat Isya dilanjutkan shalat tarawih.” Kang Mus mencoba memberikan pengertian kepada mertuanya.

“Bilang saja kalau nggak mau ngajak berbuka puasa di mall.” Ibu mertua langsung masuk ke kamar dengan wajah sengak.

“Emak, sebentar lagi berbuka puasa. Sayang lho kalau Emak marah puasanya bisa batal. Si Emak keluar lagi.

“Saya bukan marah tapi sebel,”ujar si mertua yang hobi makan es krim itu dengan wajah tetap sengak.

.

2. Mentaati peraturan lalu lintas

Walaupun sebagai pimpinan preman yang disegani, kang Mus ternyata taat terhadap peraturan, termasuk peraturan lalu lintas. Ke mana pun pergi dengan skuternya Kang Mus selalu memakai helm pengaman.

Bukan hanya itu saja. Jika dia mendengar dering dari handphonenya maka dia langsung minggir dan berhenti. Setelah itu dia baru menjawab tilpon. Dia sadar benar bahwa ber-sms atau bertilpon ria sambil mengendarai sepedamotor sangat berbahaya bagi dirinya dan bagi pengguna jalan raya yang lain.

.

3. Keras tetapi welas asih

Di balik sikap tegas dan kerasnya Kang Mus juga memiliki sikap welas asih kepada anakbuahnya. Suatu ketika Muslimat datang ke posko. Begitu duduk Kang Mus langsung menyuruh Komar, anakbuahnya memesan kopi. Komar yang berpenampilan sangar tetapi takut sama bininya segera melaksanakan titah bosnya. Hanya satu cangkir kopi yang datang.

Sambil ngobrol Muslihat meneguk kopi yang nasgitel (panas, legi, kentel) Komar ndomblong melihat cara Musliman meneguk kopinya. Jakunnya naik turun tanda bahwa dia ingin juga menikmati kopi. Ketika akan meninggalkan tempat Muslihat menyuruh Komar minum kopi sisanya. Tentu saja Komar yang memang ingin minum kopi dengan senang hati menuruti perintah atasannya. Muslihat lalu mengeluarkan selembar yang pecahan seratus ribu.” Bayarkan kopinya. Sisanya untuk jajan anakmu ya.” Wajah Komar tampak cerah, senyumnya langsung mengembang. Maklum saat itu Komar memang dalam status skorsing akibat sebuah kesalahan yang pernah diperbuatnya.

Itulah 3 kebaikan Kang Mus yang pernah saya saksikan. Sesungguhnya pada diri manusia selalu ada kebaikan. Seberapapun ukurannya dan kapan munculnya.

Saya sering menonton Sinetron Preman Pensiun 2 yang ditayangkan oleh RCTI. Dialog dan lagak lagu pemerannya sering yang lucu membuat saya tertawa lepas. Sinetron komedi ini tidak kering dengan pelajaran yang bisa diambil oleh penontonnya. Epy Kusnandar, pemeran Kang Mus yang suka menyisir rambutnya ini memang pas membawakan peran istimewa ini.

Apakah sahabat juga menonton dan menyermati sinetron Preman Pensiun?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

12 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Dewi Rieka says:

    bener pakde, suka banget sama tokoh kang mus ini, sederhana dan penuh kasih, semoga ditiru oleh para pemimpin bangsa ini

    Epy memang artis kawakan. Beberapa sinetron dan film

  2. Inayah says:

    pernah dibikin Kang Mus nangis. pas episode di bulan puasa itu…yang anaknya kang Mus ngga mau bantu mamahnya…aaaakkk. terharu…

    Anak gadisnya itu agak mokong ya hahahah

  3. Sistalisius says:

    Wah, pantes aja pas baca di awal ga paham…
    Kirain Kang Mus siapa, apa tetangganya Pak Dhe Cholik, atau siapa 😀
    Ternyata di Preman Pensiun… hehehe
    Soalnya saya ga nonton sinetron nih Pak Dhe…

    Saya suka gaya mereka

  4. aku juga suka banget sama kang mus, aura jadi preman yg bijak muncul. Suami saya juga punya pandangan yg sama bhw kang mus ini tertib berlalu lintas meskipun dia preman 🙂

    Iya, dibalik kelakuan minusnya ada sisi baiknya

  5. Jiah says:

    saya kadang suka nonton juga Dhe. Walau sedikit galak, tp Kang Mus itu org yang baik dan penyayang

    Dan hobi bersolek ya

  6. ndop says:

    Sukaa banget sama Preman Pensiun. Dialognya cerdas dan lucu. Pemainnya juga ektingnya bagus.

    Kisah rakyat kelas bawah

  7. irai says:

    Kang Mus tipe laki-laki yang bertanggung jawab sama keluarga, meskipun pekerjaannya sebagai preman

    Iya bener. Emak mertua minta es krim strowberi juga langsung dibelikan

  8. Ani Rostiani says:

    Assalamu’alaikum wr wb
    Maaf, pakde, saya baru lagi berkunjung. Maklum, lama saya gak ngeblog hehe …

    Saya jarang nonorn Preman Pensiun, tapi bukannya tak tahu peran Kang Mus. Benar, pada diri seiap manusia, seburuk apapun sifatnya, pasti ada saja sisi baik yang bisa kita petik. Nah, soal mukena Tasik buat mertuanya, kebetulan saya nonton … Saya malah jadi pengen ketawa lihat wajah sengak si emak mertua. Kok, genit ya hehe …
    btw, betul, Kang Mus sabar menghadapinya.

    Salam, pakde, salam baktos buat emak di Jombang

    Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh
    Sibuk ya Jeng?

  9. Aireni Biroe says:

    saya bukan penikmat sinetron preman pensiun cuma pernah beberapa kali nonton…kesannya yaa lucu2 aja, tapi gak tau ternyata selain unsur komedi yang disajikan ada unsur budi perketinya juga yang bisa kita tiru

    terima kasih sudah diingatkan yaa pakde, kebaikan memang selalu ada pada diri manusia seberapa pun besarnya termasuk pada diri preman (y)

    Iya bener.
    Seharusnya ada kode etik agar preman tidak nyopet wanita/laki-laki tua, wanita hamil, dan kaum duafa

  10. film ini menceritakan sisi positif dari preman dan saya juga suka latar film….bandung tercinta…maklum saya orang bandung he3
    salam,

    Saya juga sering ke Bandung

  11. […] otak loch. Dengan nonton tv kita juga bisa mendapatkan ide untuk menulis. Artikel berjudul 3 Kebaikan Yang Dipertontonkan oleh Kang Mus adalah ide yang saya dapatkan dari nonton sinetron Preman Pensiun. Sayangnya saya sering tertidur […]

  12. SBO Etnica says:

    Sisi baik kang mus yang patut dicontoh.

    Betul

Leave a comment