Blogger Masa Minder

“Saya blogger newbie dan masih gaptek, Pakde.” Saya sering membaca komentar bernada minder seperti itu di blog maupun di media sosial. Ah, tak perlu sedu-sedan seperti itu. Semua blogger melalui proses newbie dan gaptek kok. Tak ada blogger baru yang langsung mengetahui banyak ilmu tentang blogging dan trampil melakukan segalanya. Semua berproses, ada yang cepat dan ada pula yang agak lambat. Termasuk diri saya tentunya.Β 

Perasaan minder juga muncul pada saat lomba blog. Ada blogger yang merasa tidak mempunyai kemampuan menulis artikel yang pantas untuk diikutsertakan dalam lomba. Apalagi jika di tengah lomba dia mengintip artikel peserta yang sudah terdaftar. “Artikel peserta bagus-bagus deh. Saya jadi minder nich,” begitu alasan ketidakikutsertaannya. Nah belum-belum dia sudah mengibarkan bendera putih tanda menyerah. Minder sebentar masih wajar, asal perasaan itu jangan dipelihara.

Bagaimana cara mencegah atau minimal mengurangi rasa minder? Salah satunya adalah mengupgrade diri agar pengetahuan dan ketrampilan ngeblognya meningkat. Berikut beberapa cara di antaranya.

1. Membaca

Banyak orang bilang bahwa blogger yang kurang membaca akan tampak pada artikel yang diterbitkan. Tulisan seadanya, kurang mendalam, kurang logis, kurang mantik, tata tulisnya kurang baik, dan lain sebagainya. Membaca bukan hanya buku tentang blogging saja tetapi juga tentang menulis, gadget, internet, dan lain sebagainya. Beruntung bahwa saat ini sudah banyak buku yang membahas dunia blogging, internet, dan gadget yang bermanfaat bagi blogger.

Membaca bukan hanya terbatas pada membaca buku tetapi juga artikel yang banyak bertebaran di internet. Dunia maya saya anggap sebagai unversitas terbuka dengan banyak fakultas dan jurusan. Kita ingin mencari artikel apa saja ada. Dengan mengetikkan kata kunci tertentu di browser kita bisa menemukan artikel yang membahas ipoleksosbudhankam (ideologi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan) beserta ilmu turunannya. Tentu saja blogger juga harus cermat dan bisa menyaring artikel yang baik dan benar. Hal ini untuk mencegah kita mendapatkan ilmu yang kurang bermanfaat.

Dengan membaca maka pengetahuan blogger akan bertambah sehingga wawasannya semakin luas. Blogger pemula yang semula belum mengetahui singkatan Url, www, http, html akhirnya faham tentang arti aneka singkatan yang setiap hari dibaca dan ditulisnya.

.

Bacalah!




.

2. Berlatih

Ngeblog bukan hanya menulis dan menerbitkan artikel belaka. Sejak membangun blog pemiliknya akan dihadapkan pada kegiatan yang memerlukan ketrampilan. Memasang dan mengganti template, memilih dan memasang widget/gadget di sidebar, dan memasang gambar beserta link pada artikel adalah sebagian kecil dari kegiatan ngeblog yang perlu dilatih.

Dalam perjalanan selanjutnya blogger biasanya ingin mengotak-atik kode html, style CSS, dan php yang ada dalam tempatenya. Ini juga perlu latihan yang intensif. Pada awalnya kegiatan itu mungkin menyulitkan blogger. Namun demikian blogger jangan menyerah karena semakin sering blogger berlatih maka ketrampilannya akan semakin baik. Bahkan tak sedikit blogger yang bisa memanfaatkan ketrampilannya untuk mendulang rezeki dengan menawarkan jasa pembuatan web.

3. Mengikuti workshop

Kegiatan workshop, seminar, atau kursus tentang blogging sering digelar oleh blogger. Ada yang gratis dan ada pula yang berbayar. Sistemnya ada yang online dan offline. Materinya juga beraneka ragam antara lain penulisan konten, web design, monetize blog, marketing, branding.

Jika kesehatan baik, kesempatan ada, dan mempunyai kelapangan rezeki blogger bisa mengikuti workshop atau kursus tentang blogging. Saya, walaupun sudah lansia masih menyempatkan mengikuti workshop Fun Blogging loch. Namun harap diingat bahwa materi yang sudah didapatkan hendaknya langsung diaplikasikan agar tidak lupa. Jangan sampai mengikuti workshop hanya sekedar untuk kumpul blogger, selfie-selfian, makan enak, foto bersama, dan mendapatkan goodybag belaka.

4. Bergabung dalam komunitas blogger

Komunitas dan forum blogger tumbuh dengan pesat bak jamur di musim hujan. Ada komunitas yang bersifat kedaerahan misalnya Komunitas Blogger Surabaya, Jombang, Jakarta, Bogor, Makasar, dan lain-lainnya. Ada komunitas berdasarkan hobi atau topik tertentu misalnya komunitas SEO, Fotografi, Fiksi, Traveling, dan masih banyak lagi.

Dalam komunitas biasanya ada sharing informasi, pengetahuan, lomba, dan diskusi, baik formal maupun non formal. Selain sebagai ajang silaturahmi komunitas atau forum bisa memperkaya pengetahuan blogger. Agar komunitas ini berjalan efektif dan bermanfaat maka admin komunitas harus kreatif dalam mengatur kegiatannya. Blogger jangan malu-malu untuk berbagi ilmu dan pengalaman melalui diskusi.

Blogger jangan segan atau malu untuk mengikuti lomba blog atau giveaway. Ini untuk menguji kemampuan menulis sekaligus ketrampilan ngeblog. Maklum selain menulis artikel lomba peserta juga harus trampil memasang baner lomba, memasang link, share artikel di media sosial sebagai dipersyaratkan oleh penyelenggara lomba. Asyiknya lagi, dengan mengikuti lomba maka blogger juga akan mendapat hadiah jika menang dan trafik blognya juga akan meningkat. Namanya juga akan semakin dikenal oleh blogger yang lain.

5. Kopi darat blogger

Kop darat blogger yang lazim disingkat kopdar juga sering diadakan oleh blogger. Ada kopdar yang berskala kecil, sedang, dan kopdar berskala besar. Kopdar Blogger Nusantara termasuk kopdar berskala besar karena pesertanya cukup banyak.

Dalam kopdar biasanya terjadi sharing informasi dan ilmu pengetahuan. Semakin besar acaranya akan semakin banyak pula materi yang disampaikan kepada peserta. Personil non blogger dari instansi atau perusahan sering diundang sebagai nara sumber oleh penyelenggara kopdar.

Kopdar bisa menambah kenalan atau sahabat. Mereka yang biasanya hanya berinteraksi di dunia maya bisa bertatap muka satu sama lain. Keakraban di dunia maya dilanjutkan pada acara kopdar. Seorang blogger yang di dunia maya terkesan sangar, angker, dan formal ternyata sangat menyenangkan ketika bertemu di acara kopdar. Dengan demikian maka acara kopdar ini juga bermanfaat untuk mengikis rasa minder.

Selain hal-hal di atas tentu jangan dilupakan etika yang harus dijunjung tinggi oleh seorang blogger. Dengan memahami etika dan tatakrama serta menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari maka akhlak yang baik seorang blogger dapat tetap terjaga. Semua akan terwujud dalam ucapan, sikap, dan tingkahlakunya.Β Ini bukan hanya berlaku di dunia maya tetapi juga di dunia nyata. Semoga kita bisa menjadi blogger yang cerdas, trampil, dan bermoral.

Blogger jangan minder namun jangan pula berlaku over (berlebihan) di semua lini.




Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

20 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. dey says:

    Saya ngga minder, Pakde. Cuma malu2 .. hehe

    Pakai kacamata hitam donk ach

  2. Wah… Betul sekali Pakde.. Semakin kita sering berlatih menulis dan utak-atik blog maka kemampuan kita akan makin terasah..

    Iya donk, latihan membuat kita terlatih

  3. Hani S. says:

    Saya masih minder bikin GA Pak Dhe, makanya gak jadi2, hihi.
    Tapi senin ini insha Allah ada GA kecil2an, hadiahnya gak seberapa bagus namun semogaaa ada yg mau ikutan seseruan. Pak Dhe ikutan yaaa.. pasti seneng bangeeeet πŸ˜€

    Pakde yang lansia saja nggak minder kok
    Insha Allah ikut

  4. damarojat says:

    sudah semua Pakde. cuma workshopnya online dan kopdarnya cuma berdua

    Rapopo, daripada kopdar sekeluarga saja

  5. Inayah says:

    Kalau aku bisa dibilang blogger yang kepedean. Masih newbie tapi nimbrung aja kalau ada lomba. Ya buat asah kemampuan juga..

    Betul. Nggak usah malu2. Sikat bae

  6. retno says:

    Saya belum pernah keluar kandang pakde…baik workshop maupun kopdar…
    Minder??? Kadang kadang sih…hehhehe

    Sambil silaturahmi saja

  7. Lidya says:

    saya masih minder sama pakde hehehe, Belajar trus supaya gak minder ya

    Halah sudah pede sekali gitu kok

  8. Catcilku says:

    Siap Pakdhe, yang penting pede aja ya πŸ™‚

    Iyalah…wong wajahnya ditutui saja kok

  9. academic Indonesia says:

    Terima kasih tipsnya, sangat membantu mengecas semangat blogger!
    Salam semangat bolgger mas abdul

    Yuk semangat terus

  10. Mugniar says:

    Setuju, jangan mider dan jangan pula over.
    Belajarnya pelan2 saja yah Pakdhe. Saya pun begitu, belajar pelan2. Toh akhirnya bisa diit2 lalu nambah lagi dikit2, gak terasa kan setelah bertahun2 ada peningkatan meski gak mahir2 amat πŸ˜€

    Semakin sering berlatih maka akan semakin mahir

  11. setuju Pak De. kalau masih baru, ya barusahalah kumpul sama yang lama. tidak usah minder. nanti bisa sharing bareng2 ya kan..

    Iya. Ilmu bisa diserap dari pengetahuan orang lain kok

  12. Pipit says:

    Aku ngeblognya pake PDOD kok pakde. πŸ˜€
    Alhamdulillah sampai saat ini belum ada perasaan minder buat ngeblog, yg ada malah iri pakde. Iri sama blogger lain yg punya semangat ngeblog tinggi.

    Kalau nggak punya semangat kan jadi malas ngeblonya

  13. Uci says:

    Tipsnya pas nih pakde.. Udah lama ngga baca kata ipoleksosbudhankam ^^
    Jadi ndak boleh minder yaa walau sdikit aja pakdee hihi

    Nggak usah minder, nanti nggak maju2

  14. rita dewi says:

    terimakasih tipsnya Pakde. saya jadi lebih semangat meskipun belum pernah menang lomba blog maupun giveaway…..

    Harus kerja keras lagi

  15. Makasih pakde sharingnya, bener banget itu, kalo ada kopdar utamakan menyimak materinya daripada hangoutnya

    Agar ada yang dibawa pulang dan dipraktekkan

  16. Ani Berta says:

    Betul pakde, jadi blogger harus banyak membaca agar kontennya berkualitas πŸ™‚
    Dan harus pede juga dong πŸ˜€
    Salam sehat selalu Pakde.

    Hooh, ngapain minder ya

  17. Yati Rachmat says:

    Bunda banyak belajar dari Pakde Cholik nih, tapi ya dasarnya gak punya background IT ya jadi jalannya kayak di jalan yang berlubang-lubang gitu loch Iikutan Pakde nulis “loch”nya, hehe…). Mungkin karena gemerengseng tangannya iseng gonta ganti templet jadilah terkadang muncul tuh kata-kata yang mengingatkan, hehe… langsung ada tak DISMISS lah, Ben gak ribet. Alon asal kelakon, pakde… Tapi masih semangat belajar koq, Pakde.

    Yang penting niat belajar masih membara kan Mbak

  18. saya kadang masih minder Pakde, tapi insyaallah tidak pernah bosan untuk belajar πŸ™‚

    Manusiawi asal mindernya jangan parah dan lama

  19. Iman says:

    Kadang sy juga minder, tapi hrus terus semangat belajar agar bisa dikurangi rasa mindernya, lama-lama jadi terbiasa..

    Betul, menyiapkan dengan baik termasuk mengurangi rasa minder

  20. tukinfo says:

    kadang saya juga sering minder…

    Jangan sering2 Mas

Leave a comment