Teks

Blogwalking [Tak] Reciprocal Lagi

As a general rule, when you comment on a blog, make it knowledgeable or witty and, most of all, relevant to that post – then, simply sign it with your name and your book title. Resist the urge to brag or sell your book.

M. J. Rose

Jaman dulu kegiatan blogwalking bersifat reciprocal (timbal balik). Jika saya mengunjungi sebuah blog dan menulis komentar terhadap artikel maka pemilik blog akan mengunjungi balik blog saya. Dia juga akan menuliskan komentar di blog saya. Semakin banyak blog yang saya kunjungi maka akan semakin banyak pula blogger yang mengunjungi blog saya.

Menurut teori search engine optimization (SEO) blogwalking merupakan salah satu bentuk Offpage SEO. Promosi blog secara online ini diyakini dapat mendatangkan trafik. Jika kita mengunjungi blog dan menulis komentar yang relevan dengan artikel maka pemilik blog dan pengunjung blog yang ย lain akan melirik komentar kita. Mereka juga akan mencoba mengunjungi blog untuk mengetahui artikel-artikel yang ada dalam blog kita. Keuntungan lainnya adalah blog akan mendapat backlink dari blog lain. Semakin banyak backlink yang masuk akan semakin baik peringkat blog di mesin pencari.

Jika karena suatu hal saya tidak melakukan blogwalking maka akan tampak bahwa blog saya juga sepi pengunjung. Blogger lain lebih mengutamakan berkunjung ke blog yang telah mengunjungi blognya. Hal ini dapat dimaklumi karena berbagai kesibukan di dunia maya maupun dunia nyata menyebabkan blogger lebih selektif melakukan blogwalking.

Dalam sebuah buku blogging yang saya baca penulis mengatakan bahwa seorang blogger tak elok menulis komentar berbunyi:”Jangan lupa kunjungi balik blog saya ya.” ย Saya sependapat dengan saran penulis. Biarkan blogger lain mengunjungi atau tidak mengunjungi blog orang lain. Tak usahlah bersedu-sedun manakala pemilik blog yang sudah kita kunjungi tidak melakukan kunjungan balasan.

Mengapa seorang blogger mengunjungi blog atau situs lain? Ini dia 5 di antara beberapa alasannya.

1. Ingin mencari artikel yang dibutuhkan.

Jika seorang blogger ingin mengetahui tempat yang baik untuk share artikelnya maka dia tinggal menulis di browsernya ‘Tempat share artikel blog.’ Akan muncul aneka artikel yang dicarinya misalnya 9 Tempat Saya Share Artikel Blog. Demikian pula jika dia ingin mencari artikel tentang kesehatan, kecantikan, fashion, parenting, dan lain sebagainya. Internet akan menyuguhkan ribuan artikel yang kita perlukan. Tinggal kita memilih artikel mana yang paling pas dengan kebutuhan kita.

2. Membalas kunjungan blogger lain.

Kegiatan blogwalking dilakukan untuk memelihara hubungan baik dengan sesama blogger. Selain itu juga perlu untuk menambah pengetahuan dan wasasan kita. Ada yang menganggap kurang elok jika kita tak membalas kunjungan blogger lain. Kunjungan balasan memang tak harus segera pada jam atau hari itu. Juga tak perlu menyamakan score kunjungan.

3. Mencari backlink.

Selain hubungan pertemanan, blogwalking juga dipakai sebagai alat untuk mendapatkan backlink. Konon, blog pendidikan, blog dengan niche sejenis , dan blog dengan pagerank tinggi sangat bagus untuk mendapatkan backlink berkualitas.

4. Mengintip kemampuan kawan.

Ini fenomena menarik dalam lomba blog atau giveaway. Konon, peserta atau calon peserta lomba ada yang gemar mengintip artikel peserta yang lain. Bahkan kegiatan ini sempat dicurigai karena pengintip akan meniru idenya lalu memodifikasi (kurangi, tambahi, ubah, plintir) artikel peserta lain. Hasilnya bisa membuat mata terbelalak karena artikel hasil modifikasi tersebut biasanya lebih bagus dari artikel aslinya.

Dengan kondisi seperti itu maka tak heran jika ada peserta yang lebih suka memilih mendaftarkan artikelnya pada menit-menit terakhir lomba. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk ‘mengamankan’ hasil karyanya. Konon ada juri yang menyatakan lebih suka menilai artikel peserta segera setelah artikel didaftarkan.”Lebih orisinil dan belum diotak-atik,” katanya.

5. Jualan

Tak usah dibantah karena memang nyata ada. Komentar seperti ini juga sering mampir di Neo BlogCamp. Saat menulis komentar dia tak sungkan-sungkan menyantumkan username dengan nama produk atau jasa yang ingin dijualnya. Belum puas dengan username lalu url blog juga berisi produk atau dilengkapi dengan produknya. Isi komentar biasanya asal-asalan misalnya: ‘Nice post gan.’

Komentar semata-mata bernuansa jualan seperti itu biasanya akan masuk kotak spam.

Blogwalking [tak] reciprocal lagi sepertinya bakal ngetren. Salah satu penyebabnya adalah munculnya artikel-artikel kembar 25 sampai 50 di luar artikel lomba. Waktu kemunculan artikel itu juga nyaris berdekatan, bentangannya satu hari sampai satu minggu. Walaupun lagak-lagunya berbeda namun intinya masih tetap sama.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

19 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. YSalma says:

    Selamat pagi Pak De,,
    Saya bukan tipikal pembaca cepat, dari dulu BW nya hanya beberapa karena lama ngendon di satu blog. Belum lagi hanya ngaku2 blogger yg kadang muncul, kadang hilang. Sekarang blogger sepertinya energik semua.

    Selamat pagi Jeng. Saya juga, maklum semakin sepuh hahahaha

  2. Izzah Annisa says:

    Assalamualaikum… Moga sehat selalu ya, Pakde. Saya ngaku jarang blogwalking, Pakde. Kalaupun BW, biasanya ke blog2 yang saya suka artikelnya, temen yang sudah dikenal, atau temen yang biasa saling BW. Bukan apa2. Pingin sih, Pakde, banyakin BW, nyambung silaturahmi. Tapi loading internet kadang nggak bersahabat. Untuk BW ke benerapa blog aja udah makan waktu luaamaaa. Tapi untuk yang BW ke blog saya dan komentar, biasanya saya utamakan kunjung balik, walaupun waktunya nggak saat itu. Sak sempatnya aja.

    Waalaikum salam wr wb.
    Iya, sama. Di kampung inet juga agak letoi apalagi jika blognya susah dibuka dan susah pula dikomentari

  3. Retno says:

    Awal-awal ganti TLD saya rajin BW, biar ga dikira spam. Soalnya nama blog sering dikira jualan hihihi…
    Betul. Lemari pojok memang bernuansa jualan purnitur hahahaha

  4. susanti dewi says:

    setuju pakde. Saya terkadang membaca blog seseorang, sambil belajar cara dia dalam bercerita, dalam menyusun kalimat2nya. Terima kasih atas sharing-nya pakde ๐Ÿ™‚

    Saya sering dapat ilmu baru dari blog sahabat
    Sama2

  5. rosa says:

    Jujur saya cukup jarang membalas kunjungan pakdhe, saya blogwalking seringnya ke artikel2 yang menarik bagi saya, terlepas dr mereka bakal berkunjung balik atau gak

    Hooh, kendala waku dan tenaga ya

  6. Kemarin, dan kemarinnya lagi, saya masih bikin jadwal sehari 10 blog. tp kok ya capek yo pakdhe. Kalo skg pokoke waktu sejam buat BW. entah dpt berapa blog, pokoke BW. Mau di kunbal ato enggak, saya ga mikir Pak dhe. tp kalo biasa kunbal spt mbak Ria tu, pasti saya mampir kalo Beliau ada artikel baru

    Harusnya sehari 100 bw hahahaha
    gempor ya

  7. Irly says:

    Betul Pakdhe, saya utamakan temen yang sudah BW ke blog saya dulu, kemudian kalau ada senggang main deh ke blog lain.

    Kalau sedang tidak sempat, ya saya gak BW dulu, tapi Alhamdulillah teman-teman gak itung-itungan, walaupun sudah beberapa postingan mereka BW tapi saya belum BW balik gak ada protes atau gak mau BW lagi. Karenanya saat sudah sempat, sekali berkunjung saya rapel baca artikel dan komentar di blognya, bisa 2 sampai 3 artikelnya yang saya baca dan komentari. ๐Ÿ™‚

    Betul, kalau sibuk maka bw bisa ditunda

  8. yuni says:

    sudah tak serajin dulu dhe,…yaa karena memang ga pernah ngeblog

    Kenapa nggak pernah ngeblog?

  9. felyina says:

    Selamat sore, Pakdhe
    Dulu awal-awal saya ngeblog di tahun 2005, saya demen banget BW sampe lupa waktu. Tapi sekarang, saya jadi agak males BW. Selain karena banyaknya kesibukan sebagai seorang IRT, juga karena banyak hal yang lebih menarik (misalnya keseruan mantengin instagram).

    Oiya, selain itu juga males rasanya kalo BW ke blog yang belum pernah dikunjungi. Soalnya kadang ceritanya nggak mudeng karena postingannya berkaitan dengan posting-posting yang lama. Sementara temen blogger yang lawas-lawas sudah pada pensiun dan meninggalkan kegiatan ngeblog. Hiks……

    Oiya, kerapkali saya BW tapi nggak meninggalkan komen karena saya nggak membaca postingan itu sampe selesai. Entah karena keselak anak yang mewek, atau memang postingan gak menarik. Instead of ninggalin komentar alakadarnya, asal komen walopun saya nggak mudeng isi postnya, mending ndak usah komen, deh. Gitu pikir saya.

    Tapi tapi…. setelah membaca postingan Pakdhe, saya jadi semangat BW lagi, nih. terima kasih sudah diingatkan ya, Dhe. Kegiatan blogging bukan hanya masalah menulis saja, tetapi juga didalamnya ada pertemanan yang tentunya harus dijaga agar awet dan langgeng dengan cara rajin BW dan ninggalin komen.

    Eaaaakh…. komenku panjang amat, ya. Hahahahahahahaha……

    Stay happy and healthy ya Dhe!

    Selamat pagi Dinda
    Tak bisa dielakkan
    Kita semua mempunyai kegiatan di dunia nyata
    Tak mungkin kita terus-menerus di dunia maya jika panggilan dunia nyata tak terelakkan
    Tak elok kita tertawa ngakak membaca tulisan teman sementara si kecil menangis huahuahua karena lapar atau kehausan
    Jadi harus mengutamakan tugas pokok
    Have a great day

  10. ninda says:

    saya sebagai blogger yang lumayan lama betah main di blog sih sebisa mungkin menyempatkan berkunjung balik pakdhe, meskipun waktunya nggak selalu langsung cus ke blog teman haha tentu menyesuaikan dengan aktivitas

    saya suka bw karena sekalian juga nyari ide tulisan, baca banyak itu penting buat saya. tanpa baca banyak saya juga nggk bisa nulis banyak ๐Ÿ™‚

    salam hangat pakdhe

    BW memang cukup banyak manfaatnya
    Menyerap ilmu, diskusi, dan nambah teman

  11. Nurul Inayah says:

    Hehehe…malesin ya pak dhe klo nemu artikel placement atau reportase acara. Harap maklum hihi

    Hooh, tapi jika apik ya tetap ada manfaatnya

  12. Anton says:

    Sistem reciprocal, hanya sebuah tradisi atau kebiasaan saja. Bukan sebuah keharusan. Jadi wajarlah kalau setelah itu kebiasaan sedikit demi sedikit menghilang.

    Bagi saya, kalau memang artikelnya menarik, maka saya akan memberikan penghormatan pada usaha sang penulis dengan cara berkomentar. Kalau memang tidak memancing minat saya, ya sudah, tidak perlu berbasa basi dengan meninggalkan komentar.

    Tetapi, saya tidak akan meninggalkan jejak di kolom komentar hanya sekedar untuk mencari backlink. Berkomentar buat saya , selain sebagai bentuk penghargaan terhadap blogger yang saya kunjungi, juga harus bisa memberikan sebuah nilai tambah bagi blog tersebut.

    Saya tidak mau hanya sekedar meninggalkan komentar seperti “pertamax!”, “inspiratif!” karena komentar-komentar seperti itu tidak ada artinya sama sekali.

    Lebih tidak mau lagi harus meminta kunjungan balik.. maaf, mau ditaruh dimana harga diri sebagai seorang blogger harus mengemis supaya blognya dikunjungi. Walaupun blog saya tidak mendapat backlink atau tidak dikunjungi siapapun, rasanya lebih baik daripada harus seperti itu.

    Waduh kepanjangan ya pakde?

    Maaf..maaf

    Betul sekali
    Kita boleh berkomentar setuju atau tidak setuju dengan bahasa yang tetap apik ya

  13. Pakdeeeee…
    Blogwalking mah memang selalu bikin kangeeeen ๐Ÿ™‚

    Yoi, nambah wawasan dan ajang silaturahmi

  14. ,, kalo saya mah disetiap berkunjung ke Blog lain, yang pertama pengen Silatuhrahmi, ke-2 . mencari wawasan dari artikel tetangga, dan yang ke -3 mencari baclink,,, hehehehe.

    Iya betul, juga sambil promosi blog

  15. unggulcenter says:

    dulu saya sering BW, beberapa tahun lampau. Namun saking sibuk lupa, juga share di medsos yang membuat lupa diri.. kalau BW lebih efektif!

    Sekarang mencoba lagi BW ke beragam blog.. terutama yang dulu sering saya kunjungi, macem blogcamp, jg blog2 teman2 lama.. smoga jalin silaturahmi kmbali..

    Blogger lama yang jagoan BW sudah pada menyepi

  16. Sampai saat ini, saya masih mengupayakan bisa berkunjung balik. Meski… karena kesibukan, kadang rapelan. Dalam satu waktu, langsung beberapa tulisan dalam satu blog itu saya komen.

    Tapi…ada juga yang enggak saya BW balik, Pakde. Yakni Mas-mas jualan togel dan judi bola. Dan semacamnya. Ha..ha…

    Salam hangat

    Kalau togel dan judi langsung saya delete saja

  17. Sajak says:

    Artikelnya lengkap dan menarik.
    Tapi theme masih non responsive.

  18. Kalau Babang gak terlalu mikirin yg punya blog bakalan mampir di Blog Babang, yang penting Babang baca, nambah wawasan, kalo bliouw mampir ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏูู„ูู„ู‘ู‡ู

    Iya, saya juga nggak masalah ada yang komen atau tidak

  19. Mustafa Zain says:

    Dari 5 alasan yang disebutkan di atas. Saya termasuk pon 1 dan 3 pak De. Mencari informasi yang bermanfaat sekaligus cari back link. Apalagi jika blog yang di kunjungi DA nya tinggi. Minimal biar ketularan ๐Ÿ™‚
    Terimakasih artikelnya pak De. Jadi bertambah nih ilmu saya

Leave a comment