Ngeblog Menjadi Penuh Harapan

.

Gayanya kayak jagoan yang selalu menang dalam berbagai lomba blog. Padahal jika dihitung, saya lebih sering tidak menang dalam giveaway dan atau blog competition. Tetapi itu tidak menyurutkan langkah saya untuk turun gelanggang atau naik ring. Dengan mengikuti lomba maka kegiatan ngeblog menjadi berwarna-warni, bervariasi, dan penuh harapan. Tentu saja harapan menjadi juara atau pemenang.

Saya pernah menerbitkan artikel berjudul 9 Alasan Mengapa Blogger Mengikuti Lomba Blog. Saya ulangi poin-poinnya saja.

1. Update blog.

2. Melatih ketrampilan menulis artikel berbagai topik.

3. Melatih menulis artikel review produk atau jasa.

4. Melatih penulis artikel pilar.

5. Meningkatkan ketrampilan memasang aksesoris blog.

 6. Mempromosikan blog.

7. Berbagi ilmu dan pengalaman.

8. Hadiah.

9. Melatih ketelitian dan kesabaran

Dengan alasan tersebut di atas masihkah sahabat ragu-ragu mengikuti lomba blog? Sepanjang saya suka dan menguasai topiknya maka saya akan mengikutinya.

Beberapa sahabat hafal tentang kalimat saya di bawah ini.

“Dalam mengikuti lomba blog saya selalu berpegangan pada prinsip dasar yaitu mengikuti lomba blog selalu sebagai operasi baru. Hal ini untuk menghindarkan diri dari sikap menganggap enteng dan melupakan kaidah yang berlaku. Saya tak mau terjun bebas dengan membuat artikel ‘apa adanya.’ Soal kalah menang itu urusan juri. Saya tetap ingin menampilkan artikel yang bagus karena hal itu menjadi kepuasan tersendiri bagi saya.”

Peserta lomba kadang harus jeli memahami suasana batin penyelenggara blog dan apa sebenarnya yang diinginkan. Jika penyelenggara lomba mengatakan :”Peserta bebas menulis, termasuk kritik dan saran,” maka itu tidak berarti peserta boleh menulis kalimat yang bernada menyerang secara frontal, apalagi brutal. Kritik bernada santun akan lebih dihargai, apalagi jika disertai solusi yang masuk akal dan aplikatif.

Saya kadang salah tingkah jika mengikuti lomba mereview sebuah produk atau jasa. Seringkali saya, dan mungkin blogger lain merasa ‘terpaksa’ mengambil data atau spesifikasi produknya lalu memolesnya sedemikian rupa. Ini terjadi jika saya belum pernah memakai produk tersebut. Penyelenggara lomba pasti menginginkan agar peserta bisa menggiring pembaca untuk mencoba produk, syokur jika secara permanen memakainya, bukan. Itulah yang saya katakan ‘pintar-pintarlah membaca suasana batin’ penyelenggara lomba atau giveaway.

Cobalah membuat resensi atau review buku di bawah ini. Penulisnya tentu berharap agar buku ini lebih dikenal khalayak ramai. Syokur jika mereka mau membelinya.

Madrasah Itu Bernama Ibu

.

Walaupun penulis buku menginginkan agar penulis resensi lebih banyak menampilkan PROs tetapi tetap menghargai kemungkinan adanya unsur CONs. Bagaimanapun juga penulis adalah manusia biasa. Walaupun sudah berusaha menyajikan tulisan yang baik namun mungkin saja diketemukan typo atau salah eja yang belum sesuai EYD sebagaimana tercantum dalam KBBI. Koreksi dan saran dari penulis resensi merupakan masukan yang berharga agar ke depan penulis buku bisa memperbaiki lagi kesalahan-kesalahannya.

Nah, silakan ke media sosial lalu tulis status :” Ada lomba blog?” Dengan cara itu kegiatan ngeblog sahabat diwarnai harapan-harapan sehingga tidak garing.




Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

12 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Evi says:

    Mesti niru semangat seperti ini tidak takut kalah dan mau berusaha. Bravo Pakde

    Kalah menang kan biasa Jeng

  2. Terima kasih tipsnya pakde.

    Tadi saya juga dah buka youtubenya heheh..

    Sama2 Jeng

  3. Makasih sahringnya, pakde. Memang sedang vakum ngelomba ini. Jadi kepengen ikutan lomba-lomba lagi 😀

    You, biar ngeblognya berwarna-warni

  4. monda says:

    jadi tertantang ikut lomba blog lagi deh nih..
    terima kasih pak de

    Iya, kapan ngadain GA?

  5. Zata says:

    Salutttt sama semangatnya pakde! Mudah2an ketularan kalau sering mampir ke sini 🙂

    Mumpung masih muda Jeng hehehe

  6. Ade anita says:

    Tapi perasaan aku tulisan pakde selalu unik dan bisa merebut hati juri. Itu sebabnya pakde sering terpilih menang

    Kalau lomba review produk saya sering kalah hix

  7. sumarno says:

    blog saya tidak mungkin buat ngikutin lomba pakdhe….. 😀 gimana caranya blog seperti punya saya bisa ngikutin lomba pak dhe ?.. ya kalau ada lomba blog yang setema dengan blog saya kabarin ya pakdhe…:D

    Di Facebook sering diumumkan Mas

  8. Keke Naima says:

    ikut lomba blog menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ide dan mengasah skill menulis. Syukur-syukur kalau menag ya, Pakde 🙂

    Iya, update artikel sambil uji nyali dan uji kualitas

  9. Betul sekali Pakdhe, kalau dihitung-hitung selama ini saya jauh lebih banyak kalahnya dibanding memenangkan lomba blog 😀 Tapi sekalinya menang rasanya senang sekali. Dengan ikutan lomba blog ya sekalian belajar bagaimana membuat artikel yang baik dan disenangi banyak orang.

    Saya juga sering kalah tapi maju terus

  10. Inayah says:

    Lagi males ikut lomba. Gtau nih kenapa. Semaanhaat

    Aku senang ikut lomba

  11. Emang kudu terus berusaha n rajin ikut lomba ya, biar jam terbang jg banyak, hehehe

    Iya
    Belajar berani hahahaha

  12. Eko Nurhuda says:

    Saya selalu berusaha menulis yang terbaik saat ikut lomba blog, meski seringkali hasilnya tak sesuai harapan alias tidak menang. Tak apa, setidaknya penyelenggara tahu kalau saya bisa nulis bagus, hehehe…

    Btw, kapan Pakde ngadain giveaway lagi? Hadiah buku dari giveaway Pakde 5 tahun lalu masih suka saya baca-baca lho. Cuma kaosnya Pakde kasih yg ukuran M, padahal saya XL. Hihihihi…

Leave a comment