Acer Liquid Z320: Parenting Semakin Smart dan Keren

Banyak orang bilang bahwa mengasuh anak itu seperti memegang seekor burung. Jika memegangnya terlalu kuat maka si burung akan sulit bernafas. Sementara bila memegangnya terlalu kendor maka burung itu bisa terbang jauh. Oleh karena itu memegang burung sebaik-baiknya yang sedang-sedang saja. Dengan dalih karena cinta dan kasih sayang pun orangtua sebaiknya tidak terlalu ‘memaksakan kehendaknya’ terhadap putra-putrinya.

Masa kanak-kanak adalah masa yang sangat indah. Si kecil yang manis dan lucu belum perlu memikirkan negara atau menguasai ilmu yang muluk-muluk. Baginya makan, minum, bobok, dan bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan. Ketika saya masih anak-anak pergaulan dengan sesama boleh dikatakan sangat sederhana, tidak terlalu rumit. Sebagai anak desa kami bermain dengan alat seadanya. Main kelereng, sepakbola, gobak sodor, atau petak umpet merupakan pemandangan sehari-hari. Orangtua saya sangat jarang membelikan alat mainan yang dijual di toko.

Berbeda dengan generasi cucu saya yang hidup pada abad informasi dan teknologi ini. ‘Kecil-kecil main gadget,’ itulah pemandangan yang sering saya jumpai setiap hari. Barang yang lazim disebut smartphone atau handphone itu seolah mengandung magnit yang membuat mereka lengket kepadanya. Dita, Briga, Bella, Aca, dan Biyan jika sedang asyik main gadget bisa lupa makan. Mungkin mereka baru menikmati games, nonton film kartun, melihat dan atau mendengarkan video lagu anak-anak di tablet atau smartphone. Pada usia yang sama cucu saya memang lebih melek teknologi daripada Mbahkungnya.

.

Cucu saya melek teknologi sejak kecil

.

Harus diakui bahwa smartphone selain memberikan manfaat juga ada segi mudaratnya. Anak-anak memang suka main game atau menonton video yang pas untuk usianya. Namun tidak mencegah kemungkinan mereka akan membuka fitur-fitur yang belum layak dilihat atau didengar oleh mereka baik disengaja maupun tidak. Di sini para orangtua harus sudah mulai memerankan diri sebagai ‘gadget police’ atau polisi gadget. Harap diingat bahwa sekalipun mereka belum memiliki smartphone tetapi keingintahuan mereka bisa saja meminjam gadget orangtua, dengan ijin atau tidak.

Kesibukan orangtua baik di tempat kerja maupun di rumah tentu tak memungkinkan mereka seperti mandor pabrik yang harus nongkrongin putra-putrinya setiap menit. Beruntung ada Acer Liquid Z320 yang menghadirkan fitur Kids Center. Fitur ini bisa membantu orangtua mengendalikan anak-anak agar main gadget tepat sasaran, tepat guna, dan tepat waktu. Maaf kata, dengan Kids Center orangtua tak perlu lagi menjadi herder. Oleh karena itu selayaknya orangtua menyediakan Acer Liquid Z320 agar anak-anak bisa melek teknologi dengan nyaman, aman, dan juga banyak teman. Orangtua tak bisa lagi mengatakan:”Jangan main smartphone,” kepada anak-anaknya tetapi wajib mengarahkannya. Jaman sudah berbeda, Bapak, Ibu.

.

Acer Liquid Z320 sahabat keluarga

.

Sesuai dengan namanya, fitur Kids Center yang terdapat pada Acer Liquid Z320 memang menjadi medan yang pas bagi anak-anak untuk bermain dan belajar. Dua hal ini sangat penting jika dikaitkan dengan ungkapan berbunyi All work no play makes Jack a dull boy. Anak-anak pada usia PAUD, TK, SD tentu tak harus melulu belajar tetapi juga perlu bermain agar dia tak menjadi anak yang bosan dan membosankan. Kids Center mengetahui benar kebutuhan tersebut. Aneka konten untuk anak-anak tersedia di dalamnya, yang gratisan maupun berbayar. Mau main games ada, memotret bisa, nonton video, atau belajar mewarnai juga tersedia.

.

Kids Center fitur paling pas untuk anak-anak

..

“Tapi saya khawatir jika anak-anak menjadi kecanduan main game atau nonton video. Lebih mengkhawatirkan lagi jika mereka lalu terperosok menonton video atau gambar yang tidak pantas.” Kekhawatiran seperti itu memang beralasan dan juga sering menghinggapi para orangtua. Acer Liquid Z320 sudah mewaspadai hal tersebut. Perancan fitur sudah memberikan pengamannya sehingga memungkinkan orangtua mengatur situs web apa saja yang boleh dikunjungi si buah hati. Dengan cara ini maka tak perlu muncul kecemasan lagi. Dengan fitur Kids Center maka Acer Liquid Z320 sudah sangat aman dari konten yang tidak diinginkan.

.

Bukan hanya tersedia alat bermain tetapi juga untuk belajar

.

Jika Kids Center sudah di set aman masih perlukah orangtua mengawasi mereka selama anak-anak bermain gadget? Tentu saja. Bukan untuk menjadi herder tetapi lebih menitikberatkan pada pendampingan. Bukankah orangtua juga berperan sebagai guru dan sahabat bagi buah hati. Jika semua pekerjaan sudah tertunaikan dan waktu sudah senggang tentu lebih elok jika ikut bermain dengan si kecil. Berfoto bersama atau mengajari anak memotret tentu sangat menyenangkan. Mungkin anak-anak akan bertanya tentang apa yang dilihat dan didengar. Ayah atau ibu bisa menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti.

.

Orangtua juga sebagai guru dan sahabat bagi anak

.

“Berdasarkan pengalaman selama ini anak saya suka lupa waktu jika sedang bermain. Main games atau nonton video bisa betah berjam-berjam. Kadang sampai cuek-bebek ketika saya suruh makan atau bobo.” Ah, tenang saja, Mom. Jika ibu sudah menyediakan Acer Liquid Z320 maka kebiasaan berlama-lama main gadget bisa dikurangi. Fitur Kids Center sudah menyiapkan alat kendalinya. Orangtua bisa mengatur berapa lama si kecil duduk manis sambil main smartphone. Pengaturan ini penting agar anak-anak tidak mengalami kelelahan berlebihan.

.

Atur waktu untuk bermain gadget

.

Oke, oke. Soal fitur sudah bisa difahami. Tetapi bagaimana tampilan Acer Liquid Z320? Bukankah anak-anak suka yang gebyar-gebyar? Beres. Tampilannya bukan hanya pas di tangan dan pas di mata tetapi juga pas di hati anak-anak. Eye catching banget. Bukan hanya itu loch, harganya juga pas di dompet orang tua.

.

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Acer Liquid Z320 dengan fitur Kids Center memiliki berbagai keunggulan.

.

1. Terjaminnya Keamanan

Fitur yang sudah pre-install di dalam smartphone Acer Liquid Z320 dapat membatasi aplikasi yang digunakan oleh anak. Kids Center bahkan dilengkapi dengan parental control untuk memantau aktivitas internet anak. Alat ini sekaligus mengatur keamanan penggunaan smartphone untuk mencegah anak dari men-download konten dewasa atau membeli aplikasi baru tanpa seizin orantua. Tersedianya Safe Environment juga dapat mencegah anak-anak keluar dari fitur Kids Center. Dengan kata lain kesempatan anak-anak untuk melihat dan atau mengunduh konten yang kurang baik telah dibentengi. Dengan cara ini maka orangtua bisa mencegah dampak negatif dari gadget yang diberikan atau dipinjamkan kepada putra-putrinya.

.

Parental Control, alat kendali yang efektif

.

Safe Environment dapat mencegah anak-anak keluar dari fitur

Kids Center

.

2. Memenuhi Kebutuhan

Sebagaimana umumnya anak-anak, mereka bukan hanya butuh makan, pakaian, dan bobok saja. Waktu untuk bermain juga selayaknya mendapat porsi yang cukup. Jangan pula dilupakan pendidikannya. Kids Center telah menyediakan aplikasi yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang mengasyikkan. Terdapat ribuan aplikasi edukasi untuk membantu anak belajar sekaligus mengasah kreativitasnya. Ada pula aplikasi gaming dan video yang dapat dinikmati anak-anak sepulang sekolah. Anak bahkan bisa menikmati konten terbaru karena tersedia update content.

.

.

Aneka konten yang menarik

.

3. Kultural Edukatif

Kids Center bukan hanya berisi menu permainan atau games tetapi juga ada unsur edukasinya. Bukan hanya ada Angry Birds tetapi ada juga Duel Otak nya. Anak-anak bisa bermain dan juga diajak mengenal dunia binatang dan aneka ilmu yang bermanfaat lainnya. Di sinilah letak keasyikan Kids Center. Ada fun dan ada pula profitnya.

.

.

Game yang digemari anak-anak

.

Bermain sambil mengasah otak

.

Kenal dan sayangi binatang

.

4. Atraktif

Bentuk fisik Acer Liquid Z320 juga sangat menarik perhatian termasuk tampilan layarnya. Smartphone ini juga dapat dimasukkan ke dalam saku pakaian. Tombol menu pada Kids Center dirancang sedemikian rupa dengan gambar yang pas untuk anak-anak.

.

Tombol menu dengan gambar yang menarik

.

5. Sederhana, Praktis, dan Ekonomis

Smartphone sebaiknya sederhana dan praktis sehingga mudah dipelajari dan dioperasikan. Terlebih lagi jika akan dipakai oleh anak-anak. Jika anak-anak mengalami kesulitan dalam menemukan menu atau aplikasi serta kesulitan untuk memainkannya maka anak bisa ngambek karena jengkel. Itulah sebabnya Acer Liquid Z320 dirancang dengan baik sehingga cara memainkannya juga mudah. Dilihat dari segi ekonomi smartphone ini juga tidak terlalu mahal. Dengan harga sekitar Rp.1.000.000 dikaitkan dengan berbagai keunggulan yang dimiliki maka membeli smartphone Acer Liquid Z320 termasuk ekonomis.

.

Sederhana, praktis, dan ekonomis

.

Dalam parenting, penerapan pola asah, asuh, dan asah memang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang berlaku. Orangtua tak bisa lagi over protective kepada anak-anak. Sebaliknya memanjakan anak dengan memenuhi segala permintaannya juga kurang elok. Ini juga berlaku di era informasi dan teknologi. Kurang bijak jika orangtua terlalu ketat dengan melarang putra-putrinya bermain gadget. Sebaliknya membiarkan mereka main smartphone sesuka hati juga kurang baik.

.

Kegembiraan anak adalah kegembiraan orang tua

.

Lalu bagaimana jalan tengahnya? Beri kesempatan kepada anak-anak untuk mengenal gadget sejak dini namun tetap berada di koridor yang tepat. Acer Liquid Z320 adalah jawabannya. Dengan smartphone Acer Liquid Z320 Parenting semakin smart dan keren karena tersedianya fitur Kids Center dengan aplikasi dan konten yang aman dan menarik.

.

Kids are smart. Knowledge is power. Let them figure things out. Don’t turn into that grown-up who they won’t come to.[Lauren Myracle]

.

 width=

.

Seluruh gambar dan keunggulan Acer Liquid Z320 diambil dari www.acerid.com

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

14 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Liswanti says:

    perbedaan masa kecil dulu dan skarang memang sangat beda ya.

    Acer ini sangat pas buat anak2 ya pakdhe.

    Iya, masa kecil suka ngompol
    Sekarang kan malu kalau masih begitzuuu

  2. Neng Nunung says:

    Pakde gambarnya korup saat saya buka artikelnya di komputer…
    Tulisannya keren Pakde, semoga menang 🙂

    Terima kasih
    Sudah saya ganti

  3. innnayah says:

    memang sudah seharusnya kita bukan membatasi,,tapi mengawasi. zaman sudah berganti…

    Kehati-hatian itu memang perlu

  4. Anak2 jaman sekarang ini anak2 jaman gadget ya Pakde.. Beda nih dgn diriku ketika kecil dulu.. Btw, kini anak2 pun bisa aman main gadget ya kmalo pake Acer liquid.. Krn konten dan fitur2nya didesain untuk kebutuhan anak2 yang memang doyan main.. Gak was2 lagi nih para orangtua takut anaknya membuka konten2 negatif..

    Betul Jeng
    Internet juga ada sisi mudharatnya

  5. kalau terjamin keamanannya orang tua pun jadi tenang ya pakde

    Iya, kesibukan orangtua bisa menjadikan lengah

  6. monda says:

    penemuan hebat, bisa mengamankan jangkauan anak2….
    sukses ya pak de

    Terima kasih bu dokter

  7. inda fitri says:

    waktu saya ke rmh pak de, ada slh satu cucu pak de *lupa nanyak nama, hehe, nyamperin ayahnya ken, trs nanyak soal game yg lg booming dan saya nggak bs mainnya. dan dia antusias bgd nanyaknya.semangat bgd. kecil kecil bener2 melek teknologi dah.

    Pasti Bella tuh
    Suka main gadget dan suka berakrab-akrab

  8. Yati Rachmat says:

    Pakde Cholik, bikinn Juri pada bingung Lho, tulisan yang ini semua ngikutin arahan yang diminta dan isinya juga makjleb buat disimak dan direnungi demi perkembangan anak-anak Indonesia di masa depan. Memang benar Pakde kita gak bisa lagi over protective karena anak-anak lebih pinter, cerdas, dan berpikir cepat tentang apa-apa yang berhubungan dengan hape yang digenggamnya. Juga terjadi pada cucu bunda yang udah lebih pinter dari bundanya dalam pengoperasian android, hehe… Semoga pakde masuk daftar pemenang dengan konten dan gambar-gambar yang diambil dari sumbernya. Aamiin.

    Amiin
    Terima kasih Mbak
    Pokoknya mbuat artikel sebagus mungkin dan ikuti aturannya hhehehe

  9. helni says:

    saya generasinya beda sama pakde tapi sempat merasakan gobak sodor pakde.. seru dan asik… beda sama anak saya… gadget makanan sehari2nya… peraturan bermain harus keras, lunak sedikit langsung kecolongan haha…

    Kalau bulan purnama dulu ramai anak-anak main di halaman rumah
    Main petak umpet, gobok sodor dan lain-lain
    Kini main gadget atau nonton sinetron

  10. susanti dewi says:

    uraiannya mantap pakde. Waktu saya kecil juga gak ada yg namanya gadget2an 🙂 yg ada hanya main di luar rumah. kalaupun main di rumah, mainnya main boneka2an dan putri2an

    Jaman sudah berubah Jeng

  11. saya pun generasi tukang main pakdhe..tapi anak sekarang memang asli sudah melek teknlogi sejak dini. Gadget perlu diperkenalkan namun dengan batasan agar bisa digunakan dengan ‘sehat’

    Iya, harus bisa memanfaatkan kegunaanya dan meminimalisir kemudaratanya

  12. Fajar ro'is says:

    salam kenal sebelumnya pakdhe…
    sama-sama orang jombang
    sama-sama doyan blog
    tapi bedanya pakdhe udah masternya daya masih benar-benar baru..
    semoga menang lombanya pakdhe 🙂

    Keep blogging Mas
    Matur nuwun

  13. Asyiknya belajar sambil bermain, bikin ga mudah pusing 🙂 nice share pakde

    Asal ingat waktu hehehehe

  14. Iful Anggara says:

    Salah satu rekomendasi smartphone yang pas nih buat anak-anak 🙂

    Sukses buat reviewnya 🙂

    Sip
    Matur nuwun

Leave a comment