Teks

7 Cara Sederhana Menjadi Orang Sabar

Artikel ini adalah artikel tamu dari Herman Yudiono.

Kehidupan dunia berputar dengan cepat, di sisi lain juga tidak pasti. Dalam dunia yang seperti ini, seringkali banyak hal yang membuat Anda menjadi seseorang yang cepat mengeluh.

Tidak hanya sekadar mengeluh, terkadang ada suatu titik Anda menjadi seseorang yang reaktif. Jika sudah demikian, sabar sepertinya adalah kata yang telah menjadi overrated bagi Anda.

Namun, apakah menjadi orang sabar itu mustahil? Tidak juga, lihat saja 7 cara sederhana di bawah ini untuk membantu Anda menjadi orang sabar.

1. Membuat Komitmen untuk Menjadi Sabar

Menjadi sabar bukanlah proses yang instan atau langsung jadi sabar tanpa melewati serangkaian proses terlebih dahulu. Butuh komitmen jangka panjang dan pelaksanaan komitmen supaya benar-benar menjadi orang yang sabar.

Tips yang pertama ini mirip dengan resolusi tahun baru. Akan lebih baik apabila Anda mencatat komitmen itu di selembar kertas lalu ditempel pada dinding. Setiap kali Anda marah, ingatlah kertas tersebut sehingga Anda menjadi lebih sabar.

Ada lagi cara β€œkuno” untuk melakukan hal ini, yaitu tempelkan paku tiap kali Anda ingin marah. Dari situ, Anda dapat mengukur pencapaian Anda dalam menjadi sabar lewat berkurangnya jumlah paku setiap beberapa periode.

Oh ya, bila komitmen bersabar Anda mulai turun, mungkin kata-kata motivasi dapat membantu Anda meningkatkannya kembali. Silakan lihat kumpulan kata-kata motivasi hidup untuk lebih jelasnya.

2. Pahami Kondisi Tempat Anda Tinggal

Masing-masing tempat tinggal memiliki keunikan tersendiri. Ada tempat tinggal yang serba otomatis atau terkomputerisasi, seperti pada pusat kota.

Ada juga tempat tinggal yang masih terkesan kuno dan susah untuk berkembang seperti pada kebanyakan daerah pedesaan.

Ketika Anda memahami dengan baik kondisi tempat tinggal Anda, hal tersebut tidak sekadar membuat Anda lebih dapat memaklumi tempat tinggal Anda. Namun, pikiran Anda akan lebih terbuka mengenai kemajuan tempat tinggal tersebut.

Kalau sudah demikian, Anda akan menjadi orang yang lebih sabar. Hidup pun tidak mudah mengeluh karenanya. Saya telah menggunakan cara ini dan berhasil.

3. Jangan Menjadi Orang yang Egois

Sepanjang yang saya ketahui, mereka yang tidak sabaran umumnya adalah orang-orang egois yang mementingkan kepentingan diri sendiri. Yang lebih parah, mereka tidak kooperatif.

Untuk menjadi orang sabar, jangan menjadi salah satu dari mereka. Ketika Anda melihat sesuatu yang salah dan Anda dapat membenahi bersama-sama, inilah saatnya untuk turun tangan menciptakan dunia yang lebih baik.

Dari sana, usaha untuk menjadi lebih sabar akan lebih baik dilakukan secara bersama-sama. Lagi pula dengan membudayakan kerja sama seperti ini juga akan membawa banyak keuntungan bagi diri Anda.

4. Terlibat dalam Kegiatan Kreatif

Bagi sebagian besar orang, kegiatan kreatif tidak ubahnya sekedar hobi pengisi waktu luang. Padahal, banyak riset yang mengatakan orang-orang yang meluangkan diri dalam banyak kegiatan kreatif lebih mampu menyalurkan emosi dengan baik dibandingkan mereka yang tidak.

Hal ini disebabkan kegiatan kreatif itu merangsang pertumbuhan otak, khususnya syaraf yang mengatur ketenangan batin manusia. Tidak heran, mereka yang menyukai melukis, fotografi, mendekor rumah, dan sejenisnya menjadi orang yang lebih sabar.

Beberapa tahun belakangan ini, marak orang yang mewarnai lingkaran-lingkaran rumit yang disebut dengan Mandala. Mandala ini dikatakan dalam koran Jawa Pos 1-2 tahun silam dapat membantu orang untuk lebih mudah santai dan menikmati hidup.

5. Banyak Olahraga yang Tenang

Memang, banyak sumber yang mengatakan kalau intensitas berolahraga yang tinggi akan menolong seseorang untuk lebih sehat, bugar, dan prima. Namun bagi Anda yang ingin menjadi orang sabar, tidak sembarangan olahraga dapat Anda lakukan.

Saya menyarankan olahraga-olahraga yang lebih tenang dan dapat dilakukan sendiri. Olahraga-olahraga tenang ini tidak hanya sekedar menenangkan syaraf kita, namun juga memiliki dampak positif bagi pernafasan setelah kejadian yang memicu ketidaksabaran.

Contoh-contoh olahraga yang demikian dapat kita temui di banyak gerakan yoga. Namun, tidak menampik kemungkinan kalau senam SKJ juga dapat menjadi olahraga tenang yang dapat Anda coba untuk mengelola emosi dengan lebih baik.

6. Miliki Teman Sebanyak-banyaknya

Menjadi orang yang sabar dan tidak mudah mengeluh bukanlah sesuatu yang mudah kalau dilakukan sendirian. Apalagi, manusia adalah makhluk yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya.

Karena itu, penting bagi Anda untuk menjaring sebanyak mungkin teman. Dalam hal ini, Anda perlu belajar dari anak-anak dan remaja yang membuat teman secara lebih leluasa dibandingkan hanya sekadar jaringan profesional.

Dengan memiliki banyak teman, Anda tidak hanya memiliki banyak saluran untuk membicarakan keluhan-keluhan dalam hidup. Melainkan, Anda juga dapat memiliki mentor-mentor untuk membimbing Anda menjadi orang yang lebih sabar dari hari ke hari.

7. Mengasihi Sesama

Cara ketujuh ini bisa dibilang adalah yang paling penting untuk menjadikan diri Anda lebih sabar. Kendati demikian, mengasihi sesama tidaklah cukup berjalan sendirian.

Oleh karena itu, belajarlah untuk mengasihi diri sendiri dengan cara menghargai dan menerima diri apa adanya terlebih dahulu sebagai langkah awal. Kemudian dari sana, Anda dapat mengasihi keluarga, tetangga, dan orang lain.

Penutup

Hidup ini memang banyak godaan untuk melakukan banyak hal yang menguji kesabaran. Namun, bukan berarti Anda dapat terlarut di dalamnya. Sebaliknya, Anda harus dapat menjadi orang sabar.

Bukan hanya supaya Anda tidak mudah mengeluh, namun juga supaya dunia dapat melihat sisi positif dalam diri Anda yang unik dan berbeda. Sudah siap menjadi orang sabar sehingga tidak gampang mengeluh?

.

Tentang Penulis: Herman Yudiono adalah full time blogger asal Sumedang yang kini tinggal di Makassar. Ia pendiri TipsPengembanganDiri.com, blog yang berisi tips dan strategi pengembangan diri untuk membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih baik.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

10 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. falahalfal says:

    bermanfaat benar informasi nya mass, saya sering sekali menghadapi ujian yang terus menguji kesabaran, macam-macam mulai dari tugas yang nggak beres-beres aktivitas numpuk sana-sini dompet yang tipits hehe.., tapi satu jurus ampuh saya, saya senantiasa menyerahkan diri kepada tuhan untuk segala ujian dan cobaan ini, dan alhamdulillah saya kembali senang dan bahagia, mungkin ini bisa jadi salah satu tips mass.. buat menjaga kesabaran…

  2. Terima kasih atas kesempatan guest post. Salam dari Makassar.

  3. Ipeh Alena says:

    Sabar ini yang bener-bener butuh perjuangan banget. Seringnya melampaui batas πŸ™ #hiks

  4. andre bp says:

    Sabar kayaknya gampang tapi prakteknya bisa jadi susah. Semoga tipsnya bisa bermanfaat

  5. Sabar itu tak ada Batasnya πŸ™‚
    terimakasih untuk tipsnya

  6. fadhil aulia says:

    Informasinya berguna banget mas, saya sering emosi…saya ikutin caranya biar bisa jadi orang sabar…makasih mas πŸ˜€

  7. AyokNikah says:

    Pernah di tes kesabarannya sama bos saya, dikasih tugas banyak dan banyak dievaluasi. Awalnya nggak tahan tapi disuruh sabar dan dikasih tau “Mungkin kamu lagi di tes sama bos”, ternyata beneran dites. Yang pada akhirnya berkah yg didapat adalah dapat naik jabatan πŸ˜€

  8. indah nuria says:

    Ah, udah lama bangeet aku ngga mampir ke sini Pakdhe. Semoga selalu sehat yaaaa…Makasih sudah diingatkan untuk selalu mencoba menjadi orang yang sabar. Semangaaaat ah untuk selalu perbaiki diri..

  9. Munasya says:

    “Sabar” sebuah kata yang mudah ditulis dan diucapkan, tapi susah di praktekkan

  10. Avezza Mozia says:

    Untuk menjadi sabar itu yg penting bisa mengungkapkan perasaan kita supaya tidak dipendam. Banyak orang kelihatan sabar tapi didalam hatinya mangkel, makanya sering terjadi seseorang marah dengan meledak-ledak padahal tidak pernah marah sebelumnya. Mengasihi dan mengampuni pribadi diri sendiri sebelum orang lain. Salam.

Leave a comment