Selamatkan dan Tingkatkan Kualitas Lagu Anak-anak


.
Tahun 1975, khasanah musik Indonesia mendadak dibanjiri oleh lagu anak-anak. Kala itu aneka kaset berisi lagu anak-anak beredar di pasaran. Kemudian disusul dengan muncunya CD dan VCD. Putra-putri artis tersohor muncul di layar televisi. Sebut saja salah satunya: Chicha Koeswoyo. Album perdana anak Nomo Koeswoyo, yang pernah menjadi pimpinan grup band No Koes meledak dengan lagu andalannya berjudul Helly.  Penggalan lirik ‘Helly guk guk guk’  terdengar di mana-mana.

Sukses Chicha Koeswoyo diikuti anak-anak lain yang sebagian besar juga putra-putri artis terkenal. Sari Yok Koeswoyo, Helen Koeswoyo, Adi Bing Slamet, Dina Mariana, Diana Papilaya, Bobby Sandora, Ira Maya Sopha, Yoan Tanamal,Vien Is Haryanto, Debby Rhoma Irama, Iyut Bing Slamet, dan lainnya ikut meramaikan dunia lagu anak-anak. Hampir setiap hari suara mereka terdengar di radio dan muncul di layar kaca. Lagak lagu mereka yang masih khas anak-anak bukan saja digemari oleh para krucil tetapi juga oleh orangtuanya. Tentu saja ada yang berkomentar nyinyir dengan mengatakan bahwa beberapa orangtua sengaja mengeksplotir anak-anak untuk memenuhi ambisi para orangtua.

Apakah sebelum era 70an itu lagu anak-anak belum ada? Tentu saja sudah banyak. Ketika saya duduk di bangku kelas 1 Sekolah Rakyat (sekarang Sekolah Dasar) lagu anak-anak ciptaan pak AT. Mahmud, Ibu Sud, Pak Kasur, Ibu Kasur sudah kami dengar dan dendangkan. Lagu Lihat Kebunku, Sayang Semua, Topiku, Naik Delman, Menanam Jagung, Pelangi, Cicak di Dinding, Amelia, Nenek Moyang, Naik-naik ke Puncak Gunung sudah sangat terkenal. Hanya saja kala itu kaset, CD, VCD, dan televisi belum ada. Bapak dan ibu Guru lah yang mengajari menyanyikan lagu-lagu tersebut.

Lagu anak-anak pada umumnya bertemakan kecintaan dan kekaguman akan aneka ciptaan Tuhan, cinta tanah air, permainan, sekolah, tamasya, cinta dan kasih sayang keluarga, budi pekerti, persahabatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Dengan sering menyanyikan lagu yang tersebut diharapkan karakter anak yang baik bisa terbentuk sejak dini. Tampaknya para pencipta lagu anak-anak memiliki tingkat kehati-hatian yang baik sehingga mereka tak terjebak untuk menciptakan lagu yang ‘asal laris di pasaran.’

Bagaimana dengan lagu anak-anak di era IT dan gadget ini? Tentu saja masih ada namun kuantitas dan kualitasnya perlu ditingkatkan lagi. Jika tidak maka anak-anak akan lebih senang menyanyikan lagu-lagi bertema remaja atau orang dewasa.

Lagu anak-anak memang harus diselamatkan. Bukan hanya lagu-lagu lama ciptaan Pak Kasur, Bu Kasur, Pak AT. Mahmud, Ibu Sud saja tetapi juga lagu karya pencipta lagu yang lainnya. Menyelamatkan bukan hanya melalui tindakan pasif tetapi juga ada kegiatan lain untuk terus memperkaya lagu anak-anak yang sejalan dengan pembentukan manusia Indonesia seutuhnya. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain:

1. Mengadakan lomba cipta lagu anak-anak secara berkala dan berlanjut.

2. Mengadakan lomba menyanyikan lagu anak-anak di sekolah, lingkungan pemukiman, pada tingkat lokal maupun nasional.

3. Mengawasi beredarnya lagu anak-anak yang kurang sesuai dengan usia dan karakter anak Indonesia.

4. Memonitor dan mengawasi penayangan lagu anak-anak di layar televisi, sosial media, dan di situs-situs lainnya.

5. Mata acara Lagu Untuk Anak kiranya perlu dimunculkan lagi di radio maupun televisi. Jika kemasannya menarik tentu tak perlu khawatr akan ratingnya.

 

Pelangi pelangi
Alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau

Di langit yang biru
Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan

Lagu berlirik sederhana di atas bukan hanya bertutur tentang keindahan alam semata tetapi juga mengingatkan anak-anak (dan kita semua) akan Tuhan Sang Maha Pencipta.
Mari kita selamatkan lagu anak-anak agar putra-putri dan cucu-cicit kita bisa menikmati masa kanak-kanaknya dengan sehat dan ceria.
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

23 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Setuju PakDe, saat ini sulit sekali lagu anak2. Bagi saya lagu2 anak dulu memang bernuansa gembira riang liriknya mudah, nadanya juga pas jadi enak sekali jika dinyanyikan bersama. Saya tetap mengajarkan lagu2 anak karena lagu2 dewasa sudah sangat menjamur

    Anak2 selayaknya mendapatkan lagu sesuai usia dan masanya

  2. nh18 says:

    Saya setuju sekali Pak De …
    Rasanya lagu anak sekarang perlu digalakkan lagi …
    Atau kalau tidak … Lagu anak yang bagus … yang lama-lama … dinyanyikan dan diaransemen ulang sesuai selera masa kini

    salam saya Pak De

    Iya Om. Jangan sampai anak-anak menyanyikan lagu yang seronok tapin tak elok liriknya

  3. Ida Tahmidah says:

    Wah jadi kangen masa lalu…hihi… zaman dulu belum ada cd nya ya baru video jadi ga ada rekaman berbentuk videonya 🙂

    Iya, masih jaman kaset dan piringan hitam

  4. rosa says:

    iya, anak-anak sekarang gak punya lagu yg sesuai umur mereka, dan itu sangat mengenaskan 🙁

    Perlu digalakkan lagi ah menulis lagu anak-anak

  5. ophi ziadah says:

    Bener banget pak de lagu anak2 zaman dulu kata2nya sederhana tapi bermakna, nilai moral dan pesannya long lasting juga. sy ngesave satu CD khusus lagu anak2 lama buat didengerin anak2 di mobil. mereka suka kok.

    Lagu ciptaan Pak Kasur, Bu Kasur, Ibu Sud, dan lain-lain liriknya memang sederhana sehingga mudah dinyanyikan oleh anak-anak

  6. Nining says:

    Waduw beda zaman banget ya pakde, tapi saya hapal banget lagi Helly ini. Suka 🙂

    Iya, ngetop sekali lagu itu

  7. Saya dibesarkan di eranya Chica koeswoyo. Ha..ha… marai ketok umure. Alhamdulillah, anak-anak saya suka dan menikmati lagu-lagunya sherina, Tasya, dan lagu-lagu perjuangan/nasional. Memang terasa Pakde, saat ini sepi ya lau-lagu anak yang bermakna, sarat akan pesan moral.

    Berarti suka lagu2nya ya

  8. Setuju dengan tips2 pakdhe.. kayanya perlu banget tuh ada lomba cipta lagu dan lomba nyanyi lagu anak atau lagu nasional, sekarang udah jarang banget… 🙁

    Iya,dulu ada pemilihan Bintang Radio dan Televisi segala ya

  9. Waaa, pakde keren, ada lagunya Chicha segala, tulisanku cuma sebut soal Chicha Koeswoyo saja, enggak ada lagunya.
    Jadi ingat, pernah punya cassetenya hahaha

    Iya, nebeng Youtube hihihi

  10. Inayah says:

    Jadi…tema giveaway selanjutnya nyanyi lagu anak aja pak Dhe 🙂

    Iya ya
    Tak pikir2 dulu

  11. Chicha Koeswoyo itu termasuk penyanyi favoritku, Pakdhe. Juga Ira Maya Sopha, yang jadi Cinderella 🙂

    Betul,lalu muncul penyanyi2 cilik lainnya

  12. Rindu sekali dengan dendang anak-anak yang selayak dgn usianya

    Dulu di TVRI ada Acara Taman Indria, Lagu Untuk Anak dan lain sebagainya

  13. @kakdidik13 says:

    Lagu anak-anak perlu digairahkan kembali hehehe 😀

    Sering ketika bina Pramuka, dulu adik-adik Siaga kuajari nyanyi lagu anak-anak hehehe

    Betul agar mereka tak kehilangan masa kanak-kanaknya

  14. vanda says:

    Wahh… Chica Koeswoyo & Adi Bing Slamet itu dulu trend setter anak-anak di zamanku pakDhe. Sampai-sampai gaya rambut dan pakaian pun niru mereka 😀

    Betul, di mana-mana ada mereka ya

  15. Ratna Dewi says:

    Aku jadi penasaran, Pakdhe kalo lagi momong cucu-cucunya dinyanyiin lagu apa ya?

    Malah nggak pernah menyanyi je hahahaha

  16. azzuralhi says:

    Solusi yang pakde berikan patut untuk dicoba. Dalam hal ini saya rasa banyak pihak yang harusnya ikut bergerak.
    salam^^

    Iya,kepedulian mereka untuk melestarikan dan memperbanyak lagu untuk anak perlu digelorakan lagi

  17. Uci says:

    Moga makin ksini bisa smakin banyak lagu anak ya pakde, paling ngga, ada yg menyanyikan ulang. Gitu aja udah seneng banget. Stasiun tv jg hrs ikut andil, kalo mau menyelamatkan anak2 dan lagunya..

    Para penulis lagu selayaknya punya greget lagi ya

  18. kangen pengen shooting lagu anak2 kya dulu

    Auo mas, galakkan lagi

  19. Rahmah says:

    Lho, aku kaget baca tulisan Pakde, ternyata satu hati untuk mengadakan lomba menyanyi hehe. Toss, Pakde. Jangan lupa dibuat ya, saya insya Allah ikut bersama Salfa, anak saya.

    Insya Allah akan menggelar lomba lagu anak

  20. Saya suka tuh Pak De, lagu lagu di atas. Tambahan lagu yang saya suka adalah lagu kebangsaan yg patriotik seperti tanah air, garuda pancasila, gugur bunga, bandung lautan apai, hari merdeka, dll.

    Betul, waktu saya SD ada yang namanya 16 Lagu Wajib yang harus kami hafal

  21. kalau tidak salah, dulu waktu saya SD masih ada pelajaran Seni Musik dhe, lagu anak-anak selalu diajarkan dan dibwakan di depan kelas

    Saya tak mendapat pelajaran itu.
    Tapi ada pelajaran menyanyi.
    Kadang kami maju satu persatu di depan kelas untuk menyanyi

  22. D I J A says:

    iya Eyang
    Dija gak pernah lihat lagu anak anak di TV
    yang ada cuma film film anak anak

    Hooh, harus digalakkan lagi

Leave a comment