Raden Ajeng Kartini Pasti Tersenyum

Raden Ajeng KartiniRaden Ajeng Kartini pasti tersenyum setelah melihat kiprah kaum wanita Indonesia. Wanita kelahiran Jepara, tanggal 21 April 1879 yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan wanita pribumi akan sangat bangga karena kaumnya sudah maju. Senang dan bahagia karena cita-citanya untuk memajukan kaum hawa diteruskan oleh generasi sesudahnya.

Jangan heran jika di Indonesia sudah ada wanita yang menyandang pangkat jenderal bintang dua yaitu Laksamana muda TNI Christina Maria Rantetana, SKM, MPH dari Korps Wanita TNI Angkatan Laut. Beliau adalah wanita pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara yang bisa menyandang pangkat Laksamana Muda TNI Angkatan Laut. Selain itu ada Inspektur Jenderal Polisi Basaria Panjaitan, SH, MH yang kini menjabat Wakil Ketua KPK. Jenderal wanita pertama di lingkungan TNI AD adalah Brigjen TNI Kartini Hermanus, sementara Marsma TNI Eni Eko Kusdiastuti merupakan jenderal wanita ke-8 di lingkungan TNI-AU.

Jika Raden Ajeng Kartini mengalami kendala ketika ingin menempuh pendidikan tinggi kini tidak lagi. Sudah banyak kaum wanita yang bergelar profesor. Tak sedikit wanita Indonesia yang menduduki jabatan tinggi dan bergengsi di negeri ini. Ibu Megawati Soekarnoputri adalah wanita pertama yang menjadi Presiden RI yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden R.I.

Wanita kini tak hanya bisa dianggap konco wingking alias teman di belakang saja. Mereka tak melulu harus bisa macak, masak, dan manak (berhias, memasak, dan melahirkan) Berkat semangat emansipasi yang dikumandangkan oleh Rajen Ajeng Kartini wanita ada di mana-mana dengan berbagai peran dan profesinya. Itu dilakoni tanpa melupakan kodrat, peran, dan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga.

.

Polisi militer wanita

Wanita juga bisa menjadi anggota Polisi Militer.

.

Ketika usai menjalankan perannya sebagai aparat keamanan atau penegak hukum para isteri masih menyempatkan diri memasak aneka makanan lezat untuk suami dan anak-anaknya. Manakala seragam dokter atau suster telah ditanggalkan kaum perempuan juga masih mampu mendampingi buah hatinya belajar dan bermain. Setelah raket tenis dan badminton di simpan, kaos seragam bola voly dan bola basket dilepaskan para atlit wanita masih menyempatkan berbelanja kebutuhan dapur dan rumah tangganya. Para wanita yang berprofesi sebagai menteri, dirjen, direktur, dosen, ustadzah, pilot, sopir, tukang ojek, pramugari, kondektur, pengacara, penulis, blogger, sipir penjara, juga piawai mengulek sambal dan membuat rendang nan lezat.

Namun demikian, Raden Ajeng Kartini pasti juga sedih ketika melihat kaum perempuan terlibat berbagai tindak pidana. Hati beliau juga terluka melihat kaumnya terjerat kasus korupsi. Ibu Kartini pasti mengelus dada melihat ada wanita yang terlibat kasus aborsi, penculikan anak, penganiayaan, pencurian, dan penipuan. Pendekar wanita itu pasti serasa teriris hatinya melihat kaumnya bergelimang dosa di lokalisasi dan berlabel wanita tuna susila.

Hari ini, tanggal 21 April 2016, Raden Ajeng Kartini pasti tersenyum bangga mendengar namanya disebut dalam syair dan nada. Kaum wanita berbusana kain jarit, berkebaya, dan bersanggul tampil di mana-mana. Bukan hanya mereka yang sedang mengikuti upacara tetapi juga para penyiar berita dan bahkan wanita yang sedang menjalani profesi sebagai sopir bis di jalan raya.

.

.

Memperingati Hari Kartini tentu bukan hanya sekedar menggelar acara seremonial belaka tetapi disertai tekad yang kuat untuk meneruskan cita-cita Raden Ajeng Kartini. Juga bukan sekedar menuntut emansipasi dan keseteraan gender tetapi juga menunjukkan kualitas pengabdiannya dalam keluarga, masyarakat, dan bangsanya. Ini akan dicapai jika kaum perempuan tak berhenti belajar, belajar, dan belajar ilmu pengetahuan umum maupun agama. Insya Allah.

.

Peringatan Hari Kartini

.




Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

13 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Nchie Hanie says:

    hayu ahh sebagai perempuan harus banyak belajar, belajar dan belajar lagi, agar menjadi perempuan hebat

    Selamat Hari Kartini hai perempuan

    Belajar sejak lahir sampai liang lahat

  2. Yoekaa says:

    Selamat menjadi tangguh perempuan-perempuan Indonesia

    Jangan mudah putus asa

  3. Rosa says:

    Selamat hari kartiniiiii 🙂

    Teladani semangatnya

  4. Selamat hari kartini
    perlu ditiru semangat juang beliau ^_^

    Betul..semangat juang dan keinginan untuk belajar

  5. Saya juga Kartini yg hidup pada era kemajuan saat ini.. Saya sangat bangga pada R.A. Kartini atas semangatnya memajukan kesetaraan antara pria dan wanita.. Di kantor saya bahkan say nisa mimpin para lelaki yg menjadi staf dan bawahan.. Kalo sdh gitu inget terus dgn R.A.Kartini.. Seandainya beliau tdk berjuang memajukan kesetaraan gender apakah saya bisa memimpin para staf yg notabene byk kaum lelakinya? Mksh byk ibu R.A.Kartini atas semangatnya hingga memotivasi para wanita..

    Jaman berubah Jeng
    Harus kita syukuri kerja keras para pendahulu

  6. Alwib says:

    selamat hari kartini 🙂
    kita harus belajar sejarah lagi, banyak kisah sebenarnya ttg RA Kartini yg disamarkan oleh orientalis Belanda, salah satunya ttg pertemuan Kartini dengan Kiyai Soleh Darat, dari sinilah awal mulanya muncul istilah habis gelap terbitlah terang.

    Belanda memang suka gitu

  7. sumarno says:

    kartini kartini indonesia sekarang luar biasa, mari mewujudkan indonesia sejahtera bersama kartono-kartono yang luar biasa juga… 😀

    Mari kita kerja keras untuk negeri tercinta dan keluarga kita

  8. eda says:

    waaah keren itu jendral perempuannya.. luar biasa ya dhe, kemajuan perempuan di zaman sekarang. Alhamdulillah..

    Meskipun bekerja, tapi masih ingat kodratnya 😀

    Iya, mereka diberi kesempatan yang bagus

  9. Alhamdulillah Kartini2 yg hidup di masa sekarang udah bisa menikmati manisnya buah perjuangan dari Kartini2 di masa lampau 🙂

    Betul, wanita semakin maju karena banyak kesempatan yang didapat

  10. Inayah says:

    Dirgahayu semangat pembaruan

    Maju terus untuk kebaikan

  11. Tatit says:

    Emang jos Dhe,sekarang pilot pun ada yg wanita.Kartini sekarang kudu melek tehnologi juga.Terus blajar dan slalu mengupgrade diri

    Iya, Mbak Pratiwi Sudarmono saja hampir jadi astronout kan

  12. adi pradana says:

    Jos tenan, Wanita mendunia…

    Orang Eropa saja kenal ya

  13. Ratna says:

    Saya seringnya lihat Polwan atau dari angkatan TNI lainnya. PM wanita malah saya belum pernah lihat jumpa. Ternyata ada juga ya, Pak Dhe?
    Kalau lihat dari fotonya, mereka sama kerennya seperti rekann-rekan dari korps yang lain. Dirgahayu Kartiniku!

    Lebih keren donk hahaha
    terima kasih

Leave a comment