Kang Yayat Sudrajat: Bersahabat Tanpa Sekat

[Ijin Tanya]
Saya selalu gagal upload image di blog. Muncul kalimat ini: “Unable to create directory wp-content/uploads/2016/03. Is its parent directory writable by the server?”

Adakah sahabat yang mengetahui solusinya?
Terima kasih

.

Kalimat di atas di adalah status yang saya tulis di Facebook pada hari Jum’at tanggal 11 Maret 2015 pukul 10.27 pm. Nggak pakai lama, pada 11.00 pm Kang Yayat menjawab: “Coba bapak periksa cmod direktori uploadsnya … jika 644 rubah ke 755.”

Siapa itu Kang Yayat? Beliau adalah seorang dokter langganan saya. Setiap ada penyakit yang muncul maka Kang Yayat yang saya beritahu terlebih dulu. Tapi jangan salah duga. Pemilik nama lengkap Yayat Sudrajat yang lulusan fakultas hukum ini bukanlah dokter manusia atau hewan.Hlaaa, dokter apa, Pakde? Kang Yayat sudah saya baiat untuk menjadi dokter blog saya hahahahahaha.

Saya mengenal Kang Yayat Sudrajat sudah cukup lama. Medianya memang blogosphere. Dari perkenalan dan keakraban di dunia maya akhirnya kami sepakat untuk bertemu. Kopdar mini saya gelar di sebuah rumah makan di Surabaya. Kami memang sama-sama tinggal di kota pahlawan. Kang Yayat yang semula bekerja di Jakarta hijrah ke Surabaya bersama keluarganya.

.

Wonderful breakfast

Sarapan ganteng




.

Sebagai anak tunggal saya senang bersahabat dengan siapa saja. Bersahabat tanpa sekat, itulah prinsip yang saya anut. Dalam bersahabat saya tak mengenal sekat ras, suku, agama, dan golongan. Berdasarkan pelajaran sejarah, orang Sunda memang pernah berperang dengan orang Jawa dalam Perang Bubat. Itu kan jaman dulu ya. Jaman sekarang mah beda. Pernikahan antara orang Sunda dan Jawa tak terbilang jumlahnya.

Selain sebagai dokter blog Kang Yayat juga guru besar saya. Kepiawaiannya dalam SEO dan otak-atik blog tak diragukan lagi. Bokap Aiko ini bukan hanya memahami blog bagian luarnya saja tetapi sampai ke ‘jeroan'(bagian dalam blog)  Nah keunggulan ini yang saya sukai. Maklum untuk urusan ngotak-atik kode Style sheet (CSS), template php, dan cpanel saya agak sedap-sedap ngeri.
“Kang, blog saya nggak bisa diakses.” Kalimat bernada laporan disertai permintaan bantuan seperti itu sering saya kirim kepada Kang Yayat.
“Baik, Pakde. Saya cek dulu ya.” Tuh kan, ketanggap-daruratannya tinggi sekali.
“Pakde habis masang apa,?” tanyanya kemudian.
“Script Google Adsense yang baru.”
“Kalau begitu saya harus masuk ke blog Pakde sebentar. Ijin username dan passwordnya, Pakde. Catatan saya ketlisut.”
Saya segera mengirim username dan password. Nggak lama kemudian sudah muncul laporannya.
“Sudah Pakde. Silakan di cek.” Ternyata blog saya sudah sembuh dan siap operasional lagi.
“Kenapa tadi blog saya, Kang?” Pertanyaan seperti ini sering saya ajukan agar saya tahu permasalahannya.
“Kode <div> terhapus, Pakde.” Begitu penjelasannya. Hilangnya kode sepele itu ternyata bisa mempengaruhi jalannya blog ya hehehe.
Kadang saya kepentok, menemui jalan buntu dalam ngotak-atik dalaman blog. “Kang, kepala saya cenut-cenut. Sudah saya coba nggak bisa juga. Akang kan tahu saya paling malas otak-atik daleman. Saya pasrah deh. Akang yang mbenerin.” Kang Yayat maklum tanda kepasrahan saya. Tanpa ba-bi-bu Kang Yayat langsung masuk. Tak berapa kemudian mengirimkan laporan.
“Sudah beres, Pakde. Maaf beberapa plugin saya deactive karena mengganggu server.”
Kang Yayat juga sering kali memberitahu langkah apa yang harus saya lakukan jika saya mengalami kebuntuan. Bukan hanya sekedar kalimat tetapi juga dilengkapi dengan gambar peraga sehingga mudah saya ikuti. Ini dia contohnya.
.
 Tips NgeblogTips Kang Yayat melalui chating di Facebook
.
Kang Yayat pula yang mengajari saya monetize blog, utamanya Google Adsense. Saya belajar mulai dari nol kepada beliau. Kang Yayat datang ke rumah dan menuntun saya tahap demi tahap. Bukan hanya itu, Kang Yayat juga memboyong saya ke Solo untuk acara JarBar-Belajar Bareng dengan beberapa pakar GA. Kami bermalam di sebuah penginapan dan belajar optimasi blog untuk Google Adsense. Tentu tak asyik jika tak dilanjutkan dengan makan bareng. Kami menikmati ayam goreng di rumah makan Lombok Ijo Solo.
.
 Belajar Google Adsense bareng Kang yayat

Belajar monetize blog bareng Kang Yayat cs

.

Wonderful Lunch

Kopdar tanpa makan-makan ya kecut, Rek

.

Selain ngeblog Kang Yayat Sudrajat juga seorang paparazi yang andal. Hobi memotret ini ternyata sudah ditekuni sejak SMP dan terus diasah sampai sekarang. Saya juga sering minta beliau untuk memotret saya. Hasilnya memang ciamik, tajam, dan lebih indah dari warna aslinya. Pemilik blog ganitri.com ini juga tak pelit berbagi ilmu memotretnya.

.

Muhasabah

Foto yang saya sukai ini hasil karya Kang Yayat Sudrajat

Saya beri judul ‘Rai Gedek’

.

Hubungan saya dengan Kang Yayat Sudrajat bukan hanya sebatas urusan blogging. Kadang saya nyolek beliau saat saya ingin santai bersama. “Kang, temani saya makan steak.” Jika tak ada acara beliau pasti menyatakan kesiapannya. “Baik Pakde. Habis Maghrib saya meluncur ke sana. Tapi pakai motor saja ya.” Sambil menikmati steak lokal kami ngobrol aneka topik. Dan tak lupa sambil klepas-klepus menikmati benda sepanjang 9 cm. Kami memang termasuk anggota Paguyuban Udut Sakti dan Grup Asbakul Karimah hahahaha. Jangan ditiru yah.

.

Wonderful dinner

Steak oke, iga bakar juga yes

.

Orang Jawa sering mengatakan:”Tumbu oleh tutup” untuk menggambarkan keakraban dan kecocokan antara dua orang sahabat. Begitulah yang terjadi antara saya dengan Kang Yayat. Jangan heran jika setiap saya menyelenggarakan kopdar hampir selalu ada Kang Yayat. Tentu jika kang Yayat tidak sedang ke luar kota atau ada acara lain. Kekompakan saya dengan bapaknya Arka tersebut dapat dilihat di video berikut ini.

.

.

Dengan cerita pertemanan saya dengan Kang Yayat Sudrajat di atas bukan berarti saya tak punya teman ngeblog yang lain. Sahabat blogger saya tersebar dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia loch. Saya sudah dua kali mengikuti acara Kopdar Blogger Nusantara yaitu di Sidoarjo dan Yogyakarta. Jika saya bepergian ke suatu kota saya juga menyempatkan kopdar dengan sahabat yang bermukim di kota tersebut. Jangan heran jika pada file laptop saya ada foto kopdar berbagai judul. Kopdar Gambang Suling Semarang, Kopdar Ampera Rancabolang, Kopdar Bekasi, Kopdar Cikini, Kopdar Medan, Kopdar Solo Berseri, Kopdar Jember, dan lain sebagainya. Tentu saja Kopdar Surabaya paling banyak.

.

Kopdar F-1 Cikini Jakarta

Kopdar perdana di Jakarta

.

Menjelang Kopdar Blogger Nusantara

Menjelang Kopdar Blogger Nusantara di Yogyakarta

.

Persahabatan itu sangat indah. Saya berusaha untuk berteman dengan siapa saja. Kata bijak berbunyi: “Sahabat 1000 masih kurang, musuh hanya 1 sudah terlalu banyak,” memang ada benarnya.

Saya juga ingat sebuah hadits Rasululllah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam yang artinya :“Sebaik baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya.” (Hadis riwayat al-Hakim)

Akan saya usahakan agar saya bisa menjadi sahabat yang baik bagi orang lain. Insha Allah.

.

The greatest gift of life is friendship, and I have received it.

Hubert H. Humphrey

.

Irly Diah's GA Collaboration

.

Tulisan ini diikutkan dalam Irly Diah’s GA Collaboration: Teman Nge-Blog”




Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

14 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Rani R Tyas says:

    wah pas kopdar di Jogja Pakdhe paling ganteng sendiri

    Pwol
    Banyak yang bilang begitu hahahaha

  2. yayats38 says:

    Terima kasih Pakde udah posting ttg saya… padahal hanya bisa bantu sekedarnya aja kok apa yang saya bisa .. terima kasih sekali atas appresiasinya 🙂

    Pokoke dokter blog saya
    Hatur nuhun Kang

  3. Irowati says:

    Kang Yayat baik hati banget….sama kayak Pakdhe…jadi bener klo dikatakan “tumbu oleh tutup”…klop

    Dan punya kesabaran tinggi menghadapi urakan saya

  4. mantep, usia gak ngaruh sama aktifitas ngeblognya si akang.
    salam kenal kang.

    Mumpung masih sehat dan senggang Kang
    Hatur nuhun

  5. Gia Ghaliyah says:

    Wiiiih pakde sahabat bloggernya banyak banget. Iyalah pakde mah ngehitzzz abiiiisss 🙂 :p

    Maklum sudah lama ngeblog

  6. Nchie Hanie says:

    aahh..kang yayat emang top markotop…

    pakdeee ayoo kangen.kopdar bandung agiii

    Sip, ngumpulkan sangu dulu ya

  7. Iman says:

    Sahabat tanpa sekat mantap bersahabat dengan hati,

    Agar semakin banyak sahabat

  8. Kopdar Semarang lagi to pakdheeee… yg dulu aq blm ikut

    Sip, nabung dulu ya

  9. salam semuanya…

    mantap masih pada semangat…semoga tambah berkah saja…amien

    best regard,

    Terima kasih

  10. Inayah says:

    Hoo iya beberapa kali udah mampir ke blog beliau.

    Bagus kan

  11. Irly says:

    So sweet banget sih Pak Dhe sama Kang Yayat..

    Sarapan gantengnya gak nahan deh Pak Dhe.. hihi

    Terima kasih sudah ikutan ya Pak Dhe.. ^^

    Saya suka foto itu
    Matur nuwun Jeng

  12. Diah says:

    Benar2 dokter pribadi yg siaga yaah Pak Dhe, semoga persahabatannya terus langgeng yah Pak Dhe. 😉

    Btw, saya senang loohh waktu ke Surabaya bisa kopdar ma Pak Dhe dan Ibu juga, brarti foto kopdar waktu itu ada di file kopdarnya Pak Dhe jg kan? Xiixixix. Salam tuk Bu Dhe yaaa.. 🙂

    Masih ada filenya. Kapan ke Surabaya lagi?

  13. Ihwan says:

    Memang menyenangkan ya Pak jika memiliki sahabat yang ibarat tumbu oleh tutup sehingga selalu nyambung ngobrolin apa saja, bahkan saat diam pun sudah merasa nyaman berada di dekatnya. Selamat Pak jadi juara 1.

    Lho, saya malah nggak tahu kalau jadi juara

  14. […] menikmati steak atau iga bakar. Kongkow sambil makan steak ini saya abadikan dalam artikel berjudul Kang Yayat Sudrajat Bersahabat Tanpa Sekat.  Artikel ini menjadi juara I pada Giveaway bertajuk Teman […]

Leave a comment