Tips Mudik Lebaran Tahun 2016

“Puasa belum juga dimulai, kue lebaran sudah dipesan,” tulis seorang sahabat di timeline Facebooknya. Status tersebut ada benarnya. Silakan masuk ke pasar, toko swalayan, atau mall. Suasana Ramadhan dan bahkan Lebaran sudah terasa di sana. Aneka kue Lebaran, minuman, busana muslim, kurma, dan perlengkapan shalat sudah mulai dipajang. Di trotoar depan toko bahkan sudah ada pedagang kaki lima yang menjual petasan kecil-kecil. Lihat juga di layar televisi. Running teks beraroma “mudik Lebaran” muncul silih berganti.

Saya pun ikut terbawa suasana. Hampir setiap tahun saya menulis artikel tip mudik lebaran. Ini sengaja saya lakukan agar tip tersebut sudah dibaca oleh pengunjung jauh-jauh hari sebelum mereka berangkat mudik. Maklum kegiatan pulang kampung untuk silaturahmi dengan kerabat, tetangga, dan sahabat sudah menjadi tradisi tahunan.

Tips mudik Lebaran ini untuk melengkapi berbagai artikel senada yang telah dipublikasikan hampir setiap tahun, baik di dunia maya maupun di media cetak, dan elektronik. Permasalahannya mungkin ada yang sama tetapi ada juga masalah baru yang perlu diketahui. Kondisi jalan raya, sarana transportasi, dan situasi keamanan masih tetap menjadi pusat perhatian.

Mudik, khususnya mudik Lebaran adalah kata yang gaungnya luar biasa. Jika dilihat dari panca gatra, paling tidak ada 3 gatra yang akan berpengaruh terhadap ritual tahunan yang bernama mudik yaitu ekonomi, sosial budaya , dan keamanan. Ach, tentu saya tak akan mengolah-yudhakan kegiatan mudik dengan 3 bidang tersebut. Saya akan memfokuskan pembahasan mudik tahun ini dengan membagikan sedikit tip kepada para sahabat yang akan pulkam (pulang kampung) agar pelaksanaan mudik berjalan dengan nyaman, aman, lancar, dan menarik.

Tips mudik ini saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Maklum saya sudah sering mudik baik antar kota antar propinsi maupun antar kota dalam propinsi. Agar lebih enak dibaca maka saya buat dalam bentuk poin-poin.

Saya awali tip mudik ini dengan mengajak para sahabat yang akan mudik untuk meluruskan niat yaitu mudik untuk ibadah. Wujudnya antara lain adalah birrul waalidayni (berbakti kepada orangtua) dan silaturahmi. Mudik hendaknya bukan untuk unjuk gigi atas kesuksesan yang sudah dicapai apalagi jika untuk sekedar pamer diri tanpa ada keinginan untuk berbagi. Pulang kampung juga bukan hanya sekedar rekreasi. Dengan niat yang lurus ini maka mudik akan bernilai ibadah sehingga barokah, membuat semuanya tersenyum cerah, dan tertawa renyah.
.
Birrul walidaiyn
Mudik untuk membahagiakan orangtua
.

Tips mudik ini saya bagi dalam 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap pengakhiran. Saat ini para calon pemudik mungkin sudah ada yang melaksanakan tahap perencanaan karena acara mudik biasanya dimulai pada h-7 Lebaran.

.

Tahap Perencanaan

1. Cek Keuangan. Cukupkah uang yang tersedia dipakai untuk mudik dengan segala tetek-bengeknya yang meliputi :

  • Biaya perjalanan, baik dengan pesawat udara, kapal laut, angkutan umum darat maupun membawa kendaraan sendiri. Biaya biasanya dihitung untuk biaya pergi-pulang.
  • Biaya di tempat tujuan : biaya angkutan lokal, angpao untuk orangtua dan sanak famili, plus oleh-oleh untuk mereka.

2. Cek waktu. Jumlah hari yang tersedia untuk mudik. Ini pentingnya khususnya bagi pekerja, mahasiswa atau para pelajar. Tak elok jika sampai terlambat masuk kantor, kampus, atau sekolah.

3.  Pemesanan Tiket. Pemesanan tiket pesawat, kereta api, kapal laut, atau bis biasanya sudah dilakukan jauh hari karena sudah memaklumi bahwa akan banyak orang yang memesan tiket tersebut. Apalagi pihak PT. Kereta Api Indonesia sudah membuka pemesanan secara online atau melalui counter-counter yang bekerja sama.

4. Kesiapan mental dan fisik. Pastikan kondisi fisik dan mental dalam keadaan “siap mudik”. Jika dalam keadaan sakit sebaiknya segera berobat sehingga sebelum pelaksanaan mudik kondisi fisik sudah sehat. Tak elok jika sepanjang perjalanan Anda harus bolak-balik berhenti dan masuk toilet karena terserang diare.

.

Biaya mudik lebaran

Cek kebutuhan biaya mudik

.

Tahap Pelaksanaan

1. Pengamanan rumah. Yakinkan bahwa sebelum mudik rumah beserta isinya sudah disiapkan pengamanannya. Kunci-mengunci pagar dan pintu, pengamanan listrik, kompor, air, hewan piaraan, dan lain sebagainya. Hal ini penting agar pemudik bisa tenang dan tak terlalu memikirkan rumah lagi. Bagi yang tinggal di suatu kompleks perumahan biasanya ada anjuran untuk melaporkan ke petugas keamanan guna didata sehingga bisa dilakukan patroli dan pengawasan.

2. Komunikasi. Beritahu rencana mudik Anda kepada orang-orang di tempat tujuan mudik. Jangan bilang : “Kami akan memuat kejutan kok, jadi nggak perlu memberitahu”. Anda akan terkejut sendiri manakala orang yang akan diberi kejutan ternyata tidak berada dirumah karena sedang mudik atau bepergian ke tempat lain. Lebih terkejut lagi jika mereka justeru sedang dalam perjalanan kerumah Anda.

3. Cek sarana. Lakukan pengecekan disertai penyiapan sarana yang akan digunakan untuk mudik. Benda tersebut antara lain kendaraan, tiket, ID card (KTP/KTA, SIM), surat-surat kendaraan ( STNK), dan lain sebagainya.

.

Kunci rumah

Pastikan rumah beserta isinya sudah diamankan

 .

4. Pemudik yang menggunakan mobil pribadi (termasuk sewa dan pinjam)

  • Pastikan bahwa mobil sudah dalam kondisi siap jelajah, cek ban, olie, bensin, mur-baut kencang, ac, wiper, dan lain sebagainya. Termasuk alat-peralatan seperti dongkrak, obeng, kunci ban, segitiga pengaman, dan lain-lainnya.
  • Isi bensin penuh. Anggapan bahwa nanti akan mudah mengisi bensin dalam perjalanan hilangkan. Tak ada seorangpun bisa menduga apa yang akan terjadi di sepanjang perjalanan.
  • Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup. Anggapan bahwa gampang mencari makanan dalam perjalanan juga hilangkan. Tak seorangpun tahu apakah warung dan pedagang asongan mudah diketemukan jika kita terjebak kemacetan di tengah hutan.
  • Jika membawa bayi yang lahap susu non asi, pastikan bahwa persediaan susu cukup untuk sampai ditempat tujuan. Jangan lupa membawa bantal dan selimut untuk si kecil agar dia tetap nyaman selama dalam perjalanan.
  • Bawa air radiator yang cukup agar tak kehabisan di jalan manakala terjadi kemacetan luar biasa.
  • Ban cadangan harus siap operasional. Jangan membawa ban cadangan yang kempes atau gundul.
  • Pastikan wiper berjalan dengan baik, siapa tahu hujan turun mendadak.
  • Lampu penerangan, rem, dan kopling berfungsi dengan baik.
  • Bawa obat-obatan yang lengkap dan cukup. Termasuk minyak kayu putih, obat merah dan kain pembalut luka.
  • Pastikan co-driver (jika ada) tak terlalu dominan ikut mengendalikan pengemudi. Yakinkan bahwa pengemudi dapat menjalankan tugasnya dengan baik, aman, tenteram, dan tidak menggerutu akibat celotehan co-driver.
  • Jika perlu bawa tikar. Ini akan berguna jika kita perlu istirahat sejenak atau beberapa jenak. Jangan lupa sajadah yaa.
  • Bawa uang yang cukup. Anggapan nanti ambil di ATM hilangkan karena belum tentu kita menemukan ATM dengan mudah.
  • Bawa juga uang kecil untuk biaya toilet, pengamen, dan peminta-minta. Jangan lupa di jalan juga ada penjual jasa mengelap kaca mobil, pengelap mobil, pendorong, pengganjal ban saat macet di tanjakan.
  • Pastikan bahwa pulsa hp dalam keadaan cukup dan baterey hp juga siap operasional. Ini diperlukan untuk menerima dan mengirim sms atau tilpun, khususnya dalam keadaan darurat.
  • Bawa tas plastik (tas kresek) untuk menampung hasil produksi penumpang yang hobi mabuk darat.
  • Jangan lupa membawa peta, syokur jika dimobil ada GPS.
  • Berdoa sebelum melakukan perjalanan.
  • Jika merasa lelah atau mengantuk segera mencari tempat yang aman dan nyaman untuk istirahat.
  • Taati peraturan lalu lintas.

.

Mudik lebaran

Jika lelah atau mengantuk beristirahatlah

.

2.  Pemudik pengendara sepeda motor.

  • Selain hal-hal diatas, perlu diingatkan agar memakai helm pengaman, jaket, sarung tangan, dan kacamata.
  • Hindari menggunakan pakaian yang melambai-lambai agar tak masuk ke dalam jeratan jeruji roda, yang bisa menyebabkan malapetaka.
  • Jangan membawa barang terlalu banyak sehingga mengganggu keseimbangan jalannya sepeda motor.
  • Istirahat yang cukup di sepanjang jalan. Cari tempat istirahat yang aman dari incaran penjahat atau orang iseng. Manfaatkan posko mudik yang bertebaran disepanjang route perjalanan.
  • Yakinkan alat penunjuk BBM berjalan dengan baik guna mencegah kehabisan BBM.

.

Pakai helm pengaman

Helm pengaman jangan dilupakan

.

3.  Penumpang angkutan umum.

  • Pertahankan kesabaran yang sudah dibangun selama Ramadhan saat menghadapi keterlambatan pemberangkatan pesawat, kapal, kereta api , atau bus.
  • Saat menunggu di stasiun KA, pelabuhan, bandar udara, dan terminal bus pastikan Anda mencari tempat yang aman dari incaran penjahat atau orang-orang iseng.
  • Tampakkan tampilan Anda yang PeDE, jangan tampak kebingungan, lolak-lolok, plonga-plongo, panik, bloon, atau bingung. Wajah unik seperti itu akan merangsang penjahat untuk memanfaatkan kebingungan dan kepanikan anda.
  • Waspadai orang-orang yang berpura-pura baik dengan menawarkan makanan, minuman atau pura-pura mau membatu mengangkat barang bawaan Anda. Porter atau kuli biasanya diberi pakaian seragam.
  • Bawa uang yang cukup termasuk uang kecil untuk para porter, pengemis , atau biaya ke toilet.
  • Jangan menitipkan barang bawaan kepada orang tak dikenal.
  • Pastikan Anda memiliki tiket yang syah , tepat tanggal, dan tepat jam pemberangkatan.
  • Jangan pamer kekayaan dengan memakai perhiasan secara berlebihan.
  • Bagi-bagi uang Anda dalam dompet, disaku, selipan kopiah, dan lain-lainnya agar jika Anda kecopetan masih ada uang cadangan.

.

Oleh-oleh mudik lebaran

Berlebihan membawa barang bisa merepotkan

.

Sekali Lagi Mudik Sebagai Ibadah

Mudik lebaran untuk ibadah sungguh sangat mulia dibandingkan hanya untuk bersenang-senang, berfoya-foya atau pamer harta kekayaan.

Mudik untuk ibadah merupakan salah satu wujud birrul walidaiyn atau berbakti kepada orangtua, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Kegiatan ini terutama bagi mereka yang jarang bisa bertemu muka dengan orangtua karena tinggal berjauhan dengan mereka. Maklum pada hari baik ini para orangtua selalu merindukan untuk berkumpul dengan anak-cucunya. Walaupun anaknya cukup banyak namun jika ada satu saja yang tidak kelihatan tentu masih menjadi angan-angan dan dirindukan. Apalagi jika anaknya hanya semata wayang.

Bagaimana jika orangtua sudah meninggal dunia ? Yup, berbakti kepada orangtua yang sudah meninggal dunia bisa dilakukaan dengan menyambung silaturahmi dengan kerabat atau sahabat beliau. Orangtua yang sudah meninggal dunia mungkin masih memiliki adik atau kakak atau sahabat-sahabat. Nah kepada mereka ini selayaknya anak-anak tetap bersilaturahmi.

Ketika bertemu dengan orangtua pada hari raya Idul Fitri sudah selayaknya anak-cucu sungkem dan minta maaf kepada orangtua. Jangan lupa minta doa restu mereka agar dalam menjalani hidup selalu diberi kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan. Sebaliknya anak cucu juga mendoakan hal yang sama untuk mereka.

Jika anak cucu berkecukupan tentu akan lebih bagus jika memberikan oleh-oleh dan uang kepada orangtua. Besar kecil hadiah itu tergantung kemampuan masing-masing. Dengan cara itu Insya Allah rejeki akan bertambah.

Kesempatan bertemu orangtua, saudara, famili, sahabat, dan tetangga selayaknya dimanfaatkann dengan sebaik-baiknya. Buatlah orangtua gembira dan bahagia walaupun kita sendiri di rantau belum sukses. Lebih baik minta doa restu daripada menceriterakan kehidupan kita yang masih belum berhasil. Jangan sampai orangtua terlalu banyak mengeluarkan airmata kesedihan akibat keluh kesah kita.

.

Silaturahmi lebaran

Manfaatkan mudik Lebaran untuk silaturahmi

.

Tahap Pengakhiran

Tahap pengakhiran merupakan tahap evaluasi terhadap pelaksanaan mudik. Kegiatan ini dapat dilakukan di tempat tujuan setelah istirahat, silaturahmi, dan kangen-kangenan bersama orangtua dan para kerabat. Namun dapat juga dilaksanakan setelah seluruh rangkaian mudik selesai. Poin penting dalam tahap ini adalah mengevaluasi hambatan dan cara mengatasi selama dalam perjalanan mudik. Hasil eveluasi dapat digunakan untuk bahan perencanaan kegiatan balik-mudik kerumah Anda masing-masing. Dengan perencanaan dan persiapan yang baik maka Insya Allah kegiatan balik mudik akan berjalan dengan lancar dan aman.

 .
Salam tempel Lebaran

.

Tips mudik diatas memuat garis besar saja. Mungkin sahabat yang lain masih punya tip cadangan yang belum termuat pada point-point diatas. Silahkan menambahkan agar sahabat-sahabar kita yang mudik tidak panik.

Selamat mudik Lebaran. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa menyertai dan menjaga Anda selama kegiatan mudik dan balik-mudik sehingga tiba di tempat tujuan dalam keadaan aman dan nyaman. Amin.




Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

16 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Ira guslina says:

    Lah Pak De ternyata selain nyiapin kue lebaran, persiapan mudik juga harus dari sekarang ya. Setuju pesan tiket sebaiknya sejak jauh hari biar ga mahal. Eh tapi sayanya susah pesan tiket jauh2 hari sebab suami jadwal kerjanya ga bisa diprediksi… salam

    Iya betul. Waktu saya masih dinas juga sulit memprediksi kapan cutinya

  2. Evi says:

    Semalam main ke Mall. Dan benar kata Pakde, suasana lebaran sudah sangat terasa

    Upaya menjaring konsumen secepatnya

  3. inda chakim says:

    lengkap kap kap pak de,
    yup, nomor satu yg harus direncanain dan disiapin itu keuangan.

    Mudik nggak bawa uang cukup ya kecut

  4. Waah tips mudiknya lengkap pakai bingit pakde. Matur nuwun…

    Biar enak dilahap hahaha

  5. winny says:

    suka ama maplop lebarannya

    Amplop saya masih banyak, sisa lebaran kemarin
    Mau Dik?

  6. ninda says:

    ibu pakdhe pasti bangga banget sama pakdhe ya 😀

    ehiya saya juga doyan kue lebaran padahal belom lebaran, utamanya kastengels

    Iya, anak tunggal jadi jenderal
    Alhamdulillah
    Saya kurang suka kastengel, senang kue tradisional

  7. Lengkap sekali Pakde, tips mudik yang nyaman dan tenang. Seminggu sebelum mudik biasanya saya sudah mulai mempersiapkan barang-barang yang penting, pas mau berangkat ada sajaaa yang masih dimasuk masukan ke dalam tas, padahal sudah pakai cek list. Kalau suami saya, ke bengkel ngecek seluruh kondisi fisik mobil. Tahun inipun semoga saya sudah punya SIM A, biar bisa gantian kalau macetnya parah seperti tahun lalu,

    Sama dengan isteri saya
    kalau bepergian barangnya nambah terus sampai full

  8. Agung Rangga says:

    tipsnya super lengkap banget pakdhe! 😀
    huhuhu, jadi ingin mudik ke Bali lagi deh… :’))

    Mudiklah Mas
    Ajak aku

  9. Kautsar Ab says:

    mantap tips nya berasa besok udah lebaran…hihi

    Iya. Bau jenang madumongso kan

  10. Ida Tahmidah says:

    Jiaaah..tips mudiknya kumplit banget Pakde 🙂

    Biar nggak ada yang ketlisut hahahah

  11. Tips musiknya lengkap banget. Catet ah buat check list pas mudik nanti

    Saya juga suka membuat checlist
    Maklum lansia

  12. […] watu yang lalu saya menerbitkan artikel berjudul Tips Mudik Lebaran Tahun 2016. Dalam artikel tersebut saya sampaikan apa saja yang perlu dilakukan dan tidak dilakukan. Namun […]

  13. Sam says:

    Tips mudiknya bisa di copy share ya pakde, bagus banget. Thank

    Silakan

  14. @nurulrahma says:

    Pakde selalu juaraaaaakk…!

    Matursembahnuwun tipsnya yang super duper komprehensif niki nggeh pakde 🙂

    Nggak selalu ach, adakalanya zonk

  15. […] Walaupun saya bertugas di luar kota, misalnya di Cimahi, Surabaya atau Jakarta, saya sempatkan mudik lebaran. Ketika saya dinas di Balikpapan dan Palembang saya memang jarang pulang. Selain waktu cutinya […]

  16. Indah Nuria says:

    Tips mudiknya seruuu… Aku simpan buat di tanah air nanti 😉

    Oke

Leave a comment