Pengalaman Mengikuti Ujian

Waktu saya duduk di bangku SR, SMP, dan STM yang namanya ujian ya hanya sekali saja. Ujian dilaksanakan pada saat kami sudah kelas 3, waktunya menjelang berakhirnya tahun ajaran. Sebelum ujian tersebut nilai raport di ambil dari hasil ulangan harian. Selain itu ada ulangan umum menjelang kenaikan kelas yang lamanya kalau tidak salah seminggu. Hasil ulangan umum ini juga untuk mengisi raport. Bagaimana cara guru mengisi raport saya tidak tahu. Yang penting saya selalu naik kelas dan lulus ujian setelahnya. Artikel selengkapnya

Assalamu alaikum Bu Haji

Jika saya sedang mudik ke kampung halaman saya hampir selalu melakukan olahraga jalan kaki. Kegiatan ini saya lakukan pada sekitar jam 05.30. Dengan memakai training pack dan sepatu olahraga saya menyusuri jalan yang mengelilingi desa. Jika melihat ada tetangga yang duduk di teras mereka saya usahakan uluk salam atau menegurnya. “Monggo, Mbah.” Karena saya sudah hijrah dari kota ke kota lain sejak STM sudah dapat dipastikan banyak penduduk kampung yang tidak mengenali saya lagi. Ini saya dengar dari pertanyaan yang muncul setelah saya beberapa langkah melewati mereka.”Sopo iku?” Kadang teman atau anak yang duduk di sebelahnya menjelaskan:”Mas Lik, Mbah.” Artikel selengkapnya

Blogger Bicara Blogger

Pada mulanya saya merasa biasa-biasa saja ketika seorang blogger menulis artikel di blognya tentang blogger lain. Saya anggap itu semacam review. Tetapi begitu banyak artikel serupa dan saya kaitkan dengan status mereka di media sosial ternyata mereka sedang arisan link. Tentu tidak semua artikel blogger bicara blogger dalam rangka arisan tersebut. Artikel selengkapnya

Neo Blogger: Bukan Blogger Pelacur

Blogging is good for your career. A well-executed blog sets you apart as an expert in your field.

[Penelope Trunk]

Melihat fenomena di blogosphere dan kiprah para blogger tiba-tiba saja saya ingin mencetuskan nama Neo Blogger. Neo artinya new. Neo Blogger saya artikan sebagai blogger baru. Bukan merupakan sebutan bagi mereka yang baru ngeblog tetapi untuk blogger dengan semangat dan aktivitas baru. Artikel selengkapnya

1 Trik Untuk Menghadapi Pendadakan

“Acara selanjutnya adalah sambutan dari perwakilan tamu undangan. Kami mohon Bapak Brigadir Jenderal TNI Abdul Cholik, M.Sc berkenan memberikan sepatah dua patah kata mewakili tamu undangan.” 

Suara lembut pembawa acara yang cantik itu membuat saya tersenyum. Saya tengok shohibul hajat yang duduk di pelaminan. Suami-isteri yang mendampingi pengantin itu kompak mengangguk sambil tersenyum. Saya melangkah menuju podium untuk menjalankan tugas dadakan ini. Saya beruntung karena sudah sering mendengarkan sambutan-sambutan dalam sebuah acara resepsi pernikahan. Saya pun sering berpidato mewakili pihak mempelai perempuan maupun laki-laki. Dalam pendadakan seperti ini waktu saya untuk mempersiapkan diri dimulai sejak nama saya disebut sampai saya tiba di depan mikrofon. Hanya sekian detik, bukan. Artikel selengkapnya