Cara Memilih Posisi Tempat Duduk

Dalam acara Fun Blogging 7 yang diselenggarakan pada tanggal 7 November 2015 di Surabaya ternyata posisi duduk saya kurang tepat. Saya duduk pada sisi kanan dilihat dari pintu masuk ruangan. Saya seharusnya menempati sisi tengah belakang menghadap layar presentasi dan pembicara. Dengan duduk di tengah maka saya bisa melihat materi paparan yang ada di layar sekaligus melihat pemapar.

Posisi tempat duduk di tengah juga menguntungkan. Selain dua hal yang saya sebutkan di atas juga memudahkan dalam pengambilan gambar. Apalagi jika duduk di tengah bagian depan. Gambar kita juga bisa diambil oleh paparazi yang memotret dari arah depan dengan pose menghadap penuh.  Berbeda halnya jika duduk di samping. Foto yang muncul biasanya juga tampak samping.

.

.

Karena waktu acara bertajuk Dari Hobi Menjadi Profesi itu saya duduk di sisi kanan maka gambar yang saya ambil umumnya menyamping. Tak elok donk jika saya hilir-mudik maju ke depan ketika nara sumber sedang melakukan presentasi.

.

.

Cara orang mencari posisi tempat duduk beraneka ragam. Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Dalam kelas atau ruang kuliah

a. Duduk di bangku paling depan agar mudah mendengarkan penjelasan guru atau dosen. Juga lebih jelas melihat tulisan di papan tulis atau slide.

b. Duduk di bagian tengah agar terlindung dari pandangan guru atau dosen.

c. Duduk di bangku paling belakang karena takut disuruh mengerjakan pekerjaan rumah. Mungkin ada juga loch yang beralasan agar mudah main gadget dan mengantuk.

.

2. Ruang Seminar

a. Duduk paling depan agar mudah dipotret atau disorot kamera televisi. Mudah mendengarkan penyaji materi dan jelas melihat/membaca slide.

b. Lebih suka di bagian belakang agar lebih santai dan bisa nyambi mengerjakan tugas kantor atau main gadget. Selain itu mudah pergi ke kamar kecil atau hengkang duluan jika ada keperluan lain.

.

3.   Dalam pesawat

a. Duduk dekat jendela agar bisa melihat awan yang berarak atau beningnya air samudra.

b. Duduk di gang (seperti saya) agar bisa selonjor dan mudah ke toilet tanpa mengganggu penumpang sebelah.

c. Dekat pintu darurat agar mudah keluar dari pesawat jika terjadi keadaan darurat.

.

4.  Dalam kereta api atau bis

a. Dekat jendela agar bisa melihat sawah ladang nan hijau.

b. Dekat gang agar bisa selonjor dan mudah ke toilet atau restorasi tanpa mengganggu penumpang sebelah.

.

5. Di restoran atau rumah makan

a. Dekat pintu utama keluar-masuk agar mudah jika ingin merokok atau santai di luar.

b. Di tengah ruangan agar sulit dilihat orang lain yang dikenalnya dengan berbagai alasan.

c. Dekat meja kasir agar segera dilayani oleh pramusaji.

.

6.   Dalam gedung bioskop

a. Duduk di bagian tengah atau belakang agar bisa melihat film dengan jelas.

b. Dekat pintu keluar agar bisa segera keluar gedung jika terjadi keadaan darurat atau meninggalkan bioskop karena bosan.

.

7.  Pada resepsi pernikahan

a. Duduk paling depan agar segera bisa bersalaman dengan pengantin dan menikmati hidangan.

b. Duduk di barisan belakang agar dengan cepat meninggalkan tempat karena ada kegiatan lain.

.

8. Foto bersama

a. Duduk atau berdiri di barisan depan agar tampak jelas dan mudah dikenal.

b. Menempati posisi sembarang tempat asal di tengah agar menjadi center of gravity (halah..halah)

.

.

Posisi di atas menjadi tidak berlaku jika tempat duduk untuk siapa dan di mana sudah diatur oleh panitia. Ini terjadi pada jamuan resmi atau membuat foto resmi.

Sahabat lebih suka duduk di mana ketika naik pesawat terbang?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

9 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Hihihi posisi menentukan prestasi Pak Dhe… Pak Dhe salah pilih tempat, jadinya gak bisa ambil angle gambar yang bagus

    Iya, saya terlalu tergesa-gesaduduk hahahaha

  2. Lengkap tips memilih posisi tempat duduknya Pakde 😀
    Eh tapi masih ada yang kurang tuh pakde, kalau saat kopdaran di Galaksi bagusnya duduk dimana nih? Didekat meja makan kah? xixixixi

    Ya duduk dekat saya tho Jeng

  3. momogrosir says:

    kalau di pesawat aku paling males di jendela. susah kalo mau ke kamar mandi

  4. Omali says:

    Kalo saya di pesawat senangnya duduk dekat jendela pakdhe, tapi gak pas pintu darurat, ngeri kalo kenapa2 nanti saya yang harus buka pintunya duluan, hehe.

    Biasanya dipilih yang berbodi besar hahahaha

  5. Gia Ghaliyah says:

    pakde kalau aku selalu maunya duduk di depan kalau lagi kuliah maupun seminar. Terus kalau foto sebenernya aku bebas siih dimana ajaaa, cumaa temen-temenku pasti suka dorong-dorong sambil bilang, “Gia kan kecil, udah posisinya di tengah dan paling depan aaaja biar keliatan.” hahaha

    Silakan berkunjung ke rumah penaku, pakde http://giasittighaliyah.blogspot.co.id/2015/11/idvolunteeringhub-bukan-sekadar.html

    Iya, kalau foto di belakang bisa hilang ya

  6. Asop says:

    Hehehe kalo di pesawat atau kereta atau bus, aku lebih suka duduk di kursi deket gang, Pakdhe. Ya itu, lebih enak kalo mau ke WC, ga usah mengganggu ruang kaki orang lain. Kalo keaadaan darurat bisa leluasa bergerak. Kalo pegel bisa langsung berdiri dan meregangkan badan tanpa mengganggu ruang kaki orang lain. 🙂

    Sama dengan saya Mas

  7. irai says:

    Kalo di pesawat saya lebih suka duduk di gang dan yg ga jauh dari toilet 🙂

    Kita sehobi

  8. Wah klo di bus/pesawat mah saya duduknya dekat Jendela Pakdhe. Biar liat pemandangan (klo pesawat bisa liat awan-awan). Klo seminar saya duduk di depan atau deretan kedua. Klo kuliah duduk di belakang (biar gak ditujunuk dosen hihihi), klo berfoto saya tengah2. Klo di restoran, mana aja dah yang penting asik. Dalam acara resepsi pernikahan, hmmm yang deket dengan meja makanan ahahaha 😀

    Saya agak risi kalau harus melangkahi penumpang lain ketika ingin menyanyi di rest room

  9. Kalo duduk di bus or pesawat paling senang yang didkt gang…khan lebih eunak mo keluar lebih-lebih ke toilet paling gampang…untuk dpt posisi itu harus pesan langsung ke petugas check in…”mbak minta bangku yg deket gang ya…heeeeee”

Leave a comment