Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis Buku

Barang siapa ingin (memperoleh kebahagiaan) di dunia, hendaklah ia berilmu, barang siapa ingin (memperoleh kebahagiaan) di akhirat, hendaklah ia berilmu, dan barang siapa ingin memperoleh keduanya (kebahagiaan di dunia dan di akhirat) hendaklah ia berilmu. (HR Ahmad).

Hadits di atas saya jadikan acuan untuk menumbuhsuburkan semangat saya dalam menuntut ilmu. Walaupun usia saya sudah lebih dari 65 tahun namun itu tidak menjadi halangan bagi saya untuk terus belajar. Saya memang tidak belajar di bangku kuliah tetapi masih terus menambah ilmu dengan membaca buku atau artikel yang ada di internet.

Terus terang saya sudah pernah mengikuti kursus singkat menulis cerita pendek di Balai Pemuda Surabaya. Sayangnya saya belum sempat menulis cerita pendek dan menyerahkan kepada panitia. Alhasil saya tidak mengetahui apakah saya sudah bisa menulis cerpen atau belum. Namun demikian saya membulatkan tekad menulis buku kumpulan cerita pendek berjudul Begal Asmara yang saya terbitkan secara indie melalui penerbit Sixmidad Bogor. Kumpulan cerpen ini merupakan bagian dari Program Satu Bulan Satu Buku yang saya canangkan pada tahun 2015.

.

Buku Kumcer saya yang pertama

.

Menulis memang hobi saya sejak duduk di bangku SMP. Pelajaran mengarang sangat saya sukai. Hobi menulis itu mulai mengemuka ketika saya menjadi taruna Akabri Darat Magelang. Saya mencoba mengirimkan artikel ke redaksi majalah Api Sudirman milik Akabri Darat tersebut. Alhamdulillah beberapa artikel saya dimuat. Selain mendapat honor saya juga mulai dikenal.




Setelah saya lulus dari Akabri saya masuk ke Corps Polisi Militer Angkatan Darat. Saya mulai lagi mengirimkan artikel ke redaksi majalah Gajah Mada milik Polisi Militer Darat. Bahkan setelah pensiunan saya juga masih menulis untuk majalah Corps Baret Biru itu. Pada tahun 1980an ketika saya dinas di Balikpapan juga mengirimkan tulisan ke majalah Femina, Gadis, dan Tabloit Monitor. Senang rasanya bila naskah diterima dan diterbitkan.

.

Salah satu artikel saya di Majalah Gajah Mada Polisi Militer

.

Hobi menulis saya teruskan setelah pensiun dari dinas militer. Saya mulai membangun blog. Saya merasa blog adalah medan latihan menulis yang sangat efektif. Setelah artikel terbit maka akan ada pengunjung yang membaca dan menuliskan komentarnya. Ini berbeda jika kita menulis di komputer atau kertas biasa. Mana ada yang memberikan komentar jika artikel itu tidak kita terbitkan.

Hobi ngeblog saya tingkatkan dengan menulis buku. Dari tahun 2013 hingga tahun 2015 buku yang saya terbitkan berjumlah 30 buah terdiri dari 25 buku solo dan 5 buku antologi. 12 buku di antaranya hasil Program Satu Bulan Satu Buku tahun 2015. Menerbitkan satu buku setiap bulan selama satu tahun memang program ambisius yang penuh tantangan. Tetapi Alhamdulillah saya dapat menyelesaikan program uji nyali tersebut dengan baik.

Selain saya terbitkan secara indie beberapa buku saya juga diterbitkan oleh penerbit besar (major publisher) Buku Blog Mini Penghasilan Maksimal, Dahsyatnya Ibadah Haji, dan buku Yuk Ibadah di Dumay diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo. Termasuk buku antologi berjudul Seni Merangkai Keberhasilan yang saya tulis bersama Mbak Lily Suhana dan Mas Akhmad Muhaimin Azzet.

.

Dua buku saya diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo

Yuk Ibadah di Dumay karya Abdul Cholik.

Buku bergenre remaja karya saya diterbitkan oleh

PT. Elex Media Komputindo

.

.

Buku karya saya dalam Program Satu Bulan Satu Buku 2015

.

Hepi banget buku saya bisa mejeng di toko buku terkemuka

.

Dengan pengalaman menulis yang cukup lama dan telah menerbitkan lebih dari 25 buku tersebut apakah lantas saya berpuas diri? Apakah saya merasa sudah jago menulis? Ah, tidak. Saya justeru ingin terus menambah ilmu tentang menulis. Saya merasa ilmu menulis yang saya miliki masih kurang. Itulah sebabnya saya ingin bergabung dengan kursus menulis online Smart Writer. Adapun alasannya adalah sebagai berikut.

1. Dua orang mentor dari kursus menulis online ini yaitu Mbak Leyla Hana dan Mbak Riawani Elyta adalah penulis buku fiksi maupun non fiksi dengan karya yang cukup banyak. Selain itu mereka berdua juga beberapa kali memenangkan lomba menulis. Dengan kekayaan pengalaman ini maka saya berharap ilmunya dapat ditularkan kepada saya. Apalagi mereka berdua juga jagoan menulis novel. Ini pas banget dengan keinginan saya untuk menulis dan menerbitkan novel.

2. Smart Writer merupakan Kelas Novel Online pertama di Indonesia yang diselenggarakan secara privat. Satu orang peserta dibimbing oleh dua orang mentor dalam proses menulis novel mulai dari menyiapkan pondasi novel hingga akhir penulisan. Kelas ini menyediakan beberapa paket yang dapat dipilih peserta dengan harga terjangkau, dapat dicicil dan ditambah bonus berupa 2 (dua) eksemplar novel karya mentor. Selain itu sistem kelas dilaksanakan secara online melalui email. Masing-masing peserta diberikan modul-modul penulisan novel untuk dikerjakan, dan dilanjutkan dengan praktik langsung menulis novel. Dengan sistem online ini maka saya tidak perlu datang ke Jakarta untuk menambah ilmu menulis. Saya cukup nongkrong di depan komputer, pakai sarung dan kaos oblong sambil menikmati kopi dan singkong rebus.

3. Selama kursus peserta diminta untuk langsung praktik. Dengan demikian maka teori yang sudah diserap langsung dipraktikkan sehingga dapat diketahui kemajuan, kendala, dan cara mengatasinya. Maklum jika setelah mengikuti kursus tidak segera dipraktekkan maka ilmunya bisa menguap karena lupa atau terhambat kegiatan lainnya.




.

Mengikuti kursus online merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan saya menulis buku. Cara lain yang sudah saya tempuh adalah banyak membaca buku, bergabung dengan komunitas penulis buku, dan tentu saja memperbanyak latihan menulis agar urat menulis saya semakin lentur.

.

Perpustakaan mini di rumah saya

.

Mas Opik dalam lagu Tombo Ati mengatakan bahwa salah satu tombo ati (obat hati) adalah berkumpul dengan orang shalih. Dengan cara itu maka insha Allah kita akan kecipratan keshalihannya. Nah jika ingin meningkatkan kemampuan menulis dan menerbitkan buku maka saya harus bergaul dengan penulis-penulis hebat. Itulah sebabnya saya ingin lebih dekat dengan Mbak Leyla Hana dan Mbak Riawani Elyta agar saya ketularan ilmunya. Semoga tahun 2016 ini saya dapat menerbitkan sebuah novel yang memang sudah lama saya dambakan.

.

.

Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis Buku

.

Artikel ini diikutsertakan dalam 1 St Giveaway Smart Writter

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

22 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Ternyata Pakde suka nulis sejaklama ya.. Saka kayak aku, tetapi bedanya aku belum pernah ikut kursus menulis.. Aku belajar secara otodidak melalui buku2 tutorial menulis yang kubeli.. Tak terhitung deh berapa banyak buku tutorial semacam itu.. Menurutku baik kursus maupun belajar dari buku gak ada gunanya bila kita gak pernah mengeksekusinya menjadi sebuah tulisan ya Pakde.. Berkat rajin latihan menulis lama2 kemampuan kita terasah.. Salut deh dengan program Sabul Sabuk 2015.. Aku jadi inget nih kerjasama nulis buku TTS dari penerbit terkenal sampe sekarang belum kelar2 dari tahun kemaren.. Aduhh..malu aku sama Pakde..

    Kalau nggak dikerjakan ya nggak kelar2
    Maklum lebih senang membuat status dan diskusi di sosmed

  2. Buku karya Pakde banyak banget ya.. Dari sekian itu aku punya beberapa lho.. Satu yang paling aku suka adalah Dahsyatnya Ibadah Haji.. Aku nemu buku itu di rak buku laris di Gramed.. Langsung deh aku beli karena memang aku ingin memilikinya..buat baca2 persiapan ke tanah suci.. Bahasanya yang lugas dan berdasarkan pengalaman nyata si penulis membuat buku itu lebih familiar buat dibaca..

    Buku Dahsyatnya Ibadah haji karya Abdul Cholik memang untuk tambahan referensi saja agar para calhaj mendapat gambaran di lapangan

  3. susanti dewi says:

    Aamiin. Pakde. tahun inipun saya ingin menelurkan novel, tapi gak tau nih kesampean atau enggak. Mudah2an aja bisa terbit. Memang enaknya di Smart Writer ini salah satunya bayarnya bisa nyicil hehe…

    Lha itu dia saya ingin belajar lebih dalam ttg menulis novel

  4. Keren Pakde,,banyak nyimak di Medsos dan mampir di sini,,banyak menginspirasi bagi kami yang muda untuk terus berkarya pakde, sehat selalu..

    Medsos memang tempat yang syur untuk unjuk gigi
    Matur nuwun

  5. Mugniar says:

    Barakallah Pakdhe, semoga terus produktif dan tetap rendah hati. Ikut bangga dengan pencapaian2 Pakdhe.

    Insya Allah akan terus menulis
    Matur nuwun

  6. Hebat nih pakdhe, bukunya sudah banyak sekali.
    Judul cerpen pakdhe Begal Asmara kok bikin penasaran 😀

    Sekali-kali mbuat judul yang agak gimanaaaa gitu
    Matur nuwun

  7. Ratna Dewi says:

    Pakde, keren banget euy. Tua tua keladi, makin tua karya dan tulisannya makin menjadi. Menulis bisa jadi semacam arena buat mengisi waktu luang sehabis pensiun. Sehat terus, dhe biar bisa terus berkarya.

    Kalau nggak ada kegiatan nanti malah mikir Jodha Akbar hahahaha
    Matur nuwun

  8. Ristin says:

    Ooo jd di smart writer toh bljr ol bikin novel.. kudet aku ni.. baru tau hehehe.. dah lama pengen cari bljr ol bikin novel soale.. makasih share nya ya pakde… btw semangat terus nulisnya.. karya2 pakde udh banyak.. keren 🙂

    Iye, aku juga mau belajar nih nulis novel
    Matur nuwun

  9. rentanu says:

    wow…ispirator banget ya pak. Sekarang anak muda tuh cepet bosennya kalau disuruh nulis bapak. Bagaimana caranya agar semangat menulis seperti bapak ya?

    Awalnya harus dipaksakakan
    Lama2 kan menikmati

  10. Hebat pakde, produktif banget, buku sudah begitu banyak. Aku belum mampu menulis buku.
    Masih dalam rangka membangkitkan passion yang lama tertidur, hehehe
    Tulisan ini menyemangati, maturnuwun

    Mulailah dari sekarang

  11. Tanti Amelia says:

    saya sudah berusaha mengkhatamkan buku-buku tapi……

    Tapi nggak khatam2

  12. Wah Kereen banget Pak Dhe Cholik. saya juga pingin banget punya karya yang banyak kayak pak dhe. pingin ikut pelatihan-pelatihan menulis yang gratis gitu pak dhe.. Sukses terus ya Pak Dhe Cholik. Salam semangat dari Arek Mojokerto…. Jempol 10 buat pak dhe Cholik…

    Baca2 artikel tentang menulis di internet saja
    Matur nuwun

  13. kania says:

    keren pakde, sukses GAnya ya

    Terima kasih Jeng

  14. Silviana Noerita says:

    salut sama pakde yang selalu produktif. Aku juga harus bisa nih 😀

    Bisalah, ini kan ilmu katon

  15. lidya says:

    Kemampuan pakde untuk menulis sudah tidak diragukan lagi, ternyata kuncinya terus mau belajar ya

    Iya Jeng
    Ini lagi belajar menulis novel hehehe

  16. DollyPR says:

    Pak Dhe, salam kenal.

    Saya salut dengan intensitas Pak Dhe dalam menulis, sangat salut. Terutama program satu bulan satu buku. Itu benar-benar luar biasa. Saya juga suka menulis sejak kecil, hanya sayang sempat terhenti selama lebih dari 10 tahun. Sekarang saya mulai aktif menulis lagi dan juga sedang dalam proses menulis sebuah novel, sudah hampir setahun, tapi belum selesai. Saya akui memang sebuah novel yang berat, baik dari cerita maupun bahan risetnya. Tapi saya yakin pasti bisa. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai draftnya.

    Saya sangat menunggu suatu saat nanti berdiri di toko buku Gramedia dan membeli novel karangan Pak Dhe.

    Salam kenal Mas
    Saya juga pengin nulis novel Mas
    Memang tantangan nich, semoga bisa ya

  17. Eko Nurhuda says:

    Kalo Pakdhe ikutan, saya juga harus ikut! Hehehehee.
    Malu berat sama Pakdhe. Dulu pertama kenal pada tahun 2010-2011 skor nulis/nerbitin buku saya unggul telak, tapi karena vakum akhirnya kesalip jaaaauuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhh banget sama Pakdhe.

    You’re my inspiration, Pakdhe. 🙂

    Panjenengan kan orang sibuk Mas
    Lha saya pengangguran. Oleh karena itu saya mengisinya dengan cara yang mudah
    Kwalik, Mas Eko yang menginspirasi saya

  18. Salut sekali dengan Pakde
    Tdk ada kata terlambat dalam hal menulis. Semoga saya ketularan semangatnya.

    Maju terus Mas

  19. Keren pakde. Pakde adalah salah seorang penyemangat saya menulis. Malu ah sama pakde kalau memble di urusan nulis buku maupun blog. Sukses nge GA nya pakde.

    Mari kita saling menyemangati agar semakin banyak blogger yang memiliki semangat

  20. kholis says:

    saya pengen belajar nulis “listicle” skrg model citizen journalism gitu lagi digemari karena easy to read

    Saya malah baru dengar istilah ini
    Terima kasih

  21. Iman says:

    Wah gaya penulisan pak dhe ini renyah ya… kopi plus singkong rebusnya mantap tuh pak dhe…
    Manfaat Blogging
    Pakai minyak asli

  22. Susindra says:

    Pakde hebat sekali kalau di jalur tulis menulis. Saya selalu salut dan takjub. Tentu saja saya akan menyusul nanti. Minta doanya ya Pakde

    Bukan karena hebatku
    Semua karena cinta
    Semua karena cintaaaaaaa

Leave a comment