Teks

Blogger Profesional dan Bermoral: Keren Ih!

Jika ada orang yang bertanya tentang definisi blogger keren pasti akan muncul 1001 jawaban.

Dalam status pengantar kompetisi blog  bertajuk  Menu7uh Warung Blogger Lebih Baik yang ditulis oleh Evi Sri Rezeki di linimasa tanggal 31 Mei 2018 pukul 20.16 secara bergurau saya menulis komentar: ” Blogger Keren adalah blogger yang mampu menulis artikel sepanjang minimal 500 kata sambil berdiri dengan menggunakan laptop.” Dan, Evi Sri Rezeki membalas komentar saya, “Huahaha ini keren banget Pak De.”

Tuh kan, definisi blogger keren sangat simpel.

Kriteria Blogger Profesional

.

 

Ah, daripada pada pusing-pusing membahas definisi blogger keren lebih baik saya ungkapkan kriterianya. Dengan uraian tentang Siabidibame (Siapa, apa, bilamana, di mana, bagaimana, dan mengapa) kemungkinan akan lebih mudah bagi kita untuk menyimpulkan definisinya, bukan.

Dalam satu kalimat saya bisa mengatakan bahwa blogger keren adalah blogger yang profesional dan bermoral.

.

Profesional

Dalam artikel ini saya tidak mengaitkan kata profesional dengan blogger atau pekerjaan apa saja yang bertujuan untuk mendapatkan dan atau mengumpulkan uang dari kegiatan yang dilakukannya. Petinju profesional, pegolf profesional, dan lain sebagainya memang berbeda dengan mereka yang berlabel amatir. Saya lebih menekankan tentang bagaimana seseorang melakukan kegiatan atau pekerjaannya berdasarkan strata kedudukan/pangkat/jabatan, pengetahuan, dan keahlian atau ketrampilannya.

Di lingkungan militer, misalnya (halah..halah) tingkat profesional antara prajurit berpangkat kopral, sersan, kapten, kolonel, dan jenderal tentu berbeda.

Demikian pula di lingkungan blogger. Kita tentu tak bisa bilang: “Mosok blogger nggak bisa mengubah kode html?” kepada blogger yang baru ngeblog selama seminggu. Sebaliknya kita bisa menilai tingkat profesionalismenya terhadap blogger tahunan yang mengatakan: “Saya belum bisa masang link je. Maklum newbie.”  Kepada blogger seperti ini kita jangan pengin njitak, cukup mengelus dada saja ya. Jangan pula menuduhnya: “Kamu pasti juga nggak tahu kan apa itu DA?”

Agar menjadi blogger yang profesional maka banyak membaca buku atau artikel blogging dan cara menulis artikel sangat dianjurkan. Selain itu jangan dilupakan melatih ketrampilan ngeblog.

Kalimat berbunyi: “Ah, saya mah nulis saja. Wong hanya untuk hiburan, menyalurkan hobi, dan mengutarakan unek-unek saja kok,” sebaiknya jangan terlalu sering diucapkan. Kelak jika ada blogger mendapat hadiah wisata ke Cina atau mendapat menerima gadget 4 pintu baru ngilerrrr.

Lalu bagaimana aplikasinya berkaitan dengan uraian di atas? Hmmm, kita ambil contoh saja seorang blogger newbie. Predikat ini saya pasang pada blogger yang baru meniti karirnya sekitar 6 bulan. Ini hanya ancer-ancer saya saja, bukan pedoman umum.

Blogger newbie sebaiknya sudah memiliki 9 kemampuan minimal yang harus dimiliki blogger.  Secara garis besar kemampuan tersebut sebagai berikut:

  1. Mengganti template (theme)
  2. Membuat halaman statis umumnya berisi halaman About, Sitemap, dan lain-lainnya.
  3. Memasang widget di sidebar.
  4. Memotong artikel agar yang terpampang di halaman depan hanya potongan-potongan artikel.
  5. Memasang gambar atau foto pada artikel.
  6. Memasang link pada anchor text tertentu.
  7. Memasang link pada gambar.
  8. Memasang banner di sidebar maupun pada badan artikel.
  9. Bermain di dashboard untuk membuat draft artikel beserta pernak-perniknya.

.

Mengapa 9 kemampuan tersebut menjadi penting? Karena blogger berumur 6 bulan biasanya sudah sangat ingin mengikuti lomba blog atau Giveaway (GA)  Harap diketahui, dalam lomba blog atau GA seorang peserta selain menulis artikel biasanya juga diharuskan memasang link dan gambar.

.

Bermoral

Setiap blogger, apapun tingkatannya, newbie atau blogger kawakan, selayaknya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam memainkan perannya sebagai blogger. Jika untuk meraih label profesional kita perlu banyak membaca dan berlatih maka untuk meningkatkan moralitas juga perlu ditambah kepekaan rasa pada diri kita.

Ketika seorang blogger mengutip artikel orang lain dan dijadikan tulisan di blog sendiri tanpa ijin atau menyebutkan sumbernya maka hati kita tentu akan berbicara: ”Ini bukan karya saya.” Jika kita tetap bersikukuh menerbitkannya maka kita sudah menabrak standart moral. Tak perlu repot-repot mencari referensi tentang larangan menjiplak artikel. Hati dan rasa sudah mengatakannya.

Menulis artikel yang menarik dan bermanfaat tentu layak dipedomani oleh seorang blogger yang bermoral. Ketika blogger dengan tenangnya menerbitkan artikel yang bisa memprovokasi pembacanya untuk melakukan perbuatan negatif maka moralnya sudah ternoda. Norma yang berkembang di lingkungan masyarakat selayaknya diperhatikan.

Jika saya mengadakan lomba blog, salah satu syaratnya adalah “Dilarang menerbitkan artikel yang bersinggungan dengan masalah SARA dan SARU.” Semua peserta lomba sudah memahami persyaratan tersebut.

Moral yang baik juga perlu didemonstrasikan saat blogger berinteraksi dengan blogger yang lain. Dalam menulis komentar terhadap artikel blogger lain sepatutnya dilakukan dengan bijak dan santun. Komentar yang bersifat menyerang penulis apalagi sampai mengeluarkan cacian tentu kurang elok.

.

Cara membuat award

.

.

Bagaimana dengan saya?

Jika tingkat keprofesionalan blogger dibagi 3 kategori yaitu pratama, madya, dan utama maka saya masih masuk kelas pratama. itu tidak berarti saya termasuk blogger yang elek-elekan atau seenaknya. Maklum saya mempunyai moto: “Ngeblog sing Enak tapi nggak sak Enake.”

Untuk menjaga agar blog saya tetap on the right track (pada jalur yang benar) maka saya meluruskan niat, ngeblog sebagai ibadah. Dengan niat seperti itu Insya Allah kegiatan ngeblog menjadi semakin senang dan menyenangkan serta barokah.

Walaupun sudah berlabel blogger lansia saya tetap ingin meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam ngeblog. Selain membaca aneka blogging saya sesekali juga mengikuti workshop misalnya acara Fun Blogging. Kegiatan ini saya anggap penting. Selain untuk menyerap ilmu juga untuk mengokohkuatkan tali silaturahmi dengan para blogger.

.

.

Selain menerima ilmu saya juga tak segan-segan berbagi ilmu. Hal ini pernah saya lakukan di Radio Suara Muslim Surabaya dan di forum workshop yang diselenggarakan oleh Dompet Duafa.

.

Tips Ngeblog di Suara Muslim Surabaya

Bincang-bincang di radio Suara Muslim Surabaya

.,

Bagaimana dengan kondisi blog saya? Saat artikel ini saya tulis skor Domain Authority (DA) BlogCamp adalah 46. Keren, bukan. Selain karena faktor umur blog, skor DA juga merupakan hasil kerja keras.

.

.

Ajakan kerjasama oleh beberapa pihak saya anggap sebagai rezeki dan bonus ngeblog. Walaupun DA blog saya cukup baik namun saya tetap selektif menerima tawaran kerjasama. Hal ini juga untuk menjaga agar jumlah postingan biasa selalu lebih banyak daripada sponsored posts.

.

Agar saya semakin keren maka saya mengabadikan artikel blog dan pengalaman ngeblog dalam berbagai buku yang saya terbitkan.

.

Kriteria Blogger Keren

.

Blogger backpacker

.

Blogger keren bukanlah blogger yang tampilannya penuh atribut dan aksesoris. Juga bukan blogger yang kapan dan di manapun berada selalu dikelilingi para sahabat serta mendapat komentar ‘Kereeeeen.’ Kekerenan blogger sebenarnya bisa diukur dari tingkat profesionalitas dan moralnya.

.

.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Menu7uh Warung Blogger Lebih Baik: Yuk, Jadi Blogger Keren!

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

9 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Nchie Hanie says:

    Aahh Blogger Bermoral…
    Jleb bangett Dhe…

    Emang yaa, pakdeku ini keren abis, semangatnya. Pake batre alkaline yaaa.
    Da 46 joss pisan, rumah maya hadiah dari pakde punyaku masih 38/43 hihiiii

    Makasih tulisannya dhe, selamat ultah buat webe komunitas pertama aku.

    Hatur nuwun, Jeng. Yuk terus ngeblog,alon2 asal nulis

  2. Dian Safitri says:

    Pakde mah emang bloger keren! Luar biasa. Itu DA-nya bikin ngiler. Penting banget itu diingatkan, DA adalah hasil kerja keras, bukan karena usia blog.

    Aku masih suka ngaku blogger newbie. Enggak boleh berarti ya? Sudah lebih dari 2 tahun usia blognya. Tapi masih terus merasa baru.

    Sudah 2 tahun ya mosok newbie hahaha

  3. Dari dulu saya selalu kagum sama pak abdul ini… Dari sekian banyak blogger muda dan keren di luar sana, anda dan blog anda tetep jadi salah satu blog idola buat saya…

    Konten yang anda buat ringan, tapi sarat makna..

    Semoga kelak saya bisa jadi blogger selevel pak abdul cholik ya pak… Blogger yang keren dan luar biasa~

    Dengan berjalannya waktu kita semua bisa menjadi blogger yang semakin baik Mas.
    Matur nuwun.

  4. Keren jos banget Pakde, sejak aku baru kenal blog, newbie ampe tau 9 kemampuan blogger di atas. Paling suka gaya Pakde memberikan masukan. Thanks ya Pakde.

    Semakin senior maka kemampuan seyogyanya semakin meningkat ya.
    Sama2

  5. Mantap artikelnya pakdhe
    Makasih sharingnya y, smoga sukses dan berkah selalu ya pakdhe aamiin

    Aamiin. Terima kasih banyak supportnya

  6. hani says:

    Blog PakDe emang keren. Tahun ini saya masuk tim lansia nih. Quote PakDe supaya jadi bloger profesional & bermoral kan kuingat selalu…
    Selamat yaa menang kompetisi…

    Terima kasih Mbak Hani.
    Semoga blognya bermanfaat bagi orang banyak

  7. adi pradana says:

    DA-nya 46, keren. Nah, salah satu dari sekian definisi blogger keren. Memiliki DA tinggi…. Hehehe

    Bisa juga demikian

  8. casa delia says:

    mantap pak keren banget, sekarang sudah berkurang blogger sehebat bapak, kemakan zaman milenial tetapi kita harus pertahankan pak, thanks 🙂

  9. selama baca postingan pakdhe kepalaku manggut2 tapi sambil cekikikan juga. Ya karena bener apa yang pakdhe tulis. kalau terus meremehkan diri sendiri kapan dapat gadget 4 pintunya, hehe

Leave a comment