Cara Memasak Bubur Manado

Karena Sandy cukup lama tinggal di Kotamobagu, Bolaang Mongondow, Manado, maka Mama Bella ini sering membuat makanan khas sana. Salah satu diantaranya adalah Tinutuan alias bubur Manado. Makanan ini cocok untuk sarapan pagi. Bahannya mudah di dapatkan dan cara memasaknya juga mudah sekali.

Bagi teman-teman yang ingin mencoba membuatnya silahkan menyimak resep kiriman Sandy berikut ini.

 

Bahan

Ubi rambat (telo)  ½ kg

Ubi kayu (singkong) ½ kg

Jagung  3buah, diserut

Kangkung  2 ikat

Bayam  2 ikat

Waluh kolak/Labu kuning ukuran kecil, ½ buah

Ceker ayam, sayap, leher,kepala ayam (jika suka)

Beras 1 mangkok

Daun pre

Daun sereh

Daun pandan

Daun gedi

Daun jeruk

Daun Kemangi

.

 

Cara membuat

1. Kupas Ubi kayu (singkong), ubi rambat, waluh kolak/labu kuning lalu potong kecil-kecil.

2. Rebus hingga empuk, hancurkan. Masukkan juga ceker ayam, atau sayap,leher dan sayap ayam bersama daun sereh, pandan, daun jeruk.

3. Masukkan beras, aduk hingga menjadi bubur.

4. Masukkan garam secukupnya.

5. Masukkan daun kemangi, kangkung, bayam,daun pre.

6. Setelah mendidih angkat.

7. Sajikan bersama sambal atau dabu.

8. Boleh juga dengan perkedel teri atau ikan asin.

.

.

Perkedel Teri

Bahan
Teri basah 200 gram
Bawang putih 2 siung
Bawang merah 2 siung
Daun bawang/bawang pre secukupnya
Telur ayam 1 butir
Kunyit 1 ruas
Tepung beras 3 sdm
Tepung kanji 2 sdm
Air secukupnya
Garam secukupnya

Cara membuat
1. Haluskan bawang merah,bawang putih, kunyit.
2. Iris daun bawang pre halus.
3. Cuci bersih teri basahCampurkan teri dan bumbu yang dihaluskan, tepung kanji, tepung beras dan masukkan telur.
4. Aduk semua bahan sampai rata.
5. Panaskan minyak dalam wajan.
6. Goreng adonan di atas sendok demi sendok hingga berwarna kecoklatan.
8. Sajikan bersama bubur Manado.

.

.

Selamat mencoba dan menikmati lezatnya Bubur Manado alias Tinutuan.

———

Artikel ini kiriman Sandy Yustisia Putri aka Mama Bella.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

7 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Diah indri says:

    Daun gedi itu nama lainnya apa pakde?

    Entar tak tanya Sandy deh
    Kata Sandy, itu tamaman khas Manado, sebangsa ketela

  2. Izzah Annisa says:

    Uwenaknyaaaaa…. Pingin nyoba ah….

    Gampang kok

  3. echaimutenan says:

    duh uenakkkk pak dhe

    Panas-panas lezat ya

  4. Sulis sha says:

    Aku pernah nyoba, enak…tapi rada2 aneh gitu ada rasa ubinya campur nasi hehe…

    Saya suka

  5. Salah satu favorit akuuu nih pakdhe.. Buatnya gampang, enak dan sehaaat pulaaa.. Aku suka cemplungin berbagai sayuran yang ada di kulkas hehehe

    Isteri dan anak juga suka mbuat..panas-panas pedes hehehe

  6. mutia says:

    Baru sekali liat bubur Menado pakek ceker gini, lho! Saya sukaaa bubur ini, apalagi kalau temennya pakek ikan asin yang tipis renyah! Glekk!

    Iya, kami juga biasanya pakai sambal dan ikan asin
    Sadap nian

  7. […] suami tercinta bilang:”Ma, mbok saya dibuatkan bubur Manado yang suka disantap Pakde Cholik,” tegakah sahabat menjawab dengan fasih:”Ya sana minta […]

Leave a comment