Saya Ngeblog Karena Saya Senang

Saya mulai ngeblog bulan Juli 2009. Domain saya abdulcholik.com tetap saya pertahankan walau beberapa kali jebol berantakan. Mengapa domain ini saya pegang terus? Bukan karena nama saya ngetop tetap lebih untuk mengamankan agar abdulcholik.com tidak dimiliki oleh orang lain. Bayangkan jika domain ini jatuh ke tangan orang lain lalu diisi artikel MoLimo (judi, esek-esek, minuman memabukkan, dan artikel negatif lainnya) wah…berabe. Meskipun nama Abdul Cholik bukan saya pemilik satu-satunya.

Pada mulanya saya ngeblog untuk mengisi waktu luang daripada hangout di tempat remang-remang. Itu bukan karena saya sok jaim dan bertengger di atas pangkat jenderal. Bukan. Rasanya kurang elok jika sudah tua masih nglayap dan begadang buang-buang uang. Bukankah waktu yang ada lebih baik untuk meningkatkan kualitas ibadah sebelum ajal menjelang. Ngeblog dengan niat untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang bermanfaat saya anggap sebagai salah satu dari ibadah. Saya memedomani hadits di bawah ini.

 “Tuntutlah ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-Rabii’)

Dengan semakin bertambahnya umur maka gaya ngeblog pun saya renovasi (kayak rumah ajah) Dulu sempat bertahan dengan prinsip ‘one day one post’ Kemudian ada teman yang berkomentar:”Kalau Pakde setiap hari menerbitkan artikel nanti banyak yang keteteran mengikutinya. Nggak komentar pada artikel Pakde sudah terlanjur berteman baik, tapi kalau setiap hari berkomentar ya repot juga.” Ahai, betul juga ya. Selain itu ada juga pendapat dari blogger mancanegara. “Menerbitkan artikel setiap hari memang bagus tetapi artikel juga perlu diberi nafas agar dia bisa bertahan lama.” Kini saya menerbitkan artikel tidak setiap hari. Pada saat weekend saya sudah jarang menerbitkan postingan.




Ketika ngeblog saya juga tidak terlalu ketat menerapkan kaidah yang berlaku. SEO saya terapkan sesuai kemampuan, bahasa juga kadang ada slengekan-berseberangan dengan KBBI. “Kejlungup itu artinya apa, Pakde? begitu salah satu pertanyaan yang muncul dari pengunjung jika saya menyelipkan bahasa Jawa. Itu karena saya tidak meletakkan padanan kata dalam bahasa Indonesia. Babahno tah. Tapi jangan ditiru ya.

Ngeblog itu terasa enak dan gurih kriuk-kriuk jika blogger menjadi dirinya sendiri. Bagaimana mungkin seorang blogger menulis tip tentang Cara Beternak Ikan Nila Ungu jika ilmu saja tak punya dan pengalamanpun tiada. Yang terjadi malah hanya mengutip sana-sini atau copas artikel orang lain. Blogger nggak usah cerita panjang lebar tentang dunia Google Adsense jika dia sendiri belum pernah melakukannya.

Jujur, selain mengisi luang dan berbagai ilmu dan pengalaman, saya juga memanfaatkan blog untuk mendapatkan uang dan barang. Ini juga sah dilakukan oleh blogger mana pun. Saat ini yang sedang dilakukan blogger adalah menyediakan lahan untuk ditempati iklan dan menulis review produk dan atau jasa. Saya juga ikut di dalamnya, bukan untuk memperkaya diri tetapi sekedar untuk hepa-hepi belaka.

.

Cara ngeblog yang baik

Jika hati senang maka ngeblog sambil berdiri pun nggak akan goyang

.

Kerjasama dengan pihak lain untuk menulis job review saya memang membuat rambu-rambu sendiri.

1. Tidak menerima tawaran kerjasama yang imbalannya hanya berupa backlink atau berhamburannya trafik ke blog saya.

2. Job review dari brand saya batasi fee minimal Rp.300.000. Ini bukan sebuah bentuk ketamakan, mata duitan, atau atau aji mumpung tetapi untuk memberikan pengertian kepada brand bahwa menulis artikel itu bukan sekedar menjejerkan huruf dan angka tetapi melibatkan otak manusia. Sedangkan job review untuk dan di lingkungan teman sendiri ya tetap di atas Rp.100.000 lah.

3. Dalam sebulan, jika artikel biasa jumlahnya 15 buah maka saya hanya mau mengisi job review maksimal 1/3 nya. Ini untuk menghindari teguran Google.

4. Tawaran menulis job review dengan tone positif memang seperti makan buah simalakama. Apalagi jika saya sendiri belum memiliki atau memakai produk dan jasanya. Itulah sebabnya saya memiliki halaman Disclosure sebagai pengamannya. Saya juga memoles artikelnya sedemikian rupa agar unsur promosinya agak tersamar.

5. Sesuai dengan materi Workshop Fun Blogging yang disampaikan oleh Mbak Ani Berta, jika ada tawaran yang kurang pas di hati dan pas di dompet maka saya tetap mengucapkan terima kasih kepada brand. Penolakan kerjasama saya sampaikan secara halus. Ini untuk tetap menjaga hubungan kemitraan.

Bagaimana dengan lomba blog atau giveaway, Pakde? Ahaa, ini event yang saya sukai. Selain ada iming-iming hadiah berupa uang atau barang, mengikuti lomba blog atau giveaway juga ada manfaatnya loch.

1. Uji nyali. Jika saya kemlinti dan merasa artikel saya ngetop maka dengan mengikuti lomba blog atau giveaway akan teruji apakah kekemlintian saya itu terbukti atau tidak. Ternyata saya juga sering keok. Artikel peserta lain lebih bagus daripada artikel saya. Walaupun tidak menang tetapi setidaknya saya bukan jago kandang yang bekoar di blog sendiri.

2. Sedikit banyak saya dan blog saya akan lebih dikenal oleh peserta lomba. Mereka ada yang mengintip. Itu juga bagus untuk meningkatkan trafik blog.

3. Saya bisa update artikel tanpa bersusah-payah mencari dan menempa ide menjadi postingan yang bagus.

4. Bisa menerapkan prinsip dasar saya secara konsisten bahwa mengikuti lomba blog atau giveaway saya anggap sebagai operasi baru, bukan hal biasa-biasa saja. Ini memacu semangat saya untuk menampilkan artikel yang bagus, bukan asal-asalan.

5. Melatih kesabaran dan kelegowoan. Jika saya menang saya bersyukur dan jika kalah saya tetap menghormati keputusan juri. Saya tak pernah mengatakan: “Artikel prikitiew gitu kok bisa menang sih.” Saya juga tak berpretensi bahwa artikel pemenang kualitasnya jauh di bawah artikel saya.

Walaupun banyak keuntungannya tetapi saya juga tidak akan ikut lomba blog yang bernuasa SEO, penilaiannya berdasarkan banyak-banyakan Like, dan lomba yang syaratnya terlalu banyak dan sukar.

Saya juga sering mengadakan lomba blog atau giveaway. Karena intinya adalah berbagi maka syarat dan ketentuannya saya buat selunak dan semudah mungkin. Maklum, tali asih atau hadiah yang saya bagikan kepada pemenang bukan sesuatu yang mewah apalagi wah wah wah. Nah, dalam waktu dekat saya akan menggelar Giveaway bertajuk Giveaway 66: Dangdut Cerdas On the Blog. Peserta hanya menyanyi, merekam, upoload di youtube.com dan mempublikasikannya di blog masing-masing. Giveaway ini hanya untuk blogger pemberani. Mosok saya maksa-maksa blogger penakut, nggak enak ach. Tetapi jika sahabat mengaku berteman dengan saya pastinya dengan senang hati akan berperan serta. Iya khaaan. Untuk persiapan silakan membaca artikel saya berjudul Preliminary Giveaway: Dangdut On the Blog.

.

Giveaway 66: Dangdut Cerdas On the Blog

.

Prinsip ‘Saya ngeblog karena saya senang’ menjadikan saya masih tetap setia dengan blogging hingga sekarang. Berbagi ilmu oke, mengikuti lomba blog saya lakoni, ditantang MBak Ani Berta dengan One Day One Post juga saya hadapi. Jika hati senang maka malam jadi teman hujan pun bukan rintangan, bukan. Sssst, ini rahasia ya, jangan disebarluaskan. Percaya atau tidak, dengan berkah  ngeblog saya semakin kaya.

.

Hadiah Lomba Blog

Orangtua saya nggak punya tablet tapi saya punya.

Itu karena saya ngeblog

.

Temu Wajah Temu Hati

Salah satu yang menjadi ciri khas blogger adalah melaksanakan kopi darat yang lazim disingkat dengan kata Kopdar. Saya juga menyukai kegiatan ini. Keakraban di dunia maya diteruskan dengan kehangatan di dunia nyata. Dilihat dari jumlah peserta dan acaranya, kopdar bisa berskala mini, midi, dan maksi. Saya pernah kopdar hanya dengan seorang blogger yang kebetulan singgah di Surabaya. Kopdar Blogger Nusantara yang berskala besar juga pernah saya hadiri yaitu di Yogyakarta.

Saya juga sering menyelenggarakan acara kopdar baik dalam ukuran mini maupun sedang. Sesuai ungkapan saya ‘kopdar tanpa makan-minum ya kecut, Rek’maka hidangan ala kadarnya tentu juga saya siapkan. Walaupun saat ini saya sudah menetap di kampung, semoga tahun ini saya bisa menyelenggarakan acara kopi darat lagi di Jombang. Jika sahabat sedang berada atau melintasi kota Jombang jangan lupa undang saya kopdar yak.

.

Peluncuran buku Bintang Untuk Emak

.

Blog adalah ranah pribadi namun tetap saya fahami bahwa ada orang lain yang akan membaca blog saya. Oleh karena itu dalam menerbitkan artikel saya selalu berusaha agar manfaatnya lebih banyak daripada mudaratnya.

Satu hal lagi yang ingin saya tambahkan. walaupun saya sudah ngeblog lebih dari 5 tahun tetapi saya tetap ingin menambah ilmu. Maklum dunia blogging terus berkembang. Oleh karena itu saya juga sering membaca artikel dari blogger yang lain. Saya juga ikut workshop, Fun Blogging 7 yang digelar oleh Mbak Ani Berta, misalnya.

.

Fun Blogging 7 Surabaya

Workshop Fun Blogging 7 Surabaya, nambah ilmu sambil silaturahmi

.

Jika diambil intisarinya, poin-poin yang saya sebutkan di atas merupakan tips ngeblog asyik ala saya. Sahabat boleh memanfaatkannya jika mau. Tentu akan lebih bagus lagi jika para sahabat bisa mengembangkan lebih mendalam dan melebar sehingga bisa menjadi tips yang komprehensif. Bagaimanapun juga setiap blogger mempunyai gaya masing-masing. Ada yang santai, serius, dan ada pula yang menggabungkan keduanya yaitu serius tapi santai.

Bagaimana sikap sahabat dalam ngeblog? Silakan share agar bermanfaat bagi sahabat yang lainnya.




.

Artikel ini diikutsertakan dalam acara Challenge One day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Group

[18 Juli 2016]

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

11 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Pak dhe, saya nguti[ hadistnya ya, dan juga tipsnya he he he

    Monggo Jeng

  2. Yati Rachmat says:

    Yeee…berarti usia blog bunda lebih tua dari blog Pakde niih…Blog bunda lahir kira-kira Apriln2009…tapi kenapa melejitnya Pakde duluan, ya? hahaha…. #ngeleskaloselalujadinewbie

    Karena saya rajin belajar hahahaha

  3. Aduh dangduuut! :)))) Itu mah suami aku banget, Pakde. 😀

    Isteri kan bisa ketularan
    Saya pengin dengar suaranya kalau menyanyi

  4. @kakdidik13 says:

    Semangat NgeBlogsemakin bersinar ketika membaca blognya Pakdhe *asyek-asyek*

    Maju terus Mas

  5. Ida Tahmidah says:

    Harus niru semangat nulis Pakde yang kayaknya ga pernah luntur 🙂

    Luntur tidak ditanggung

  6. wah wah 😮 sudah lama juga ternyata ya pak de, semoga semangat ngeblog pak de terus terjaga.

    Iya Mas
    Masih setia terus
    Matur nuwun

  7. nick says:

    you’re such an inspiration Pakde…

    Thank you mas bro

  8. Okti Li says:

    Saya gak ikutan even giveawaynya ya Pak.
    saya memang blogger penakut, tapi tetap blogger Cianjur 🙂

    Ikut donk, mosok cantik2 gak ikut

  9. Wah keren eung tulisannya Pakde…
    Bener Pakde, saya kapok ikutan lomba yang pake like like an… whuuua… itu orang bisa dapat like banyak kayak begitu gimana caranya yak. #garukgarukkepala.

    Iya, harus rajin promo atau minta tolong teman jika lomba ada Like2an hahahah

  10. Eko Nurhuda says:

    Karena ngeblog saya kenal Pakde di tahun 2010-an akhir, dikirimi kaos, buku sak arat-arat, ada manik-manik dari Kalimantan apa ya kalo gak salah. Waktu itu saya semangar-semangatnya ngeblog karena nganggur, tapi lantas tak tinggal karena gak ada duitnya dan asyik jualan. Kini, saya ngeblog lagi karena saya akhirnya yakin kalo menulis adalah passion saya. Semoga kali ini lebih istiqamah. Amin.

    Sekarang ada job review segala kan ya

  11. Kalau saya sih yang penting hepi dan ada manfaatnya pakde.

    sip

Leave a comment