7 Keunggulan Blogger Perempuan

Terus terang saya tidak mengetahui berapa jumlah blogger yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Demikian pula perbandingan jumlah blogger laki-laki dan perempuannya tak ada angka yang pasti. Namun demikian saya merasa bahwa blogger perempuan seolah mendominasi dunia maya. Setidaknya blogger perempuan yang lalu-lalang di media sosial lebih sering saya lihat. Ibarat kata, jika saya melempar buah apel ke udara maka jatuhnya akan mengenai blogger perempuan.

Walaupun dalam lagu Sabda Alam terdapat kalimat berbunyi ‘Wanita dijajah pria sejak dulu’ namun di dunia maya tidaklah demikian. Harus diakui bahwa pada awal ngeblog tak sedikit blogger perempuan yang berkonsultasi dengan blogger laki-laki. Utamanya pada awal membangunan dan mengoperasikan blognya. Tetapi setelah jam terbang mereka sudah banyak ketergantungan itu menjadi semakin berkurang.

Di bawah ini saya sampaikan 7 Keunggulan Blogger Perempuan. Saya tidak berbicara angka-angka apalagi berpretensi mengadakann survei secara njlimet. Apa yang saya utarakan sekedar gambaran umum dari hasil pengamatan yang juga tak terlalu mendalam.

.

.

1. Ide Tulisan

Dalam kehidupan sehari-hari perempuan lebih banyak bersentuhan dengan sumber tulisan dibandingkan dengan laki-laki. Perempuanlah yang menyiapkan makanan dan minuman bagi suami dan anak-anaknya. Setelah penghuni rumah berangkat ke kantor atau sekolah maka seorang perempuan akan melanjutkan tugas lainnya. Korah-korah (mencuci piring, gelas, sendok, peralatan dapur), membereskan kamar tidur, berbelanja bahan makanan, mencuci, menyeterika, dan membersihkan rumah adalah kegiatan berikutnya. Dari kegiatan ini saja blogger perempuan sudah kewalahan menangkap ide dan menempanya menjadi tulisan. Bentuknya bisa artikel curhatan maupun tulisan ‘How to.’

Sumber tulisan akan semakin banyak manakala blogger perempuan sudah menikah, mempunyai anak, dan atau wanita yang bekerja di luar rumah. Apa yang dilihat, didengar, dirasa, dan dialami bisa dijadikan artikel. Blog berniche kuliner, traveling, parenting, face and fashion, Kesehatan dan Kecantikan, dan life style banyak disukai oleh mereka.

.

2. Kepekaan

Ileven, seorang perempuan nan cantik sedang berjalan sendirian. Salah seorang pemuda yang sedang duduk santai bersama sohib karibnya tiba-tiba nyeletuk:”Besar amat.” Ileven tampak tenang dan melanjutkan perjalanannya. Namun tidak demikian setibanya dia di rumah. Ileven langsung bercermin. Sambil mengernyitkan kening dia mengamati tubuhnya dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tak lupa tubuh bagian belakangnya juga diobservasi.”Bagian mana sih dari bodiku yang besar? Rasanya standar semua deh” ujarnya.

Pengamatan dilakukan sekali lagi untuk mengetahui bagian mana yang disebut ‘besar amat’ oleh pemuda tadi. Ketika matanya sampai di bagian dada barulah Ileven sadar. “Ups, kirain.” Ileven tertawa. Ternyata kalung yang dipakai memang ukurannya jumbo. Ileven langsung ingat warning suaminya.”Kalau ke pasar tak usah memakai perhiasan berlebihan agar tak mengundang perhatian orang lain.”

Tingkat kepekaan yang baik pada pada diri wanita juga bermanfaat. Keadaan atau peristiwa sekecil apapun bisa ditangkap sehingga menjadi ide tulisan. Kue kotakan untuk bekal anak sekolah juga tak luput dari perhatian mereka. Peristiwa yang terjadi di angkutan umum, situasi anak jalanan juga tak luput dari perhatian blogger perempuan.

.

Bekal sekolah Keke2nai karya Myra Anastasia

.

3. Tingkat Kesabaran

Perempuan juga mempunyai tingkat kesabaran yang baik. Itulah sebabnya blogger perempuan bisa menulis artikel yang panjang. Sebuah kisah sepele bisa diuraikan secara mendalam dan melebar sehingga menjadi artikel yang menarik. Dengan tingkat kesabaran ini maka blogger perempuan berpotensi mampu menulis artikel pilar yang disukai mesin mencari.

Kini banyak job review atau lomba blog yang materinya sudah ada dalam produk yang harus diuraikan. Lihatlah, betapa sabarnya blogger perempuan memoles spesifikasi produk sehingga tulisannya tidak mirip field manual atau buku panduan. Berbeda dengan saya, ulasan tentang produk biasanya lugu dan lugas sehingga kurang menarik.

.

4. Ketelitian

Blogger perempuan relatif lebih teliti dibandingkan dengan blogger laki-laki. Ini juga bawaan sesuai kebiasaan mereka sehari-hari. Coba perhatikan, berapa waktu yang dibutuhkan oleh seorang perempuan untuk mandi dan dandan. Perempuan yang sudah memakai pakaian, atasan dan bawahan, bukan merupakan indikasi bahwa acara dandannya sudah hampir usai. Belum saudara-saudara. Untuk memilih hijab, alas kaki, dan tas yang berpadupadan dengan pakaiannya masih memerlukan waktu.

Ketelitian seperti itu juga terbawa dalam kegiatan ngeblognya. Jarang tulisan blogger perempuan yang banyak salah ketik. Tampilan blognya rata-rata rapi dari header sampai footer. Aksesoris headernya juga ciamik, bukan.

.

5. Daya Juang

Kaum perempuan pada umumnya berangkat tidur lebih malam dan bangun tidur lebih pagi daripada kaum laki-laki. Situasi seperti itu tidak lantas merontokkan daya tahan fisik dan mentalnya. Saya sering mendengar seorang blogger wanita baru bisa leluasa ngeblog manakala putra-putrinya sudah tidur. Luar biasa bukan. Padahal kerja rutin hariannya sangat melelahkan.

Jika saya berkunjung ke Cimahi, isteri saya biasanya diajak jalan-jalan adiknya ke pasar atau mal. “Beli apa saja di mal?” tanya saya kepada isteri sepulang dari jalan-jalan. “Nggak beli apa-apa kok hanya lihat-lihat saja.” Duh, di mal berjam-jam hanya lihat-lihat saja. Itulah sebabnya saya amat jarang menemani isteri atau anak-anak ke mal. Maklum kalau saya pergi ke mal hanya sebentar sekali. Melihat, memilih, membayar, lalu pulang. Itu kebiasaan saya. Paling diselingi makan jika memang ingin makan. Beda dengan mereka. Melihat sepatu anak-anak saja mereka langsung berhenti. “Iiiiih…lutu banget sepatunya. Entar tanggal muda beli ach.” Lalu jalan lagi. Melihat tas, parfum, aksesoris juga menyempatkan berhenti sebentar lalu :” Ihhhhhhhhhhhhh…,” lagi.

Dalam sebuah grup yang saya ikuti beberapa blogger perempuan mendorong semangat saya ketika saya nyaris mogok. “Hayooo Pakde coba lagi. Tinggal selangkah loch.” Saya mencoba lagi dan membatalkan pemogokan. Ternyata memang akhirnya berhasil.

Daya juang juga mereka perlihatkan ketika mereka mengikuti lomba blog atau giveaway. Giveaway Kece: Stand Up Comedy On the Blog yang saya gelar beberapa waktu yang lalu pesertanya juga lebih banyak blogger perempuan.

.

.

Memang sih ada beberapa blogger perempuan yang hiatus atau bahkan berhenti total dari kegiatan ngeblog. Itu terjadi karena kegiatan di dunia nyata mengharuskannya mereka mengurangi akitivitas onlinenya.

.

6. Upgrade Diri

Harus diakui bahwa perempuan itu banyak ‘keinginannya.’ Untuk membuktikannya mudah saja. Jejerkan alas kaki yang dipakai suami dan isternya. Pasti jumlah alas kaki sang isteri lebih banyak daripada sang misoa. Demikian pula pakaiannya. Suami paling mempunyai sepatu warna hitam, coklat, krem, dan putih. Selain warna itu isteri masih mempunyai sepatu warna pink, hijau, biru, jingga, kuning, abu-abu, dan ungu. Maklum sepatu harus padupadan dengan tas atau bajunya hehehehe.

Ini juga terbawa sampai ke dunia maya. Blogger wanita ternyata lebih sering mengikuti seminar atau workshop tentang blogging atau menulis, baik online maupun offline. Keinginan mereka untuk menimba ilmu ternyata mengagumkan. Secara bergurau saya pernah menulis status di Facebook berbunyi: “Seminar bukan hanya untuk bahan menulis status dan pamer selfie atau wefie loch. Segera amalkan apa yang sudah didapat agar bermanfaat.”

Pada acara workshop Fun Blogging 7 di Surabaya pesertanya mayoritas adalah blogger wanita. Kalau tidak salah blogger laki-laki hanya ada 3 orang termasuk saya. Padahal materi yang disuguhkan bukan tentang wanita loch.

.

Peserta Fun Blogging 7 Surabaya mayoritas blogger perempuan

.

7. Soliditas

Diam-diam saya mengacungkan jempol melihat soliditas blogger perempuan. Betapa banyaknya grup khusus blogger wanita. KEB (Kumpulan Emak-Emak Blogger) adalah salah satu contohnya. Mereka yang ingin meningkatkan kemampuan menulis juga terwadahi dalam IIDN alias Ibu-Ibu Doyan Nulis yang cabangnya ada di mana-mana.

Jika blogger laki-laki belum pernah mengadakan ajang Arjuna Blogger maka blogger perempuan sudah 2 kali menyelenggarakan acara pemilihan Srikandi Blogger. Saya berkesempatan menghadiri acara Penganugerahan Srikandi Blogger tahun 2014 di Jakarta. Acara KEB juga bervariasi termasuk penobatan Emak of the Month, Blog of the Month, dan lain sebagainya.

.

Penganugerahan Srikandi Blogger 2014 di Jakarta

.

Selain KEB ada juga situs khusus blogger wanita yaitu Blogger Perempuan. Artikelnya juga menarik dan bermanfaat misalnya tentang Alexa, Pagerank, dan Domain Authority. Topiknya bukan hanya seputar blogging tetapi juga aneka artikel lainnya termasuk artikel lifestyle, traveling, dan kuliner.

Acara blogger perempuan juga bukan sekedar hura-hura belaka. Pada peristiwa bencana alam, blogger wanita juga ambil bagian dalam membantu meringankan para korban misalnya mengumpulkan pakaian layak pakai. Ada juga blogger wanita berinisiatif mengadakan Arisan Buku yang hasilnya dikirimkan kepada anak-anak di berbagai pelosok tanah air.




.

Itulah 7 Keunggulan Blogger Perempuan yang bisa saya sampaikan. Jangan-jangan blogger yang juga menulis buku lebih banyak dilakukan oleh blogger perempuan. Jika digali lebih dalam lagi kemungkinan masih ada keunggulan-keunggulan lainnya. Yang jelas, blogger perempuan bukanlah blogger yang hanya asyik di depan komputer. Kita menjumpai di gunung, pantai, rumah makan, arisan, seminar, dan lain sebagainya. Tak heran jika banyak instansi dan brand yang menggandeng mereka untuk ikut serta mempromosikan produk dan jasanya.

Dapatkah sahabat menyebutkan keunggulan lain yang dimiliki oleh Blogger Perempuan?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

17 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. haha aku sering nulis artikel curhatan biasanya 🙂

    Blogger perempuan bisa multitasking juga pakdhe, sembari nunggu rebusan matang atau pakaian yang di mesin cuci kering, bisa memanfaatkan waktu untuk ngeblog atau blogwalking. Asal jangan kelupaan yang di dapur itu, ntar gosong 😀

    Iya, aneka pekerjaan digarap ya

  2. Harusnya bisa sambil ngelonin atau main sama anak, saya buka laptop buat ngedraft. Tetapi itu ga berjalan mulus setiap hari karena si kecil sudah mulai penasaran dengan apa yang terlihat di layar laptop
    Mesti nunggu malam bahkan dini hari

    Keluarga memang harus diutamakan

  3. Saya sempat hiatus dhe, alasannya anak.

    Padahal kalau bisa mengatur waktu, semua bisa berjalan dengan baik. Tapi sekarang perlengkapan juangnya lebih komplit, kalau dulu cuma ngandalin netbook dan harus rebutan sama anak. 🙂

    Jangan lama-lama hiatusnya nanti ada yang hilang

  4. Lidha Maul says:

    inikah blog pakde cholik yang terkenal itu? yang saya dapat hadiah pulsa darinya.
    Oya, 3 di atas yang komen juga perempuan ya pak de ^-^
    Katanya, perempuan memang butuh lebih banyak meghambur kata daripada pria pakde, ya kira-kira begitu deh.

    Asal jangan menghamburkan duit

  5. Susindra says:

    Blogger perempuan memang lebih hebat dari blogger pria. Ups….. 😉

    Harus diakui

  6. Keke Naima says:

    asiikk ada bento buatan saya 🙂

    Terima kasih
    Tinggal nunggu bukuku

  7. aku blogger perempuan berarti masuk dalam kategori yang ditulis itu ya Pakde, hehe..

    Betul Bu

  8. sewa dump truck says:

    Perempuan lebih bisa mengutarakan isi hatinya ke dalam tulisan dibandingkan pria om..

    Betul dan puanjang ya hahahaha

  9. Pakde memang paling topp kalau bikin tulisan. Bikin para bloher perempuan ini tersipu-sipu dan tersandung. Ettt… tersanjung.

    Tersanjung 7
    Matur nuwun Jeng

  10. ade anita says:

    alhamdulillah, ada aku di tulisan ini. Makasih ya Pakde. Ide-ide pakde memang sering bikin penasaran dan menggiring buat aku pribadi melongok jangan2 aku punya kemampuan untuk melakukan itu. heheheh.. Kadang, tanpa ide pencetus dari orang lain, seseorang tidak tahu apa kemampuan yang dia bisa.

    Kita kadang under estimated terhadap diri kita sendiri
    Belum-belum sudah bilang nggak mampu
    Mari kita coba melakukan apa-apa yang kita merasa tidak bisa daaaaaan rasakan sensasinya

  11. dWi (nining) says:

    Perempuan lebih detail ketimbang pria jd peluang sekecil apapun besar kemungkinan perempuan lebih dulu ngeh ya hihihi 🙂
    Tapi pakde, terkadang hal2 tsb di atas bs stuck sesaat krn dipengaruhi mood bulanan *oooops

    Ya dimaklumi kondisi seperti itu

  12. SEO Anyaran says:

    Hmhm bagaimana ya gan kalau bicara tentang hal ini itu susah-susah gampang. Perempuan itu semakin dewasa semakin pintar seharusnya. Namun kadang yang cenderung kalah dengan seks akhirnya ya tidak bisa seperti apa yang agan sebutkan diatas. Logikanya sih memang wanita pembawa bibit kepandaian. Tapi ya tetap dalam dunia blogging masih ada kemungkinan laki-laki juga punya keunggulan

  13. Ada kalimat-kalimat tertentu dalam postingan ini yang bikin aku ngakak tengah malem. :)) *atit uyut*

  14. susanti dewi says:

    Aish… senangnya menjadi blogger perempuan 😀

    Makanya teruskan ngeblognya

  15. semangatnya Pakdheee…yan berbagi, ya menimba ilmu, yang menikmati semua proses seru lewat blogging. Tapi blogger cowok pun banyak yang kereen kok 🙂

    Betul
    Tapi yang saya bahas kan blogger perempuan hehehe

  16. ini nih tempo hari suami lihat saya lagi balas-balas komentar di grup BP dan KEB. Beliau langsung bilang, besok-besok saya mau bikin komunitas Blogger Laki-laki dan Kumpulan Bapak-bapak Blogger.. wkwkwkwk..

    Komunitas Blogger Laki-laki sudah ada
    Kumpulan Bapak-bapak Blogger belum ada

  17. wah bener bih pakde bikin blogger perempuan kegeeran..
    Masa?

Leave a comment