Manfaat Checklist Bagi Traveler

Saya terkesiap. Tanda jabatan saya ternyata tidak saya ketemukan di koper. Saat itu saya sedang berada di daerah Kerinci untuk menghadiri acara penting. Jika yang ketinggalan hanya kaos singlet tentu tidak menjadi masalah karena benda itu bisa dibeli di mana saja. Tetapi untuk membeli tanda jabatan yang baru jelas tidak mungkin karena barang itu tidak dijual di toko. Alhamdulillah, setelah saya bongkar seluruh isi koper akhirnya tanda jabatan itu bisa saya ketemukan di saku pakaian dinas.

Sudah menjadi kebiasaan saya setiap akan bepergian ke luar kota atau ke luar negeri selalu membuat cheklist perlengkapan yang akan saya bawa. Checklist ini berisi daftar pakaian dan perlengkapan yang saya butuhkan selama diperjalanan dan di tempat tujuan. Panjang pendeknya daftar ini tergantung daerah tujuan dan lamanya saya berada di tempat itu.

Ketika memasukkan barang ke dalam tas atau koper saya mempedomani chcklist yang sudah saya buat beberapa hari sebelumnya. Jika ada barang yang belum ada segera saya lengkapi. Dengan cara itu maka dapat dicegah adanya barang yang terlupakan.

Saya agak ketat menerapkan checklist itu ketika masih dinas militer. Maklum ada benda-benda yang tidak bisa dibeli di semua kota. Tanda jabatan, tongkat komando, tanda jasa, dan baret biru tentu tak mudah di dapatkan. Untuk menyuruh isteri atau anak-anak mengirim barang juga belum tentu bisa dilakukan secara cepat.

.

.

Bentuk checklist yang saya buat sangat sederhana. Daftar tersebut saya ketik lalu saya cetak. Jika kelak membutuhkan checklist lagi tinggal copy-paste-print dengan editing sedikit. Namun adakalanya checklist saya buat di buku tulis biasa jika barang yang di bawa tidak terlalu banyak.

Dengan semakin bertambahnya umur, saya bahkan rajin mencatat barang apa yang hendak saya beli dan kegiatan apa yang saya lakukan jika pergi ke kota Jombang. Maklum lansia cepat lupa. Checklist ini malah saya buat di menu Kantor-Catatan yang ada di handphone. Misalnya : Poskan surat, beli kue, beli amplop, bayar listrik, dan lain sebagainya.

Bagi blogger yang suka traveling, checklit ini juga sangat berguna. Tak elok jika handphone beserta charger ketinggalan, bukan. Handphone yang juga bisa digunakan untuk memotret akan tak berguna jika baterei habis sementara chargernya ketinggalan. Padahal sahabat sedang berada di sebuah pulau yang belum banyak tokonya. Apalagi jika yang ketinggalan adalah dokumen penting dan kartu identitas diri misalnya paspor, KTP, Kartu ATM, SIM, dan lain sebagainya.

Checklist yang saya buat terdiri dari beberapa kolom. Isinya adalah:

1. Nomor urut

2. Nama barang yang akan dibawa

3. Jumlahnya

4. Sudah ada atau belum

5. Keterangan

Jika barangnya belum ada tinggal mencentang kolom berjudul ‘Belum”. Saya tinggal mencari atau membelinya. Saya gunakan checklist ini sebagai pedoman ketika mulai packing.

Di bawah ini saya sajikan slide checklist perlengkapan traveling. Monggo disimak.

 

.

Dengan model yang sama sahabat juga bisa membuat Checklist Oleh-Oleh yang akan dibeli untuk keluarga, kerabat, sahabat, tetangga, atasan, dan staf. Jika saya bepergian ke luar negeri juga membuat checklist barang yang akan saya beli.

Apakah sahabat juga membuat checklist perlengkapan ketika akan traveling? Silakan share di kolom komentar agar bermanfaat bagi yang lainnya.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

9 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Saya termasuk orang yang males bikin checklist Dhe dan akibatnya tiap pergi2 agak jauh bawa anak ada aja yang ketinggalan, tapi untungnya bisa dibeli di perjlanan :).

    Hooh, kalau baret biru kan agak sulit menemukan di kota kecil

  2. Beby says:

    Aku ngga pernah bikin ceklisan, Pakdheeee.. Emang bener sih banyak barang yang kelupaan. Wkkwk 😛

    Kalau bisa beli di sembarang tempat sih nggak apa-apa ya

  3. Elsa says:

    hehehe aku juga gak pernah bikin checklist
    pernah bikin kalo pas pergi jaaaauuuuh sekali untuk waktu yang lama
    tapi itupun belom tentu 2 tahun sekali

    Saya selalu, utamanya waktu dinas

  4. menarik sekali pakde, terima kasih telah mengingatkan

    Sama-sama, mari kita saling mengingatkan agar kita selalu ingat

  5. prih says:

    Betul sekali Pak Lik dengan cheklist sangat membantu kegiatan bepergian. Mengetahui rincian acara juga sangat membantu, semisal menghindari saltum eh salah kostum….acara angkringan malam sediaan jas komplit.
    Untuk cheklist kegiatan keseharian sekarang banyak bantuan semisal kertas tempel.
    Salam
    Lha itu, kadang masih ada yang salah kostum pada acara resmi
    Harusnya pakai Lounge suit malah pakai PDH hahaha

  6. ndop says:

    Bahkan aku memasukkan sticker di checklist barang bawaan saya. Kartu nama juga sih. Hahahaha…

    Saya juga memasukkan peniti dalam ceklist
    Ini bermanfaat jika salah satu kancing baju prothol

  7. Fahmi says:

    penting banget ceklist nih! biar nggak ada barang yang ketinggalan 😀 bisa berabe kalau ada barang penting ketinggalan kan?

    Betul, apalagi jika barang yang susah didapatkan

  8. Eksa Studio says:

    Wah mantap nih kang 😀
    cocok buat pecinta traveling ky saya.. btw ane selalu dadakan kalau mau pergi, ky waktu itu bwa kamera tapi enggak bawa memorinya. Udah jauh jauh pula #nepuk_jidat. Hahaha

    Ya begitulah Mas
    Saya kadang juga ada barang yang ketinggalan Je

  9. […] kegiatan sederhana saya tetap menyiapkan checklist barang yang akan saya bawa.  Saya tahu benar manfaat checklist ini yaitu agar tak ada barang penting yang ketinggalan. “Yang perlu dibawa […]

Leave a comment