Teks

Ada Emak di Buku Saya

.Cara menerbitkan buku

I never feel lonely if I’ve got a book – they’re like old friends. Even if you’re not reading them over and over again, you know they are there. And they’re part of your history. They sort of tell a story about your journey through life.

Emilia Fox


.Selamat jalan Emak

Mengantar Emak Pulang

.

Jombang, Rabu Legi, 2 November 2016

Pagi itu saya sekeluarga berduka. Emak tercinta, Hj. Surati bin H. Amir menghadap Ilahi. Dengan penuh keikhlasan dan kesabaran saya antar beliau ke tempat peristirahatan terakhirnya. Selamat jalan Emak, kami semua mendoakan semoga khusnul khotimah dan Emak mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amiin ya Rabbal ‘alamin.

Emak, banyak saya tulis di buku karya saya. Bahkan saya khusus menulis buku berjudul Bintang Untuk Emak. Tentu ada beberapa kisah Emak dengan saya. Saya cuplikan sedikit petikannya.

Pagi itu saya sudah siap dengan pakaian dinas harian. Setelan celana dan hem berwarna hijau, kopelriem putih, tali bahu putih, dan baret biru kebanggaan sudah menempati posisinya. Tanda pangkat berupa balok berwarna kuning emas juga sudah bertengger di pundak. Emak memandang ketika saya sedang mematut-matut diri di depan cermin.

“Anakku gagah sekali, mirip bapakmu,” ujar Emak sambil memegang pundak saya. “Emak hanya bisa memberimu sangu sedikit, kan belum panen.” Emak menyerahkan amplop.

“Cukuplah, saya kan juga punya uang biaya perjalanan dinas. Bulan depan kalau sudah gajian saya ganti, Mak.”

“Nggak usahlah. Manfaatkan gajimu untuk keperluanmu sendiri. Kalau ada sisa ya ditabung untuk sangu pulang kalau cuti. Emak dan bapak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kok. Kan ada sawah dan gaji bapakmu.” Emak luman pwol.

Hari itu saya akan berangkat ke Bandara Juanda Surabaya untuk selanjutnya terbang ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Di kota itu ada kesatuan yang merupakan tempat penugasan pertama setelah saya lulus dari Kursus Dasar Kecabangan Perwira Polisi Militer di Pusdikpom Cimahi. Saya ke Balikpapan bersama Letnan Hendarji Supanji.

Seperti biasa Emak memberi nasihat macam-macam, “Hati-hati ya, Nak. Jangan galak kepada anak buahmu. Bekerja dengan sungguh-sungguh. Jangan melanggar peraturan, jangan menyeleweng, apalagi korupsi. Di perantuan juga jaga mulut dan kelakuanmu. Di sana tentu juga ada orang Jawa, jadikan mereka sahabatmu, saudaramu. Siapa pun tetanggamu harus kamu hormati karena merekalah yang akan membantumu, bukan Emak atau Bapak yang jauh di sini.”

Emak lalu menyuruh saya jongkok di depannya. Walaupun agak heran saya mengikuti perintah itu. Saya jongkok setengah berlutut di depan Emak. Wanita tegar itu kemudian menarik ujung kain jarit yang dipakai lalu diusapkannya ke wajah saya sambil berkata, “Slamet sak polah tingkahmu, Nak, adoh bilaimu.”

Ritual khusus itu selesai. Saya berdiri lalu memeluk Emak dengan erat. Tak terasa air mata meleleh. Emak juga menangis sesenggukan.

[Dari buku Bintang Untuk Emak halaman 18-Alhamdulillah ke Luar Jawa]

.

Buku bagus dan bermanfaat

.

Lahirnya buku Bintang Untuk Emak

2015 merupakan tahun berkesan bagi saya. Pada usia 65 tahun saya berhasil menerbitkan sebuah buku berjudul Bintang Untuk Emak. Buku dengan cover foto saya ini mirip sebuah memoar perjalanan dinas saya selama menjadi anggota TNI. Saya kemas buku ini dengan bahasa yang ringan, renyah, dan gurih plus sentuhan humor di sana-sini sehingga tak terlalu formil.

Buku yang merupakan penggalan hidup saya ini saya luncurkan di Jombang pada bulan Agustus 2015 bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke 65. Saya undang beberapa teman blogger untuk ikut mangayubagyonya.

.

Cara menerbitkan buku

.

.

Program Uji Nyali dan Uji Kemampuan

Buku Bintang Untuk Emak terbitan Sixmidad Bogor tersebut bukan satu-satunya karya saya. Terus terang tahun 2015 adalah puncak kegilaan saya dalam menerbitkan buku. Betapa tidak, dalam tahun itu saya berhasil menerbitkan 12 buah buku. Tentu saja karena saya memang membuat program Satu Bulan Satu Buku yang saya singkat menjadi SabulSabuk.

Untuk menyukseskan program tersebut saya memilih penerbit Sixmidad yang dikomandani mas Rugi G. Aswan. Mengapa saya memakai penerbit indie? Alasan saya sederhana saja yaitu untuk menjaga kontinuitas terbitnya buku. Jika saya mengirimkan naskah ke penerbit mayor mungkin harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapat jawaban “yes or no.” Iya kalau yes, kalau no kan program ini bisa terhambat. Namun di antara 12 buku tersebut ada yang diterbitkan oleh penerbit mayor yaitu Elex Media Komputindo.

Silakan simak daftar buku hasil program Satu Bulan Satu Buku 2015.

1. Neoblogger

2. Jangan Panggil Aku Gan

3. Permak Blog Seminggu Tanpa Pegal Linu

4. Dari Blog Menjadi Buku

5. Enakan Jadi Juragan

6. Berburu Pahala di Luar Musala

7. Yuk Ibadah di Dumay

8. Bintang Untuk Emak

9. Begal Asmara

10. Makeover Blog WordPress untuk Pemula

11. Setelah Kata Sah Berkumandang

12. Menang Dengan Elegan

Sahabat bisa membayangkan betapa sibuknya saya menyiapkan naskah buku tersebut. Alhamdulillah saya berhasil lulus dalam uji nyali dan uji kemampuan ini dengan baik. Jangan khawatir, walau kerja ngebut namun saya tetap menjaga kualitas buku agar tetap memikat dan bermanfaat.

.

Cara menerbitkan buku indie

.

Menembus Penerbit Mayor

Bulan Januari 2013 terbitlah buku pertama berjudul Rahasia Menjadi Manusia Kaya Arti yang diterbitkan oleh Leutika Prio. Isi buku ini adalah artikel-artikel yang saya terbitkan di blog. Saya pilih dan pilah sesuai kategori masing-masing. Tiap kategori menjadi bab-bab.

.

Cara menerbitkan buku

.

Buku perdana ini menjadi pemicu dan pemacu semangat saya untuk maju lagi. Saya ingin mencoba menerbitkan buku di penerbit mayor (major publisher) Kini pengalaman ngeblog saya yang akan saya bukukan. Saya ingin ngompori teman-teman blogger atau calon blogger bahwa ngeblog bukan hanya untuk berbagi ilmu dan pengalaman tetapi juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mendulang rezeki. Pengetahuan dan pengalaman ngeblog yang saya tuangkan dalam blog saya kumpulkan menjadi naskah buku blogging.

Dengan modal nekad alias bonek naskah buku berjudul Blog Mini Penghasilan Maksimal saya kirimkan ke penerbit Elex Media Komputindo. Alhamdulillah, nggak sampai 6 bulan naskah buku saya disetujui untuk diterbitkan. Wow, saya senang bukan kepalang. Pada buan Juni 2013 buku bersampul gajah hijau ini bertengger di rak toko buku Gramedia, Togasmas, dan Gunung Agung dan toko buku lainnya.

.

Cara Menjadikan blog sebagai penghasil uang

.

Diterbitkannya buku saya oleh penerbit Elex Media Komputindo menjadikan rasa percaya diri saya semakin baik. Ternyata menerbitkan buku di penerbit mayor tak sengeri bayangan saya. Jika naskah baik dan pas dengan tema penerbit Insya Allah akan tembus. Tak perlu keder atau rendah diri dengan penulis buku yang sudah memiliki nama besar atau kondang.

Selain gajah hijau, inilah buku solo saya yang diterbitkan oleh penerbit mayor dalam hal ini Elex Media Komputindo melalui Quanta yang merupakan imprint dari penerbit Elex Media Komputindo.

.

Penerbit Elex Media Komputindo

.

Enaknya Nulis Rame-rame

Selain menerbitkan buku secara solo saya juga mengajak beberapa teman untuk menulis bareng. Saya kompori beberapa blogger untuk mulai menulis dan menerbitkan buku. Gayung bersambut, mereka dengan suka cita bergabung. Inilah beberapa buku antologi hasil kerja bareng para blogger pemberani. Salah satu buku antologi diterbitkan oleh penerbit Quanta imprint Elex Media Komputindo yaitu buku Seni Merangkai Keberhasilan karya saya, Mbak Lily Suhana, dan Mas Akhmad Muhaimin Azzet.

.

Buku antologi bagus

Saat ini saya sedang menunggu terbitnya buku antologi berjudul Tuhan Tak Pernah Ingkar Janji yang akan diterbitkan oleh penerbit mayor kondang. Doakan saya segera hadir di toko buku.

Sebuah kalimat bijak menjadi pedoman saya.

“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. – Imam Al-Ghazali

.

Menjadi Sponsor Partikelir

Selain memuaskan diri sendiri saya juga mencoba menggairahkan teman-teman untuk menulis buku. Cara saya agak unik, misalnya ketika saya mengadakan lomba atau giveaway maka artikel para peserta saya kumpulkan dan saya terbitkan menjadi buku. Ini untuk mendorong mereka yang masih merasa malu-malu menerbitkan buku solo. Barangkali dengan menerbitkan buku rame-rame begini kepercayaan diri mereka akan timbul. Tampaknya mereka sangat menyukainya.

Yang agak unik adalah buku berjudul 10 Janji Srikandi. Buku ini merupakan himpunan artikel 10 blogger wanita yang masuk 10 besar event Srikandi Award tahun 2013. Buku ini saya buat tanpa pembeitahuan kepada 10 finalis tersebut. Nah saat acara penganugerahan Srikandi Award tersebut barulah buku saya berikan kepada para finalis. Mereka terkejut karena nggak menyangka artikelnya saya culik dan saya bukukan.

Inilah beberapa buku yang saya sponsori.

.

Cara menerbitkan indie

.

Ada Emak di Buku Saya

Bukan Emak Biasa merupakan salah satu judul artikel dalam buku Madrasah Itu Bernama Ibu. Artikel ini mengungkapkan bagaimana Emak melaksanakan pola asih, asuh, dan asah kepada saya, anak lanang satu-satunya. Saya kutipkan sedikit isinya.

Cukup banyak nasihat Emak yang diberikan kepada saya. Salah satu nasihat yang saya anggap unik dan menarik berbunyi, “Orang tua itu harus selalu memegang harta untuk kehidupannya sendiri dan selalu bisa memberi kepada anak cucu.” Semula saya heran, ada apa di balik nasihat tersebut. Emak lalu memberi contoh tentang kehidupan seseorang yang kini hidupnya menjadi kurang nyaman. Harta sudah dibagi habis kepada anak-anaknya. Suami juga sudah meninggal dunia. Kini dalam kesendiriannya, hidupnya tergantung kepada belas kasihan tetangga, walau hanya sekadar untuk makan. Anak-anaknya yang sudah pada menikah dan merantau ke berbagai daerah tampaknya kurang memperhatikan ibunya. Mungkin mereka terlalu sibuk dengan pekerjaannya atau ada alasan lain. [ Madrasah Itu Bernama Ibu,  Elex Media Komputindo, Jakarta, 2016, halaman 219]

.

Madrasah itu Bernama Ibu

.

Bagian Dari Gaya Hidup

Buku adalah bagian dari gaya hidup saya. Saya bahkan nekad nggak minum es dan makan pisang goreng karena uang saku semasa SMP saya gunakan untuk menyewa buku. Komik, novel bahasa Jawa, termasuk buku silat Kho Ping Hoo saya lahap hampir setiap hari. Lucunya, Emak dan Bapak juga suka ikut nimbrung membacanya.

Koleksi buku cukup lumayan banyak dan saya simpan di perpustakaan pribadi saya.

.

Cara membuat rak buku

Perpustakaan mini saya

.

Saya akan terus membaca dan menulis buku dengan niat untuk ibadah agar hasilnya barokah dan saya tetap on the right track. Saya juga ingin mengajak teman-teman blogger yang masih malu-malu atau enggan mengabadikan penggalan-penggalan sejarah mereka dalam sebuah buku. Sayang bukan jika artikel blog tidak dibukukan. Jejak blog akan sirna manakala terjadi kiamat internet. Jika hal itu terjadi lalu bagaimana anak-cucu membaca jejak sahabat?

Ssst…menerbitkan buku itu semudah tersenyum. Lansia saja bisa masa yang muda nggak mengikutinya.

.

Postingan ini diikut sertakan dalam Giveaway Kisah Antara Aku dan Buku

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

32 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Mechta says:

    Innalillahi wa innailaihi rajiun…
    Pakdhe, nderek bela sungkawa nggih.. Mugi almh ibunda mendapat tempat terbik di sisi NYA, diampuni segala khilafnya dan diterima segala amal ibadahnya.. Aamiin..

    Aamin,matur nuwun atas perhatian dan doamu Jeng

  2. Jiah says:

    Turut berduka untuk Emak ya, Dhe…

    Dan tetap semangat bacaa

    Terima kasih Jeng
    Insya Allah tetap semangat seperti semangatnya Emak mengasihi, mengasuh, dan mengasah saya.

  3. damarojat says:

    luar biasa, Pakde. gaya hidup yang sehat dunia-akhirat insya Alloh.

    Aamin, matur nuwun Jeng

  4. Jadi terharu membaca tulisan tentang Emak ini.
    Turut berduka cita ya pakdhe. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisiNya. Amin.

    Aamiin, terima kasih atas perhatian dan doamu Jeng

  5. Susindra says:

    Innalillahi wa innailaihi rojiuuun…. saya turut berduka Pakde. InsyaAllah Emak khusnul khotimah. semoga sukses ngontesnya Pakde. Buku2 Pakde luar biasa

    Aamiin, matur nuwun atas perhatian dan doa serta dukunganmu Jeng

  6. Sri Wahyuni says:

    Terharu manakala membaca kisah Emak…. Semoga beliau khusnul khotimah ya Pakde…. Sekaligus saya juga takjub dengan perjuangan dan kerja keras Pakde sebagai blogger kondang sekaligus penulis buku. Ini bukti bahwa masa pensiun bukanlah masa kehilangan jati diri namun sebaliknya masa pensiun harus dimanfaatkan sebaik mungkin sehingga bisa bermanfaat dan menginspirasi orang lain. Sukses untuk Pakde….

    Blogger Kondang[an]
    Matur nuwun Jeng atas perhatian dan doanya

  7. Anisa AE says:

    Innalilahiwainnailaihi rajiuun,nderek belo sungkawa nggeh pakde

    Matur nuwun atas perhatian dan doanya. Aamin

  8. retno says:

    Innalillahi wa innaillahi rojiun, nderek bela sungkawa, Pakdhe…

    Semoga Emak mendapat tempat terbaik disisiNya dan di ampuni semua dosa dan kesalahan beliau… aamiin…

    Salut dengan semangat Pakdhe…

    Aaamin, matur nuwun atas perhatian dan doamu Jeng

  9. susanti dewi says:

    udah mau nangis aja pakde cerita tentang emak. Saya bisa merasakan kedekatan pakde dan emak. Semoga semua amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Aamiin

    Sangat dekat Jeng. Matur nuwun atas perhatian dan doanya. Aamin

  10. Innalillahi Wainnailaihi Rajiun. Semoga kini Emak telah mendapatkan nikmat dan kelapangan kubur, ya, Dhe. Diterima amal ibadahnya dan khusnul khotimah.

    Sudah cukup lama saya mengagumi Emak, dan kecintaan serta bakti Pakdhe selaku anak kepadanya. Salut. Tentulah Emak telah menerapkan pola asih, asah dan asuh yang begitu luar biasa hingga beroleh ananda yang penuh bakti spt ini.

    Membaca tulisan pakdhe ini, sungguh bikin haru dan memacu saya untuk menjadi anak yang berbakti juga spt pakdhe. hehe.
    Dhe, salut denganmu, begitu banyak buku yang sudah Pakdhe terbitkan, wow! Dan Alhamdulillah aku punya beerapa dari yg sudah terbit itu. Tapi yang Bintang untuk Emak belum punya, Dhe. Mau, donk. Nanti saya japri untuk pembeliannya, ya!

    Sukses untuk kontesnya, semoga menang, Pakdheku sayang. 🙂

    Aamiin, matur nuwun atas perhatian dan doanya.
    Untuk buku silakan kontak Mas Belalang Cerewet
    Kebetulan stok saya juga tinggal 1 untuk arsip

  11. Siti Aisah says:

    Masya Allah Dhe
    Terpesona lihat buku2 karya pak Dhe, sebagian saya udah punya. Sebagian belum.
    Semoga emak menjadi penghuni surga karena doa dan kesalehan putra tunggalnya. Di dunia dapat bintang dari negara di akhirat dapat bintang dari sang Pencipta, aamiinn!!

    Aamin, hatur nuhun perhatian dan doamu Jeng

  12. Indah nuria says:

    Turut berduka cita ya Pakdhe.. Semoga Emak damai di surga-Nya. Saya aelalu salut dengan komitmen Pakdhe dalam ngeblog dan berbagi manfaat! Panutan!

    Terima kasih atas perhatian dan doamu Jeng Nuria
    Ya namanya juga blogger lansia, kalau nggak komit nanti malah komat-kamit ngrapal mantra

  13. Irma Devita says:

    Sungguh terharu saya dengan cara pakde mengenang dan berbakti kepada alm eyang Hj.Surati binti H.Amir. Sebuah teladan bagi banyak orang khusus nya saya agar senantiasa memulyakan kedua orang tua. Al Fathiha utk ibu Hj.Surati binti H. Amir, semoga beliau khusnul khotimah serta amal ibadahnya diterima di sisi Nya. Aamiinn

    Aamin.
    Harapan Emak hanya saya.
    Mbakyu saya hanya berusia 2 tahun
    Jadi beliau sangat menjaga saya

    Terima kasih atas perhatian dan doamu Jeng

  14. Izzah Annisa says:

    Terimakasih sudah mengikuti Give Away Kisah Antara Aku dan Buku. Salam dari Bandarlampung.

    Terima kasih atas kunjungan Ibu
    Sama2

  15. topik says:

    turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa emak, semoga masuk surga amin…

    Aamin, terima kasih atas perhatian dan doamu Mas

  16. Prananingrum says:

    Salam kenal pakdhe turut berbelasungkawa ya pakdhe.pakdhe bukunya udh byk ya?pingin deh nerbitin buku kuk pakdhe 🙂

    Aamin, terima kasih atas perhatian dan doanya
    Yuk menulis buku biar punya kenangan untuk anak cucu

  17. bagiinfo says:

    Inalilahi wainailaihirojiun. Turut Berduka ya….
    semoga emaknya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan

    Terimakasih atas perhatian dan doanya. Amiin

  18. Luar biasa Pakde, saya turut berduka, menelurkan buku menjadi impian saya ingin sekali seperti pakde bisa produktid dan bermanfaat untuk orang lain 🙂
    sehat selalu pakde

    Terima kasih
    Yuk nulis buku biar penggalan hidup kita terabadikan

  19. Keke Naima says:

    Saya belum pernah ketemu Emak. Tapi, Pakde sering bercerita tentang emak di social media, blog, hingga buku. Sehingga rasanya saya pun seperti sudah mengenal Emak. Semoga Emak mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya. Aamiin

    Aamin, terima kasih atas perhatian dan doanya

  20. Pakde, saya terharu membayangkan adegan jarit itu. Doa ibu itu manjur ya, melingkupi ke manapun anak pergi. Persis bagaimana doa Lily Evans tetap melindungi Harry Potter dari Voldemort meskipun dirinya sendiri sudah meninggal.

    Begitulah seorang ibu ya
    Doa untuk anak cucu tak pernah putus

  21. Cahya says:

    Pakdhe, saya turut berduka cita. Semoga Allah mengampuni dosa – dosa Emak dan amal -amal selama hidup diterima. Aamiin. Kalau boleh tahu, Emak tutup usia di usia brp?

    Aamin, terima kasih atas perhatian dan doamu Jeng
    usia 87 tahun

  22. Cahya says:

    Kalau terjadi kiamat internet minimal wordpress tutup seperti friendster, hiks hiks#sedih. Perjalanan hidup saya dari tahun 2010 – sekarang, hanya saya tuliskan di blog.

    Bukukan Nduk

  23. Innalillaahi wa inna ilayhi raaji’un, pak dhe aku turut berduka cita. :'(
    semoga apa yang menjadi manfaat di buku itu jadi jariyah emakny pak dhe. aamiin

    Aamiin
    Matur nuwun atas perhatian dan doamu Mas

  24. Turut berduka cita ya pak dhe semoga emak diterima di sisi Allah SWT amin.

    Aamiin, terima kasih atas perhatian dan doanya

  25. Salamadian says:

    Innalillaahi wa inna ilaihi raaji’un .

    Semoga menjadi amal jariyah_ Aamiin

    Aamiin, terima kasih atas perhatian dan doanya

  26. Wah, lecutan buat saya yang masih muda sedikit. Hehe.. Keren pakde. Salut saya

    Terima kasih

  27. Turut berbela sungkawa atas kejadian yang menimpa emak,semoga emak mendapat tempat terbaik di sisi-NYA dan bukunya banyak bermanfaat bagi banyak orang.Aaamiin..

    Aamiin
    Terima kasih atas perhatian dan doanya

  28. Izzah Annisa says:

    Terimakasih sudah mengikuti GA Kisah Antara Aku dan Buku. Nantikan pengumuman pemenangnya di tanggal 15 Nopember.

    Salam,

    Izzah Annisa

    Sama2

  29. manajer says:

    Innalilahiwainnailaihi rajiuun

    Terima kasih

  30. Sekali lagi, kami sekeluarga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, Pakde. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah.
    aamiin.

    Aamin, matur nuwun atas perhatian dan doa Adinda

  31. kebiasaan yang bagus dan harus dicontoh sama generasi muda pakde..

    Nggih Mas
    Matur nuwun

  32. kebiasaan yang bagus dan harus dicontoh sama generasi muda pakde..

Leave a comment