Teks

Kumbakarna: Kecintaan Kepada Negaranya NgeTop

Latihan terjun payungDalam wayang kulit maupun wayang orang, Kumbakarna digambarkan bertubuh dan berwajah mengerikan, menakutkan. Bodinya yang bongsor dan dalam wajahnya juga nggak ada unsur ganteng manisnya blas. Anak dari Resi Wisrawa dan Dewi Kaikesi ini juga hobi banget makan dan tidur. Adik Rahwana ini bahkan bisa tidur selama 6 bulan terus-menerus. Habis makan malam dia masih blusukan ke kantin Alengka, jajan getuk, lemper, bakpao dan aneka makan berat lainnya. Setelah minum es cendol dia juga tak ragu-ragu nyosor soda gembira 2-3 gelas besar.

Salah satu sikap terpuji dari Kumbakarna adalah kecintaannya kepada Alengka, tanah tumpah darahnya. Kumbakarna tahu dengan pasti bahwa Rahwana kakaknya telah melakukan perbuatan tak terpuji yaitu menculik Dewi Sinta, isteri Prabu Rama. Saudara Sarpakenaka ini juga bukan cuek-bebek. Ia telah menasihati kakaknya agar segera mengembalikan Dewi Sinta kepada yang berhak. Tapi saran dan nasihat Kumbakarna tak dihiraukan oleh Rahwana. Raja yang mempunyai kesaktian menyulap wajahnya menjadi 10 ini malahan memerintahkan Kumbakarna maju ke medan laga untuk menyerang Prabu Rama. Artikel selengkapnya

Mantan STM Jadi CPM

Didorong keinginan luhur agar saya kelak menjadi insinyur maka setelah lulus dari SMP saya mendaftarkan diri masuk STM (Sekolah Teknologi Menengah) di Surabaya. Saya harus meninggalkan kampung halaman di Jombang dan menetap di Surabaya. Semula saya ingin masuk asrama yang disiapkan oleh sekolah tetapi Emak mengharuskan saya kos di rumah kerabat. Saya manut saja. Artikel selengkapnya

Saya GR Karena THR

Entah siapa yang menghembuskan kabar bahwa pemerintah juga akan membagikan THR para pensiunan. Walaupun, katanya, jumlahnya tidak sebesar tunjangan pensiun yang biasa kami terima namun kami tetap H2C (harap-harap cemas). Namanya juga uang kaget tentu banyak yang menyambutnya dengan antusias. Termasuk saya tentunya. Ternyata kabar burung itu tidak benar. Artikel selengkapnya

Primadona Lebaran Itu Bernama Kue Kering

Tradisi saling kunjung kepada kerabat, sahabat, dan tetangga sudah berlangsung lama. Budaya yang apik ini membuat tali silaturahmi sesama anak manusia semakin kokoh-kuat. Apalagi jika masing-masing pihak jarang bertemu karena berbagai alasan. Domisili yang tersebar plus padatnya kegiatan serta biaya yang tak sedikit merupakan beberapa sebab. Nggak apa-apa, yang penting komunikasi tetap jalan dengan memanfaatkan handphone atau media sosial yang ada. Artikel selegkapnya

Preliminary Giveaway: Dangdut On the Blog

Do one thing every day that scares you

[Eleanor Roosevelt]

Pernahkah sahabat mendengarkan lagu-lagu dangdut? Jujurlah. Ketika sahabat berkata: “Saya suka musik klasik,” jangan-jangan di laci mobil ada puluhan CD lagu dangdut. Pria ganteng berkumis lebat yang mengaku menikmati lagu-lagu mancanegara mendadak meliuk-liukkan tubuhnya ketika Julio Iglesias menyanyikan lagu Moliendo Cafe. Maklum, lagu yang diciptakan musisi Venezuela bernama Hugo Blanco tahun 1958 ini mirip lagu Kopi Dangdut. Artikel selengkapnya