Emak, Aku Masuk Majalah

“Kata tetangga kamu masuk majalah ya, Nak. Kok pinter,” tulis Emak dalam sepucuk suratnya. Itu terjadi pada tahun 1980an ketika saya dinas di Balikpapan. Kata “Kok pinter” itu sering diucapkan Emak manakala saya mendapat nilai baik pada pelajaran sekolah. Termasuk jika saya tiba-tiba berbaik hati mengisi bak kamar mandi atau mencuci kursi tamu menjelang lebaran. Maklum, sebagai anak tunggal saya amat jarang turun tangan mengerjakan tugas rumahan┬áhahahaha. Artikel selengkapnya