1 Trik Untuk Menghadapi Pendadakan

“Acara selanjutnya adalah sambutan dari perwakilan tamu undangan. Kami mohon Bapak Brigadir Jenderal TNI Abdul Cholik, M.Sc berkenan memberikan sepatah dua patah kata mewakili tamu undangan.” 

Suara lembut pembawa acara yang cantik itu membuat saya tersenyum. Saya tengok shohibul hajat yang duduk di pelaminan. Suami-isteri yang mendampingi pengantin itu kompak mengangguk sambil tersenyum. Saya melangkah menuju podium untuk menjalankan tugas dadakan ini. Saya beruntung karena sudah sering mendengarkan sambutan-sambutan dalam sebuah acara resepsi pernikahan. Saya pun sering berpidato mewakili pihak mempelai perempuan maupun laki-laki. Dalam pendadakan seperti ini waktu saya untuk mempersiapkan diri dimulai sejak nama saya disebut sampai saya tiba di depan mikrofon. Hanya sekian detik, bukan. Artikel selengkapnya