Usaha Rumahan Mas Suyoko Meringankan Kerepotan Keluargaku

“Jika ada jalan mulus dan beraspal mengapa harus memilih jalan becek, berdebu, dan atau berbatuan.” Kalimat ini dilontarkan oleh senior saya ketika saya dan sahabat saya bonek (bondo nekat) memasak makanan sendiri. Kala itu kami masih berstatus bujangan dan tinggal di mess perwira di Balikpapan. Beberapa senior saya yang juga tinggal di mess ternyata memesan makanan dari jasa catering. Istilahnya ‘makan rantangan.’ Artikel selengkapnya

Wirausaha: Kebahagiaan dan Keuntungan

Sebagai anak tunggal hidup saya tidak dididik atau diajari ‘mencari uang’ oleh orangtua. Mereka juga tidak pernah memberi contoh nyata cara lain untuk mendulang fulus kecuali mata pencarian tetap. Gaji bulanan bapak sebagai guru plus sebidang sawah itulah yang dipakai untuk menafkahi keluarga dan menyekolahkan saya sampai STM. Artikel selengkapnya

Hanya Pakai Daster Uangpun Ditransfer

Alhamdulillah. Senyum Raikoe mengembang. Kabar gembira melalui SMS baru saja diterima dari teman SMPnya. Walaupun berita seperti ini bukan yang pertama kali tetapi ucapan syukur selalu meluncur dari bibirnya. Benar kata Ustadz Muslim bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, kapan saja, dan dengan cara apa saja. Kini Raikoe semakin memantapkan diri untuk bekerja di rumah saja. Artikel selengkapnya