Suer, Blogger Wanita Lebih Beruntung

Any time women come together with a collective intention, it’s a powerful thing. Whether it’s sitting down making a quilt, in a kitchen preparing a meal, in a club reading the same book, or around the table playing cards, or planning a birthday party, when women come together with a collective intention, magic happens.

Phylicia Rashad

Pisang raja

.

Apa yang dilakukan oleh seorang laki-laki ketika melihat di meja ada buah pisang? Kebanyakan langsung memakannya. Berbeda halnya dengan kaum wanita. Dia bisa langsung memakannya, menggoreng lalu menaburi parutan keju di atasnya, atau mengolahnya menjadi kolak pisang nan lezat.

Wanita, single atau sudah menikah, bekerja di luar rumah atau full berperan sebagai ibu rumah tangga di kelilingi oleh banyak hal. Dikaitkan dengan dunia blogging, blogger wanita sesungguhnya lebih beruntung. Begitu banyak lahan yang bisa digarap oleh mereka. Ibarat kata, hanya dengan mengerlingkan mata saja ide sudah didapatkan. Ide itulah yang kemudian ditempat dan dikembangkan hingga menjadi artikel yang menarik dan bermanfaat.

Manakala seorang blogger wanita menatap wajahnya di cermin mungkin akan timbul ide bagaimana cara membersihkan wajah agar tampak cerah-cemerlang. Muncul dalam pikirannya bahan apa yang diperlukan, di mana didapat, dan bagaimana cara memanfaatkannya. Dimulai dengan hal sederhana ini blogger wanita bisa menulis artikel sepanjang 500 kata atau bahkan lebih. Itu baru satu bagian dari wajahnya. Bayangkan jika mereka sudah melihat alis mata, bulu mata, bibir, gigi, mulut, pipi, telinga, dahi, dan rambutnya. Wow, tulisan mereka akan membuat wanita lain menganga, tak percaya tapi nyata.

Ketika blogger wanita beranjak ke dapur lain lagi kisahnya. Kiat untuk membersihkan peralatan dapur saja bisa menjadi beberapa artikel. Lalu berapa ratus postingan yang bisa diterbitkan di blog jika mereka mau menuliskan resep masakan karyanya? Jumlah artikel akan semakin mbludak jika blogger wanita gemar melakukan wisata kuliner. Dari nasi goreng saja bisa muncul aneka versi. Ada nasi goreng Jawa, nasi goreng sea food, nasi goreng ikan asin, atau nasi goreng kambing guling.

.

Resep nasi goreng

.

Blogger wanita yang sudah berkeluarga dan beranak-pinak lebih seru lagi tentunya. Urusan anak dari ujung rambut sampai ujung kaki berada di tangannya. Mom Blogger, demikian mereka sering menyebut dirinya, pada umumnya menjadi rempong sejak bangun pagi sampai menjelang naik peraduan lagi. Itulah sebabnya parenting merupakan topik yang tak akan habis dikupas di blognya. Kegiatan asih, asuh, dan asah dimulai sejak calon baby masih dalam kandungan hingga si ganteng atau cantik menginjak dewasa. Urusan mandi, makan, kesehatan, pakaian, permainan, sampai piknik si anak tak luput dari perhatiannya.

Untuk menulis artikel ‘how to’ yaitu artikel yang memberitahu atau mengajari orang lain tentang suatu hal blogger wanita lah jagonya. Mereka tinggal memilih topik yang disukai dan dikuasainya. Tema cooking, parenting, traveling, face and fashion, kesehatan, decorating, craft, lifestyle tampaknya lebih didominasi oleh blogger wanita. Di luar itu menulis review buku atau film juga merupakan topik yang digemari. Dengan kekayaan pengetahuan dan pengalamannya maka kiprah blogger wanita sesungguhnya membuat saya berdecak kagum.

Namun demikian harus diakui bahwa ada beberapa kendala yang dihadapi oleh blogger wanita. Kesibukan di dunia maya dan dunia nyata menyebabkan mereka agak kedodoran dalam mengelola waktu. Kelelahan bekerja mengurus rumahtangga atau pekerjaan kantornya mempengaruhi gairahnya untuk ngeblog. Keasyikan bercengkerama di media sosial kadang menyebabkan blogger wanita lupa bahwa blognya sudah mulai ditumbuhi lumut, diselimuti debu, dan sarang laba-laba. Mereka bisa menulis beberapa status di timeline dan puluhan komentar pada status sahabatnya tetapi kurang bergairah untuk menulis sebuah artikel. Hayooo ngaku!

Kekurangan lain, kebanyakan blogger wanita tidak mengikuti prinsip ‘saya tidak ke mana tetapi ada di mana-mana.’ Mereka hanya sering membagikan artikelnya di Facebook dan Twitter. Padahal di luar sana ada Linkedin, Google+1, Pinterest, Google Webmaster Tools, Bing Webmaster Tools, dan situs-situs pembagi artikel lainnya. Upaya lain untuk meningkatkan Domain Authority (DA), Klout score, kurang maksimal. Akibatnya, ketika ada pihak lain yang mengajak kerjasama tak bisa disambut karena DA blognya kurang memenuhi syarat. “Yaaaa…..DA saya hanya 12,5,” ujarnya.

Daniel Scocco, dalam artikelnya berjudul Be Everywhere, menyarankan agar mereka yang bergerak di dunia bisnis, marketing, pencari uang, dan lain sebagainya namanya ada di mana-mana. Tujuannya adalah agar dikenal lebih banyak orang. Blogger yang sedang monetize blog, punya online store, atau menjadi blogpreneur tentu kurang asyik jika tidak memiliki akun Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, dan Linkedin. “Konten yang baik, di manapun berada, lambat-laun akan dicari dan diketemukan orang,” memang benar juga. Namun akan lebih baik lagi jika speednya ditambah dengan menyebarkan artikel tersebut di berbagai situs atau media sosial.

.

Kopdar Blogger Nusantara

Kopdar Blogger Nusantara.

Courtesy: Indah Nuria Savitri

.

Suer, blogger wanita lebih beruntung karena begitu banyak lahan yang bisa digarap dan menghasilkan artikel yang menarik dan bermanfaat. Ketika blogpreneur sudah mulai dilirik maka mau tak mau, suka atau tak suka, blogger wanita sepatutnya meningkatkan kualitas ngeblognya. Nasihat berbunyi: “Ngeblog santai saja, jangan menjadikannya sebagai beban,” memang ada benarnya. Tetapi ya jangan kehilangan senyum manakala ada blogger lain yang jalannya terseok-seok karena kelebihan beban sangking banyaknya hadiah yang diborongnya dalam suatu lomba atau giveaway.

Kaum wanita sesungguhnya berpeluang menjadi Blogger Dengan Sejuta Follower. Bagaimana kiatnya? Nah silakan ditulis di blog masing-masing.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

31 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Assalamualaikum Pakdhe…. saya lagi ikhtiar lagi membersihkan blog dari jamur dan debu. Hahahahah keenakan nggak produktif soale… Eh, itu kiatnya dipancing untuk ditulis dong Pakdhe…sapa tau ada perubahan tips-tips sejuta follower…. (hiks, follower masih minim)j

    Nulis apa saja nanti kan naik followernya
    Jangan lupa perbanyak blogwalking

  2. rita dewi says:

    Pencerahan yang mencerahkan terimakasih suntikan semangatnya Pakde

    Inggih, sama-sama
    Semoga semakin cerah blognya

  3. Nchie Hanie says:

    Pagii Pakde..

    Aha,ada yang menyanjung Blogger wanita niy, jadi kedip-kedip di pagi hari.
    Iya Dhe memang bener keberadaaan wanita yang multi fungsi, multi tasking dan multi talenta pasti banyak idenya. tapi saking kebanyakan jadi melongo Dhe,

    Tenang, aku masih rajin ngisi Blog yang dikasih Pakde biar ga lumutan jadi sarang laba2 hahhaa *takut diantemi.
    Ya ngeblogku santai, tetep memperbaiki kualitas blog terutama kualitas diri agar selalu tersenyum .
    Kiat jadi Blogger alaku menjauhi Baper, mendekati Lemper soalnya Laper Dhe

    Pagi Dinda
    Laper ya makan pagi di Homan sana tho Dik
    Bill nya beres

  4. Susi says:

    Yah… tips mendapatkan sejuta follower kok ditahan, Pakde, malah diminta menulis sendiri. Follower saya baru seribu sekian, itu pun yg benar2 ngikuti update hanya sepersekian.

    Kalau menurut saya, blogger laki-laki persaingannya tak ketat, bahan juga sama banyak. Yang pentung menguasai bahan.

    Betul. Tanpa menguasai bahan ya kurang mantep.
    Nanti malah copas sana-sini-situ

  5. Anisa AE says:

    Betul banget tuh Pakdhe

    Kapan sih Pakdemu nggak betul, Nduk?

  6. Evi says:

    Alhamdulillah jika blogger perempuan lebih beruntung Pakde. Sebagai perempuan, ibu, enterpreneur, travel blogger, saya mengaminkan pernyataan Pakde dengan sepenuh hati. Amin. Semoga tambah banyak job yang masuk hehehe

    Aamiin
    Yang penting hepi

  7. Dibalik kehebatan seorg prempuan, tetap ada kekurangan yg dimiliki. Proud tu bi perempuan. Yes… ini jadi cambukan juga, Pak De. Blog masih banyak sawangnya. hhee

    Yuk terus menulis untuk menyebar artikel yang menarik dan bermanfaat

  8. meriskapw says:

    Kyyaa,, aku banget ini.. ide banyak tapi godaan sosial media lebih banyak lagi.. *ngosek lumut*

    hahahaha….asyik masyuk di sosial media
    Blog bisa merana

  9. Molly says:

    Tersadar sama tulisan ini pakde. Ternyata dibalik ke-rempongan-nya, perempuan punya banyak sekali opportunity kalau pinter-pinter memanfaatkannya. Daku jadi semangat, nih☺.

    Iya, semua bidang bisa digarap oleh blogger wanita kok

  10. zata ligouw says:

    Wah iya juga ya pakde, perempuan mah apa aja bisa dijadiin bahan tulisan, dari soal dandan, masak, sampe gosip, hehehe..

    Tinggal menangkap dan mengembangkan ya

  11. Hehehe,aku koq senyum2 sendiri ya baca postingan Pak De yg ini.

    Betul banget soalny 😀

    makasih pakDe pencerahannyaa

    Salam kenal dari Djayanti Di Karawang 🙂

    Terima kasih kunjungannya
    Yuuk terus menulis agar urat menulis kita semakin lentur

  12. Pakdhee, emang banyak yang blogger perempuannyaa. Kreatif juga. Tapi pakdhe juga kreatif. Buktinya, ada tulisan ini dan sering juaraa jugaa

    Tetapi soal bahan nggak bisa ngalahkan blogger wanita deh. Banyak pwol
    Terima kasih

  13. Nunu Halimi says:

    Waahh, pakde tahu aja, mungkin ini efek lebih banyak di kelilingi blogger perempuan ya pakde..hehe. Noted, mau praktekin bagian yang di share di linkdin, webmaster dll supaya DA menanjak cantik..

    Iya, share di webmaster ibarat mobil yang memakai olie jempolan
    whusssss…terindex

  14. kania says:

    sebagai wanita yg hobi ngeblog, jadi tersanjung nih pakde baca tulisan ini. Tp emang manajemen waktu dan tenaga selalu jd masalah yg harus diatasi nih. Takutnya kalau udah cape, nulisnya jadi ngelantur ><

    Ketika cukup waktu senggang bisa membuat 2-3 artikel dan dipublish secara terjadwal

  15. hihihi wah pakde ini luar biasa pengamatannya, saya sempet kedodoran dan keteteran sm blog krn mmg benar: lbh sibuk sama beresin isi rumah

    Tugas utama seorang wanita memang harus didahulukan jeng

  16. Inayah says:

    Eh iya juga ya pak Dhe. Cowo kebanyakan palingan tutorial atau traveling. Yang lifestyle kayak pak dhe aja jarang lho.

    Traveling juga banyak sebenarnya
    Tinggal mau apa tidak merekam dan melaporkannya

  17. lubena ali says:

    Hehehe.. Pakde bisa aja, tapi memang bener kalau wanita bisa dibilang lebih fleksibel dan nyatu.

    Keberadaannya dekat dengan topik-topik yang menarik

  18. baiqrosmala says:

    kebetulan lagi ngedown banget ngeblog akhir akhir ini.. baca tulisan pakde ini saya jadi merasa tercerahkan kembali.. tapi emang bener pakde, manajemen waktu menjadi kendala utama bagi saya hehe -,-

    Sangat dimaklumi.
    Ketika waktu longgarlah blogger wanita menyempatkan menulis

  19. andre says:

    wah..yang komen semua juga cewek. Ya cocoklah dengan topic tulisannya mengangkat blogger wanita hehe. Tapi tetap aja ada suatu ilmu yang didapat dari postingan pakde

    Iya Mas. Judul artikel juga memancing mereka.

  20. Keven says:

    Iya, asik banget jadi blogger wanita. Akhir-akhir ini fashion blogger kan lagi naek daun tuh, blogger wanita gampang banget kalo mau cari kerja review atau endorse produk-produk kecantikan hehehe. Ayo maju terus blogger wanita Indonesia

    Iya, mereka juga apik dan detail dalam menulis review produk

  21. Pendar Bintang says:

    Pakdhe benar…..Kepandaian mengatur waktu itu yang banyak gak dimiliki blogger perempuan. Saya mengajui itu Pakdhe…kadang saat ada waktu mau nulis eh..anak minta main kuda-kudaan pas anak tidur ikutan tidur kapan update blognya?

    Harus terus belajar dan mendisiplinkan diri.

    Urusan anak harus tetap diutamakan

  22. Heni Puspita says:

    Jadi ingat sudah beberapa waktu ini nggak update ke Pinterest. Kebanyakan memang masih memanfaatkan FB, Twitter, dan Google+, Google Webmaster masih kesenggol. Kalau BING belum pernah.

    Bisa dicoba agar whus whus whus

  23. Lidha Maul says:

    saya baca ini senyum-senyum pakde, awalnya. Kemudian jadi serius akhirnya.
    Saya juga mikirnya gitu, mungkin karena cewek demen cerita jadinya apa-apa banyak amat yang diceritain.

    Baca enaknya memang sambil senyum2

  24. Wanita memang menarik. Di sekitarnya juga banyak hal yang menarik untuk dituliskan nggih, Pakde. Hehehe, bahkan ada yang sampai jalannya terseok-seok karena saking beratnya menahan beban kebanyakan hadiah 🙂 Ngakak saya. Pakde bisaaa saja.

    Di rumahnya juga banyak barang berlabel

  25. Alwib says:

    ini saya setuju banget, hahaha
    apalagi kalo ibu2 tipe cerewet, pasti panjang banget tuh kalo nulis blognya 😀

    Hooh, thar thor thar thor hahahahaha

  26. Mugniar says:

    Begitu juga kata teman blogger di daerah saya, Pakdhe. Dia seorang laki2. Kata dia, ide dari seorang mamak blogger itu bisa jauh lebih banyak hehehe.

    Dan memang demikian. Alhamdulillah …. Allah Maha Baik. Meski keseharian saya di urusan sumur-dapur-kasur, ide tulisan tersebar dan mengalir. Kadang2 begitu deras sampai saya kewalahan karena tidak bisa menuliskan semuanya.

    Sama yang muda2, adik2 mahasiswa atau yang baru lulus, saya bilang, saya saja yang ibu2 bisa nulis, masa kalian tidak? Padahal mereka lebih banyak keluar rumah dan banyak aktivitas. Mestinya banyak sekali yang bisa ditulis. Dalam satu aktivitas di luar rmah itu mestinya bisa lahir lebih dari 1 tulisan, lho kalau jeli. Iya kan Pakdhe? 😀

    Betul sekali
    Ide sangat banyak dan tersebar di mana-mana
    Ketika melihat serombongan anak sekolah kita bisa menulis artikel berjudul :”7 Alasan Mengapa Anak Sekolah Harus Berpakaian Seragam.”

  27. Bener, memang saking banyaknya yang dilakukan perempuan, mungkin bisa saja banyak yang bisa ditulis.
    Tapi ketika semangat menulis sedang turun, ya nggak jadi tulisan hehehe

    Setuju, banyak ide tapi miskin tindakan

  28. […] Blognya padat bermanfaat. Aneka jenis topik digarapnya. Pas banget dengan artikel saya berjudul Suer, Blogger Wanita Lebih Beruntung. Artikelnya apik dengan judul yang relatif panjang. Sebagai seorang blogger yang hobi fotografi […]

  29. ziaul kamal says:

    iya saya juga bingung, kenapa bisa begitu ya . . .?

    Nggak tahu

  30. gopena says:

    saya udah nyoba jadi blogger tapi gagal terus hehehe 😀

    Masyaaaaaa?

  31. Japanesian says:

    itulah kelebihan seorang perempuan. haha

    Bisa piawai, bisa juga boros wal nggedobos

Leave a comment