Archive for the 'Pengalaman Tak Terlupakan' Category

Horornya Tak Seberapa Tapi Kagetnya Itu Bro

Tak ada horor di TPURumah saya lokasinya tak jauh dari kuburan. Jika ada penduduk yang meninggal dunia saya bisa melihat kegiatan pemakaman tersebut. Kadang saya mengintip dari jendela manakala ada iring-iringan jenazah melewati jalan di samping rumah. Keranda yang diusung, suara doa, dan alat perlengkapan yang dibawa para pelayat tampak dengan jelas. Kala itu masih ada petugas pelayat yang menyebar beras kuning, koin, dan bunga di sepanjang rute perjalananan menuju makam. Artikel selengkapnya

Malu-malu Tumpeng

Salah satu kebiasaan di kampung saya yang masih eksis sampai kini dan insha Allah sampai nanti adalah tumpengan. Menghidangkan nasi tumpeng untuk dikepung dan dinikmati ramai-ramai muncul dalam berbagai acara. Akan mulai tanam padi, akan panen, membangun rumah, boyongan, membakar bata atau genting, khitanan, mantenan, pasti ada tumpeng. Bayi yang baru lahir sudah disambut tumpeng. Mulai lahir, aqiqah, sepasar, selapan, dan tujuh bulanan masih diiringi tumpengan. Demikian juga pada sebuah kematian. tumpeng juga ada di sana, berkali-kali. Artikel selengkapnya

Penipuan di Media Sosial:Pengalaman Saya

Friendship is always a sweet responsibility, never an opportunity.

 

Khalil Gibran

Banyak hal yang terjadi di dunia nyata maupun dunia maya. Dua-duanya adalah panggung, aneka manusia bisa memerankan apa saja. Hitam-putih, terang-gelap, baik-buruk, kiri-kanan, dan label lainnya. Saudara atau teman saja bisa memperdaya manusia apalagi orang yang belum kita kenal siapa dia sesungguhnya. Saya pernah menjadi korban penipuan di media sosial loch. Ini dia ceritanya. Artikel selengkapnya