Teks

Hoax Menyusup Sampai Istana

Rapat di istana kerajaan Amarta yang membahas persiapan hari ulang tahun negeri Amarta ke 2381950 berakhir. Yudhistira alias Samiaji, alias Puntadewa menekankan agar acara ulang tahun Indraprastha ini berlangsung sederhana tanpa mengurangi kekhidmatan. “Hidangan makan cukup dalam bentuk lunch box. Tetapi jangan lupa siapkan goodybag untuk dibawa pulang para tamu,” perintah raja yang tak pernah berbohong itu.

Setelah peserta meeting keluar ruangan Srikandi berbisik kepada Dewi Wara Subadra, first lady negeri Amarta. “Mbakyu sudah membaca status yang ditulis oleh seseorang di timeline medsos?”

“Belum tuh. Sudah seminggu saya nggak hangout di situ. Ponselku error. Ono opo tho?”

“Weleh..weleh ada berita rame kok nggak tahu. Isinya bikin panas kuping akika banget. Semaleman saya menangis ngguguk-ngguguk.”

“Berita apaan sih kok sampai segitunya?”

“Ada yang nulis di news feed berbunyi ‘Wah bakal ada yang jadi isteri ke-17 nih. Saya dan mbakyu Subadra ditag loch.”

“Lalu apa masalahnya?” tanya Subadra lugu.

“Yaaaa ampuuun.” Srikandi terbelalak sambil mikir kok ada wanita yang adem-ayem mendengar suaminya mau nikah lagi.”Mbakyu kan tahu, saya ini isteri urutan ke-16. Jadi kalau ada wanita yang mau jadi isteri ke-17 itu siapaaa laki-lakinya kalau bukan mas Jun.” Srikandi memang suka memanggil Mas Jun kepada sang suami yang cakep namun memang hobi mengoleksi isteri.

Subadra tersenyum cuek-bebek sambil mengamati timeline media sosial di ponselnya.” Ah itu mah berita hoax. Pulang yuk, mau ke pasar sebentar. Kang Yudhis pengin dahar ayam panggang plus lalapan kangkung,” ujarnya kalem.

Srikandi heran pwol. Wong dengar kabar ngeri-ngeri sedap gitu kok Subadra tenang-tenang saja. Namun dalam hati memaklumi. Barangkali Subadra sudah imun terhadap perilaku suaminya. “Pengalaman di madu sampai 15 kali membuat Mbakyu Subadra sudah tak terkaget-kaget lagi,” batin Srikandi. “Tapi saya tak rela…tak rela dimadu,” lanjut Srikandi.

Desas-desus tentang adanya affair antara Dewi Banowati isteri Duryudana raja Astina dengan Arjuna alias Janaka, alias Dananjaya itu memang pernah berkembang. Tapi Srikandi tak pernah menggubrisnya. Walaupun tak terucap dan tertampakkan namun wanita jago memanah ini diam-diam cemburu juga kepada Banowati. Wanita itulah yang kini sedang digosipkan di media sosial.

Maklum, selain berparas cantik, Dewi Banowati adalah wanita yang jujur, penuh belas kasih, sopan santun, tetapi agak sedikit genit. Dewi Gendari mertua Banowati bahkan secara terbuka mengatakan bahwa menantunya itu adalah sosok wanita dengan pinggul lebar dan rambut panjang serta memiliki kecerdasan dan kekuatan fisik yang prima.

Dibandingkan dengan Banowati, Srikandi memang agak kalah dalam hal olah asmara. Wanita jago memanah ini lebih senang mengelus-elus busur dan anak panah daripada bermesraan dengan suaminya. Kelembutan suara Banowati mengalahkan lisan Srikandi yang urakan dan cethar-cethor. Apalagi kesibukan Srikandi selaku Dansatgas Pengamanan Kerajaan membuatnya sering tidur larut malam. Jika Arjuna memeluknya, Srikandi sering bilang: “Besok saja ya Mas, capai banget nich,” sambil meletakkan guling di selangkangannya.

Sampai beberapa waktu berita hoax itu tak terbukti. Memang sih beberapa kali Srikandi memergoki suaminya dan Banowati saling lempar lirikan dan senyuman. Ini terjadi manakala mereka menghadiri acara Temu Akrab Dinasti Kuru yang digelar setiap tahun.

Bukan hanya itu. Srikandi yang pernah mengikuti kursus singkat IT itu pernah membaca SMS yang masuk ke ponsel Arjuna. “Yayank, keputren sepi. Sesepi hatiku kini.” Pengirimnya tidak jelas karena memakai nama Long Hair. Srikandi menduga Banowati lah yang mengirim sandek kepada suaminya. “Long Hair itu kan rambut panjang. Siapa lagi kalau bukan si genit itu,” begitu gumamnya.

Untuk menjajagi hati sang suami, Srikandi bahkan sering memancing-mancing suaminya. “Tumben anteng. Nggak pengin nikah lagi say? 17 kan angka cantik.” Mengetahui dirinya dipancing Raden Arjuna malah sengaja manas-manasi isterinya: “Iya nih, sudah lama nggak ada lomba dengan hadiah putri kedaton.” Tak urung Srikandi sewot lalu nyubit pangkal paha suaminya. “Rasain!,” ujarnya sambil cemberut.

Ternyata berita hoax yang pernah menyusup sampai istana Amarta itu bukan isapan jempol belaka. Setelah Prabu Duryudana gugur dalam perang Bharatayudha Banowati dinikahi oleh Arjuna. CLBK nih yee.

Sayangnya pernikahan itu hanya berlangsung sekejap. Entah sudah melakukan malam pertama dengan Arjuna atau belum, Banowati dibunuh oleh Aswatama putra Drona. Arjuna sangat berduka karena pada malam itu Srikandi juga ikut terbunuh.

Tancep kayon.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

9 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. hehehe… saya gak tau cerita wayang…hmmm, ini 100% plesetan atau pripun Pakde? hehehe…#tapisambilmikirkerasjangan2inifakta

    Polesan

  2. Inayah says:

    hii pas baca judul kirain Istana Indonesia

  3. Rita dewi says:

    Terbunuhnya Banowati dan Srikandi tdk diceritakan di film mahabharata yg tayang di ANTV ya. Untung Pakdhe cerita. Karena saya mengenal tokoh2 wayang dan jalan ceritanya ya baru dari ANTV saja ..

    Yang muncul hanya Srikandi dalam episode Gugurnya Resi Bisma di Padang Kurusetra

  4. Kirain hoax yang sering keluar di TV, ternyata hoax di istana yang lain. BTW, artikel ini hoax nggak pakde?

    Hoax huex Mas hahaha

  5. Milagros says:

    Pakde ni lagi hobi nulis seputar hoax rupanya ya…

    Baru dua artikel untuk mengingatkan kita agar hati2

  6. zata says:

    ahaha sama dng yg lain, kirain lagi ngomongin istana kita, hehe. Btw, tapi aku enjoy bacanya pakde…

    Istana kerajaan Amarta kok

  7. Indah Nuria says:

    Hoax oooh hoax.. sudah dari jaman dulu jadi ‘senjata ampuh’ untuk buat gonjang-ganjing…

    Betul sekali

  8. Erma Rinata says:

    banyak orang yang manfaatin hoax sebagai penghancur orang lain 🙁

    Iya, bisa jadi hiruk pikuk

  9. hoax sudah memakan banyak korban
    sekarng saja saya dengar ada tim khusus memberantas hoax
    kalo kedapatan, bisa kena hukuman tuh

    Hoax bikin kisruh dan berantem

Leave a comment