Teks

Pengalaman Perdana Naik Grabcar di Jombang

Titik penjemputan calon penumpang Grabcar di stasiun keretapi Jombang ternyata cukup jauh yaitu di TK Pertiwi. Jarak dari stasiun kereta api Jombang sekitar 150 meter. Dari depan stasiun bisa jalan kaki ke utara melintasi alun-alun Jombang. 

Zona penjemputan ini konon merupakan kesepakatan antara Grab dengan pengemudi transportasi umum, termasuk dengan pengendara becak motor. Hal ini yang belum saya ketahui. Saya mengira Grab bisa menjemput saya persis di depan stasiun. Ketika pengemudi Grab mengarahkan agar saya menuju titik jemput saya agak ngeyel.”Mas, saya bawa koper dan barang bawaan lain. Mosok harus jalan kaki ke situ.” Setelah dijelaskan lebih lanjut akhirnya saya naik bentor (becak motor)

Ongkos Grabcar ke Mireng sebenarnya hanya Rp.51.000. Ini tertera jelas pada aplikasi. Tetapi karena bawaan pating grandul maka kami harus sewa 2 becak motor untuk saya dan isteri. Tanpa menawar, tak kasih ongkos masing-masing Rp. 20.000 wong hanya sak crit. Total biaya menjadi Rp. 91.000. Alhamdulillah bisa berbagi rezeki.

Banyak hal yang saya tanyakan kepada pengemudi Grabcar tentang pengalamannya selama menjalankan tugasnya. Pengemudi menjelaskan dengan santun dan cukup rinci. Termasuk penjelasan tentang cara bagi hasil antara perusahaan Grab dengan pengemudi.

Ini pengalaman perdana naik Grabcar. Beruntung saya sudah memasang aplikasi Grab di ponsel. Dengan demikian jika tidak tersedia pengantar ke kota maka saya bisa panggil Grabcar.

Selanjutnya saya akan menyoba naik Grabcar dari Mireng ke kota Jombang.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

9 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. qupas says:

    wah, keren.
    jangan lupa mampir juga ya

  2. Gandi says:

    Mantaapp, dhee… Masih semangat ngeblog! Sudah 5 tahun gak kesini, hehe..

  3. mazari says:

    saya seringnya naik gocar, belum pernah sama skali naik grabcar. Btw lbh murah mana tarifnya ?

  4. sejauh itu ya? kaya di terminal bungur kita juga harus berjalan keluar dari area terminal dulu baru OJOL y bisa jemput…

  5. Nuansa Pena says:

    Saya juga pernah beberapakali naik jasa grab dan gojek alasan murah, tapi kalau dari stasiun/terminal harus menjauh, tapi kalau menuju stasiun/terminal aman.

    salam pak de, coba ngeblog lagi he he he

  6. Aryanto says:

    Saya belum pernah coba grab, kalau dari gojek sering menggunakannya. Salam dari tasikmalaya

  7. Stasiun dan bandara memang masih tempat rawan kendaraan online dengan angkutan setempat

  8. Rahmi says:

    Naik grabcar lebh praktis Pakdhe, apalagi suka ada promo jadi lebih irit hehehe…

Leave a comment