Malu-malu Tumpeng

Salah satu kebiasaan di kampung saya yang masih eksis sampai kini dan insha Allah sampai nanti adalah tumpengan. Menghidangkan nasi tumpeng untuk dikepung dan dinikmati ramai-ramai muncul dalam berbagai acara. Akan mulai tanam padi, akan panen, membangun rumah, boyongan, membakar bata atau genting, khitanan, mantenan, pasti ada tumpeng. Bayi yang baru lahir sudah disambut tumpeng. Mulai lahir, aqiqah, sepasar, selapan, dan tujuh bulanan masih diiringi tumpengan. Demikian juga pada sebuah kematian. tumpeng juga ada di sana, berkali-kali. Artikel selengkapnya