Teks

Rame-rame Membuat Resolusi 2018

Rame-rame membuat Resolusi 2018 tampaknya masih akan terjadi. Pembuatnya selain blogger juga para penggemar media sosial, artis, para remaja, dan lain sebagainya. Pensiunan lansia seperti saya ini mungkin juga ada loch yang menyusun resolusi. Tujuannya tentu kehidupan yang lebih baik yaitu bahagia di dunia wal akhirat. Blogger Perempuan bekerjasama dengan Theragran-M juga sedang menggelar blog competition bertajuk  My Resolution 2018 dengan hadiah yang cukup menggiurkan.

Apa sebenarnya arti kata resolusi itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia resolusi artinya putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Contoh penggunaannya dalam kalimat: rapat akhirnya mengeluarkan suatu — yang akan diajukan kepada pemerintah.

Saya sendiri mulai akrab dengan kata resolusi setelah mengikuti penugasan operasi pemeliharaan perdamaian PBB  (UNTAG) di Namibia (dulu Afrika Barat Daya) pada tahun 1989/1990. Penggelaran pasukan PBB yang terdiri dari komponen militer, polisi, dan elektoral ini berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 435 untuk memantau pelaksanaan pemilihan umum yang bebas dan adil menuju kemerdekaan Nambia.

Arti dan penggunaan kata resolusi kemudian berkembang lebih luas. Termasuk pribadi-pribadi pun ada yang membuat resolusi sebagaimana saya sebutkan di atas. Penerapannya terserah masing-masing orang. Ini mungkin berkaitan dengan niat, janji, cita-cita, kebulatan tekad, atau tekad yang kuat untuk melaksanakan sesuatu pada kurun waktu tertentu.

Raymoe bisa dan boleh saja membuat resolusi: mengakhiri masa bujangan paling lambat akhir tahun 2018. Sementara Raysin, adik kembarnya, lebih memilih berhenti merokok pas hari ulang tahunnya yang ke 32 di tahun yang sama. Sementara Tukeni yang di akun Facebook namanya  tertulis Two Knee bertekad untuk memotong rambutnya yang panjang bak mayang terurai menjadi rambut ala Demi Moore.

Jika resolusi itu dilaksanakan tidak sungguh-sungguh alias asal-asalan maka ada yang menjulukinya sebagai “resolusi setengah hati.” Ini resolusi sekedar ikut barisan agar “kekiniannya” terlihat oleh khalayak ramai. Mungkin juga sebagai alasan agar pada akhir tahun nanti bisa bermuhasabah tentang apa yang belum dan sudah dicapai pada tahun 2018.

“Lalu apa resolusi Pakde tahun 2018?” tanya Maimunah (yang akun Instagramnya memakai nama My Moon)  Saya menjawabnya dengan jujur bahwa saya tidak mempunyai resolusi apapun. “Lho, kalau begitu kehidupan Pakde stagnan, datar, atau mengalir begitu saja?” tukasnya ngeyel. Saya tersenyum: “Tidak juga, tahun 2018 nanti saya ingin melaksanakan ibadah umroh lagi.”  Maimunah diam, padahal saya menduga wanita bermata biru daun ini akan mengajukan pertanyaan pendalaman.

Saya memang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah umroh bersama isteri lagi. Ada rasa rindu untuk mengunjungi Tanah Suci. Bukan resolusi, tetapi beribadah di Makkah dan Madinah itu saya inginkan sebagai perjalanan suci.

.

.

Apakah sahabat sedang atau sudah menyusun resolusi tahun 2018?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

3 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. sulis says:

    Aamiin pakdhe.. semoga resolusinya tercapai..

  2. Inayah says:

    aku ko g nyadar ya udah akhir tahun. cuman inget udah desember. duuh…

  3. Rafresh says:

    Aamiin… Semoga tercapai resolusinya. Kalo ditanya resolusi. Saya pengen turunin berat badan sama nikah PakDhe ^_^

Leave a comment