Teks

Saya Blogger Cap Apa Sih?

Food blogger turun gunung semua, foodgrapher menampakkan diri, baiklah undur diri saja #tahudiri

[Status Mas Rudi G.Aswan aka Belalang Cerewet di timeline Facebook tanggal 18 Januari 2017 pukul 5.45 sore]

Dua jenis blogger di atas pasti memiliki blog dengan topik khusus. Yang satu blognya berisi artikel yang membahas makanan, baik hasil olahannya sendiri atau olahan orang lain yang pernah dicicipi. Dia bisa disebut atau menyebut dirinya Food Blogger.

Yang kedua (Foodgrapher) mungkin blogger yang hobi atau pekerjaannya memotret makanan. Bisa juga dia seorang photographer yang khusus memotret aneka masakan.

Dilihat dari niche blognya, ada sahabat yang mengkhususkan diri menulis dan mempublikasikan cerita perjalanan. Nah yang ini boleh disebut sebagai Traveler Blogger. Blogger yang menulis fashion dan make over wajah disebut apa ya?

Hingga kini saya belum pernah mendengar sebutan Blog(ging) Blogger walaupun blognya berisi aneka tip dan tutorial ngeblog. Sebutan Film Blogger juga belum pernah saya dengar padahal tak sedikit blogger yang mengkhususkan diri meresensi film.

Saya sebenarnya blogger cap apa sih? Tidak jelas atau tidak punya cap khusus. Lha wong Neo BlogCamp ini artikelnya campur aduk, aneka topik. Mosok mau memproklamirkan sebagai Gado-Gador Blogger. Bisa di huuuuuuuu sama teman-teman.

Traveling to Namibia

Saya bukan Traveler Blogger loch

.

Ketika saya menerbitkan artikel berjudul Wisata ke Tembok Besar Cina saya seolah-olah seorang Traveler Blogger. Blogger baru atau lama bisa mengira saya seorang Food Blogger ketika dia membaca artikel berjudul Cara Memasak Bubur ManadoSementara seseorang yang sedang browsing di mesin pencari dan menemukan artikel berjudul 9 Kemampuan Minimal Yang Harus Dimiliki Blogger  mungkin mengira blog ini berniche blogging.

Pada awal ngeblog ilmu pengetahuan saya tentang dunia blogging masih amat sangat terbatas. Itulah sebabnya saya menulis artikel apa saja dan menerbitkannya di blog yang menggunakan nama diri saya sebagai nama domain. Dengan berjalannya waktu barulah saya mengetahui istilah niche blog. Sebuah blog yang topiknya tunggal atau khusus.

Alex Ryan, dalam artikelnya berjudul What Are Niche Websites menjelaskan: “A Website that focuses on specific information that is both useful and interesting for the audience. (My own personal definition)” Nah, jika blog sahabat memenuhi kriteria itu maka sudah dapat dikatakan bahwa sahabat sudah memiliki niche blog.

Jika ada sahabat yang membagi blogger menjadi dua jenis yaitu blogger spesialis dan blogger generalis juga sah-sah saja. Pemilik niche blog bisa disebut blogger spesialis sedangkan yang memiliki blog gado-gado seperti saya elok juga diberi label blogger generalis.

Tetapi jika sahabat membaca artikel saya berjudul Jurus Jitu Menulis Konten Bermutu tak harus lantas memasukkan diri saya sebagai blogger spesialis. Blog Apik yang saya kelola itu memang topiknya khusus blogging. Isinya tentu tip dan atau tutorial seputar ngeblog.

Saya menyarankan kepada sahabat yang sudah memiliki blog berisi aneka topik untuk membangun minimal satu blog lagi dengan topik khusus (niche blog) Ini dikaitkan dengan kegiatan monetize blog yang saat ini banyak digemari oleh blogger. Pilihlah niche/topik yang sahabat sukai dan kuasai berdasarkan latar belakang pendidikan, pengalaman, pekerjaan, atau hobi yang sahabat geluti. Boleh juga sahabat tambahkan satu syarat lagi yaitu topik yang ramai di pasaran.

Menulis artikel yang tidak dikuasai dan tidak disukai bisa mengakibatkan blogger yang bersangkutan akan keteteran wal klimpungan. Akibatnya blog jarang diupdate yang akhirnya kegiatan ngeblog berhenti di tengah jalan. Sayang bukan jika blog yang dibangun dengan susah-payah dan menelan biaya menjadi terlantar. Jika blogger masih nekat ingin menulis artikel maka isinya hanyalah tulisan yang dipinjam dari sana-sini.

Pemilik blog gado-gado tak perlu minder atau underestimate kepada blog dan dirinya sendiri. Jika blognya bagus tentu akan dilirik juga oleh pemilik brand atau agency yang ingin mengajak kerjasama. Blog ini juga sering kok mendapat job untuk diisi sponsored post.

Apakah sahabat memiliki blog berniche tertentu?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

40 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. hani says:

    Bikin istilah sendiri ya gpp, Gado-gador Blog, Blog Campursari…Hehe. Saya ada blog lain niche tertentu, tapi msh gratisan…blm pede di tld kan. Trims sharingnya. Skrng saya ngerti kenapa paDe punya dua blog. Sukses selalu…

    Dulu saya punya banyak blog
    Lama-lama nggak kuat bayarnya jadi tidak saya perpanjang
    Saya juga masih mempunyai beberapa blog non TLD kok di WordPress, Blogspot, Kompasiana, dan Blogdetik

  2. damarojat says:

    belum berani berniche, Pakde. tapi mulai banyak berfokus ke soal pengasuhan. ya cuma berdasar pengalaman pribadi, tapi konon topik yang ditulis berdasar pengalaman pribadi malah lebih dipercaya sebab sudah terbukti bisa dipraktikkan.

    Betul, kalau hanya katanya-katanya kurang jos
    Parenting kan sudah termasuk topik khusus tho Jeng

  3. Orin says:

    Salaman dulu ah sm Pakdhe, sebagai sesama gado-gado blogger hehehe. Yg penting tetap menulis ya, Pakdhe, kalo ternyata ada manfaatnya bagi yg baca ya Alhamdulillah 🙂

  4. kalau saya tidak memusingkan niche blog, tulislah apa yang ingin kita tulis dengan sepenuh hati, maka dengan sendirinya blog itu akan menemukan jati dirinya sendiri 😀

    yang suka make over wajah namanya beauty blogger pak de

    Betul juga tapi niche blog juga perlu

  5. Astutiana says:

    Saya jadi malu.punya 2 blog yang masih gado gado wlw sdh berbayar
    Dan dua blog lagi yang gretong, dan untuk mengisinya masih dat nyeng..
    Postingan Pakde saya maknai sebagai kompor gas yang hrs saya pelajari biar bisa komit tuk rajin ngeblog. Makasih yaa..
    Salam dari Soloraya

    Saya juga punya blog gratisan kok

  6. Saya punya satu blog lagi di blogspot, dengan niche khusus, semoga bisa dimonetize.

    Bisa Mas

  7. Inayah says:

    pak dhe itu cap nya blogger pengayom. hihi…
    tetap asik begini

    hahahaha…logonya pohon beringin ya

  8. Ophi Ziadah says:

    saya masih gado2 karena takut klo ngambil satu niche saja (di luar blog niche hukum saya) malahan bosan sendiri atau stuck pakde, jadilah ada parenting, ada travelling, ada health, ada semua gitu hahaha.

    Benar, enakan gado2 ya bebas menulis apa saja

  9. Hanya perasaan saya aja atau memang belakangan ini blogger indonesia sudah berkurang?
    atau mereka sudah berevolusi menjadi vlogger?

    Yang tua sudah berhenti ngeblog

  10. chela says:

    niche lifestyle edukasi pripun dhe????
    kira2 cucok barucok nggak ya sama saya.xixixi

    Niche pendidikan juga oke

  11. susanti dewi says:

    yg khusus bercerita ttg parenting juga gak ada namanya pakde 🙂
    blog saya campur sari *eh… 🙂
    blog yg khusus make up itu beauty blogger pakde 🙂

    Eh iya

  12. Walau gimana, niche akan jauh lebih mudah dimonetise Pakde. Lebih karena branding sih. Kalaupun mau gado-gado, setidaknya harus ada ciri khas yang mudah diingat orang baca. Sehingga kalau orang butuh info A pun bisa langsung ke blog

    Blog ini juga dapat job kok

  13. nur rochma says:

    Blog saya gado-gado. Biar banyak yang mau ditulis. Yang penting blog rajin diupdate.

    Betul sekali
    Semakin banyak artikel semakin baik

  14. Ida Tahmidah says:

    Punya dua blog ber niche satu blog campursari..enjoy malah di blog campursari xixixi

    Iya, banyak topik yang bisa digarap

  15. felyina says:

    saya nggak punya blog berniche khusus, Dhe. Soalnya nggak bisa komit menulis 1 topik. Hehehehehehe…

    Resep makanan saja

  16. Indah Nuria says:

    Setujuuuu Pakdhe.. aku pun masih gado-gado banget dan menikmatinya :).. lagipula, itu juga menunjukkan kita multitasking dan serba bisa kaaan 🙂 #geerdotcom

    Hooh, kayak guru SD
    Semua materi pelajaran bisa

  17. Lidha Maul says:

    untuk mengaku blogger saja saya malu, apalagi blogger cap apa
    Saya suka belajar ini-dan-itu dan jadilah ini dan itu campur-campur di blog
    Biarlah saya begini, terima saja saya apa adanya

    Jangan galau atau risau
    Mari kita terus menulis

  18. blogku juga gado-gado banget Pak De, semua yang ada di pikiran saya tuangkan dalam blog, hehehe 🙂

    Sama dengan Neo BlogCamp
    Tempat yang pas untuk menulis

  19. Agung Rangga says:

    Saya blogger cap gado-gado deh pakdhe. 😀
    Kadang susah banget buat nulis di satu topik aja, soalnya banyak banget ide-ide tulisan dari berbagai topik. Mau bikin blog baru yang khusus membahas satu topik saja, tapi ngurus satu blog yang sekarang ini saja sudah males-malesan… 🙁

    Saya juga blog gado2, tapi punya blog yang khusus blogging

  20. blog saya masih gado-gado, tapi ya sudahlah kadung cinta dengan blog sendiri haha

    Iya ya, kalau kadung cinta ya lanjutken
    Saya tak pernah cinta kepada blog orang lain

  21. saya sudah berpikir untuk me-niche-kan blog…tapi klo mengaktipkan blog yang satu lagi kok takut keteteran ya?

    Ya jangan sampai keteteran donk

  22. Tatit Ujiani says:

    Blog saya masih gado-gado pakdhe. Karena gado-gado itu enak apalagi kalau pakai sambel kacang yg kentel 🙂

    Tapi jangan terlalu pedes karena nggak bagus bagi pencernaan

  23. leli says:

    Awalnya saya bingung “Niche itu apasih?”
    Karena blog saya juga gado gado.. *lalu muncul suara huuuuu dari bangku penonton*

    Ada kalanya saya mencap diri sebagai travel blogger. Tapi travelling juga tak jauh jauh dari wisata kuliner, kalau gitu sekalinya saya posting kuliner kuliner di kota yang saya kunjungi saya bisa juga dong jadi food blogger. Hahhaa.

    Apalagi saya udah mulai dandan dan suka fashion. Nah bisa di sebut juga beauty blogger dan fashion blogger. hihihih.

    yasudah lah.. yang penting saya nulis yang saya suka aja 😀

    Traveling dan kuliner memang berbeda tapi tak bisa dipisahkan

  24. Kalau saya berusaha memfokuskan niche tentang kebudayaan silang antara Indonesia dan Jerman,, tapi kadang nyeleweng juga suka curhat hahaha…

    Niche kebudayaan juga menarik

  25. nufa says:

    Kalo saya blog angot2an Pak karena nulisnya kalo pas kepengen aja hehehe… dulu ada blog niche yang khusus untuk fiksi tapi uda ga di update juga n pernah nyoba masukin g-adsense tapi ditolak 😀

    Adsense agak sulit ditembus memang

  26. Info Anime says:

    baguss artikelnya

    Terima kasih

  27. nitalanaf says:

    Saya pun campur aduk, Pakde. Cuma fokusnya memang ke makanan sih, entah saya masak atau kulineran. Kalau ada buku atau film bagus ya review, datang ke suatu acara ya nulis, ada lomba dan ngerti materinya ya nulis. Ngurus blog banyak, saya masih takut ga sempat ngurusnya, haha…

    Niche paling enak tuh

  28. nh18 says:

    Awalnya sempat pengen menjadi spesialis Human Capital Development

    namun akhirnya lebih nyaman jadi blogger yang nulis gado-gado

    salam saya

    Padahal niche itu mantep Om

  29. Aprie says:

    Sempet kepikiran mau bikin blog ber-niche, tapi saya keberatan ngatur lebih dari 1 blog. Akhirnya saya putuskan kuat di branding diri aja, Pak Dhe. 😀

    Betul, time management memang penting

  30. Mas Hartarto says:

    Kalau saya sih tidak peduli dengan sebutan blogger cap apa, itu mah masalah orang. Yang terpenting bagi saya adalah blog yang saya kelola memiliki banyak pengunjung dan menghasilkan income yang besar. Saya sendiri memiliki 2 blog TLD yang membahas hal yang berbeda. Jadi nikmati aja menjadi penulis, kalau perlu semua hal dibahas.

    Sip, sukses selalu

  31. budi says:

    blogger bonek hadir pakdhe.. 😀

    Saya catat Mas

  32. cumilebay says:

    Jadi menulis lah apa yg di sukai biar semua terasa nyaman dan lancar yaa pakde hehehe

    Betul. Menulis yang tidak disukai bisa suntuk

  33. Saya cap gado gado asal senang 😀

    saya juga

  34. saya juga gitu….. kalau bikin web berniche malah bingung sendiri dan sering kehabisan ide

    Cari niche yang mudah Mas

  35. bagiinfo says:

    Dari pengalaman dulu sih pernah buat web kesehatan, masakan, traveling…. tapi akir-akir ini justru nyaman blog gado-gado -_- . jadi lebih luas cakupannya, kadang buntu sendiri mau nulis artikel apa lagi kalau udah berniche. Maklum newbie hehehe

    Punya blog niche traveling memang harus banyak jalan-jalan ya

  36. D I J A says:

    saya juga blogger cap apa ya Eyang?
    cap pupuk bawang???

    Teruskan ngeblognya, insya Allah ada manfaatnya

  37. anda ini blogger cap gado gado, atau bahasa kerennya ‘salad niche’.

    Right Mas

  38. ndop says:

    curhat blog juga belum ada pak dhe. Blogku khan curhat banget hahaha. Walaupun sednag membahas traveling pun sellau aku kasih curhat.

    Blogger besar biasanya suka curhat Mas

  39. Astrid says:

    Blog saya juga blog gado-gado.. atau pecel.. atau karedok juga gapapa.. yang penting enak hehehe… Enak buat saya dan mudah-mudahan enak juga untuk yang bacanya.. aamiin. Salam hangat dari Bogor, Pakde 🙂

  40. Eko Nurhuda says:

    Nah, ini pembahasan yang pas dengan apa yang belakangan saya pikirkan. Saya ini blogger apa? Sementara ada teman yang disebut travel blogger, food blogger, book blogger, beauty blogger, dll., lha saya ini apa isi blognya? Semua yang mau ditulis ya campur aduk jadi satu. Menurut saya fokus itu penting, De. Setidaknya memudahkan orang lain untuk mengidentifikasi kita. Jadi semisal mau ngundang dia langsung tahu kita kapasitasnya sebagai apa. Repotnya, karena hanya fokus pada satu niche, peluang job dsb. dari niche lain boleh dibilang tertutup. IMHO ini 🙂

Leave a comment