Hanya Pakai Daster Uangpun Ditransfer

Alhamdulillah. Senyum Raikoe mengembang. Kabar gembira melalui SMS baru saja diterima dari teman SMPnya. Walaupun berita seperti ini bukan yang pertama kali tetapi ucapan syukur selalu meluncur dari bibirnya. Benar kata Ustadz Muslim bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, kapan saja, dan dengan cara apa saja. Kini Raikoe semakin memantapkan diri untuk bekerja di rumah saja.

Semula Raikoe menunjukkan rasa kurang senang ketika Dorae, suaminya, menyuruh resign dari kantornya. “Lha untuk apa saya sekolah jika saya tidak memanfaatkan ilmu yang saya dapatkan dari bangku kuliah. Lagian gaji saya kan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kita, Mas.” Sang suami menjelaskan dengan sabar mengapa dia minta agar Raikoe berhenti bekerja di luar rumah. Walaupun agar berat Raikoe memenuhi permintaan suaminya. Apalagi Dorae masih mengijinkan Raikoe bekerja apa saja di rumah sambil mengasuh Gayatri yang baru berumur 5 bulan.

.

.

Raikoe yang lulusan pendidikan teknik informatika dan komputer memilih membangun toko online untuk mengisi waktu luangnya. Sambil menyelesaikan tugas pokoknya sebagai ibu rumah tangga Mama Gayatri memanfaatkan internet sebagai sarana untuk menjemput rezeki. Karena belum memiliki modal yang cukup maka Raikoe menjual produk dengan sistim drop ship. “Nggak apa-apa, semoga ada rezeki sehingga bisa berjualan secara mandiri,” dukung sang suami.

Sebagai seorang blogger dia juga mengetahui bagaimana cara memanfaatkan blognya. Ikut lomba blog, sebagai buzzer, publisher iklan, menulis job review dilakoninya dengan suka cita. “Saya ngeblog dengan enak tetapi tidak seenaknya,” ujar Mama Gayatri menirukan ucapan Pakdenya.

Dalam buku karya saya berjudul Enakan Jadi Juragan saya uraikan berbagai bisnis rumahan yang bisa digarap oleh kaum wanita. Membuat kue tradisional, bisnis londre kiloan, menulis buku, mengajar privat aneka ilmu, editor lepas, membuka salon kecantikan, jualan produk dan jasa secara online, dan lain sebagainya merupakan usaha rumahan yang sedang ngetren.

.

.

Tak ada yang salah dengan bekerja di rumah. “Nothing wrong with a housewife,” tulis Tukeni dalam statusnya di media sosial. Wanita paruh baya yang suka memakai nama pena TwoKnee ini juga membangun toko online yang mengkhususkan diri menjual daster. “Hanya pakai daster uangpun ditransfer,”ujarnya tanpa bermaksud riya atau jumawa.

“Bekerja di rumah juga tak perlu meninggalkan kewajiban kita sebagai ibu rumah tangga,” samber Darting.

“Nggak pakai macet di jalan dan juga tak pernah kepanasan wal kehujanan.” Marwah yang hobi berdropship ria ikut menimpali.

“Tak perlu memikirkan dress code segala,” timpal Ayute Nan sambil mengibaskan poninya.

“Pakai daster memang hoke karena praktis, ekonomis, isis, dan gelis,” kata Narbopen yang suka nyletuk sambil nyomot lemper kue favoritnya.

“Kok gelis?” tanya Markon.

“Ya kan cepat memakainya dan cepat pula membukanya jika ada request dari misoa.” Peserta arisan pun tertawa ngakak.

.

Entrepreneurship is like a computer game in which you have to master every level before achieving success. Startups repeatedly stumble and have to go back to the drawing board. The best way to skip some levels and to increase the odds of survival is to learn from others who have already played the game.[Vivek Wadhwa]

Lahan dan sarana untuk menjemput rezeki sudah disiapkan oleh Tuhan bagi setiap makhluk-Nya. Bukan hanya untuk manusia tetapi juga untuk hewan. Burung yang lapar terbang di pagi hari. Mereka pulang ke sarang dengan perut kenyang dan masih bisa membawa makanan bagi anaknya. Manusia tentu lebih bisa daripada burung karena manusia dibekali dengan akal dan pikiran.

Tak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Apalagi sampai mempunyai pikiran kurang baik terhadap orang yang sukses. “Dia yang hanya memiliki selembar ijazah SD bisa menjadi pengusaha sukses tapi saya pemilik ijazah dan gelar panjang masih pontang-ponting melamar kerja ke sana kemari.” Aduhai, saya jadi teringat ungkapan dalam bahasa Jawa berbunyi,”Sira bisa niru penggaweanne ning ora bisa niru rezekine,” yang artinya ,” Ada bisa meniru pekerjaannya tetapi tidak bisa meniru rezekinya.”  Sederet penjual buah-buahan atau sayuran di pasar tentu rezekinya berbeda-beda, bukan.

Jika pekerjaan di instansi pemerintah dan swasta masih belum didapatkan apakah kita harus terus menunggu sampai tua. Ataukah kita hanya kendangan dengkul, duduk santai menunggu datangnya rezeki sementara perut harus diisi dan pakaian pun harus dibeli? Come on, eksplor diri, gali potensi yang ada. Jika tak mau menjadi karyawan maka jadilah juragan. Garap sumber rezeki dengan mengerahkan segenap kemampuan.

Dalam workshop Fun Blogging 7 Dari Hobi Menjadi Profesi para nara sumber telah menjelaskan bagaimana kita bermain di dunia maya. Selain untuk berbagi ilmu dan pengalaman kita bisa memanfaatkan internet untuk berwirausaha. Kita tak lagi terikat dengan ruang dan waktu. Tak ada apel pagi dan apel siang. Mau bekerja sambil nonton televisi di kamar tidur juga tak ada yang melarang, bukan. Sesungguhnya banyak usaha rumahan yang dapat dikerjakan.

Walau hanya pakai daster uang bisa ditransfer namun tentu ada juga syaratnya. Disiplin, kerja keras, tekun, dan sabar merupakan modal dasarnya. Selain itu doa yang tak putus-putus juga dipanjatkan sebagai penguatnya.

Usaha rumahan apa yang sedang sahabat geluti?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

15 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. momtraveler says:

    Kadang saya kangen masa2 dimana pagi setelah nadia brangkat buka laptop trs ngeblog atau nerjemahin dgn kostum daster tanpa harus keluar rumah duit datang. Harusnya yg bisa kwrja dirumah bersyukur 🙂

    Semua ada plus-minusnya

  2. oRiN says:

    horeee… aku salah satu emak-emak yang pakai daster sambil gular goler tapi tetep ditransfer hihi

    Asyik kan ya

  3. Ophi Ziadah says:

    Tapi kadang hidup itu harus memilih ya pak de. sempet nekat niih pingin “kerja dr rumah aja”, enak bs dkt anak2 jg. Ya tp ternyata kenyataan berkata lain, yg akhirnya membuat sy bertahan kerja di luar rumah. Makanya suka ngiri yg bisa keja dan eksis dr rumah. Tpi itulaah syukuri apa yg ada, hidup adalah anugrah. Ngeblognya dijadikan hobby kalau bs mendatangkan rezeki ya alhamdulillah.

    Betul sekali
    Kerja juga nggak apa-apa
    Tak perlu merasa bersalah atau berdosa

  4. nova violita says:

    postingan nya asyik pak de… dengar ceritanya lucu apa lagi nama pemerannya.. tapi isi postingannya…. aku pengen banget bisa kerja dari rumah…. menyemangati… para dasteran..he2

    Hidup para dasteran

  5. misfah says:

    Kalaupun saya bekerja di rumah saya teteup dandan dan ngga dasteran Pakdhe walaupun saya jualan daster

    Bagus donk

  6. Sama bahkan byk ide muncul saat msh dasteran klu dah ganti kostum malah buyar….

    hahaha..daster pembawa ide

  7. Ngeblog sambil berburu hadiah via kontes, Pakde. Seruuu 😀

    Kayak saya

  8. sistalisius says:

    Pengen bisa kerja dirumah, karena saya mah orangnya gak terlalu suka keluar rumah gitu. Tapi sepertinya nasib berkata lain, untuk saat ini syukuri apa yang ada dulu lah :D. Makasih udah share..

    Betul. Syukuri yang ada, jangan menghitung yang belum di tangan

  9. HM Zwan says:

    sekarnag banyak cara dan kemudahan dalam berwirausaha ya dhe,salah satunya jualan online…nggak perlu ke kantor^^

    Betul, bisa disambil nonton tv

  10. Elsa says:

    aku gak punya daster Pakdhe….
    lebih sering transfer uang bayar tagihan daripada dapat uang transferan

    🙁
    Umumnya bayar cash ya

  11. ratusya says:

    Hallo pakde, apakabar?
    Kalo menurut saya, sebenernya kalo kerja dari rumah itu agak ribet management pembagiannya waktu kerja Dan waktu mengurus anak Dan rumah. Kadang rumah berantakan, demi ngurusin toko online. #curhat

    Perlu disiasati agar semuanya bisa running well

  12. topik.my.id says:

    enak banget yah pakde pakai daster uang ditransfer hehehe

    Yoi
    Aku juga pakai sarung
    Tiap bulan ada transferan dari pemerintah hahahaha

  13. Ety Abdoel says:

    Kirain pakde yang pake daster..ups. Hihihi, ini mah saya banget Pakde. Daster kan, pakaian kebesaran saya.

    Iya, wanita umumnya enak pakai daster ya

  14. aku tuuuh pengeen bangeet punya online shopping Pakdhee..tapi takut ngg kepegaang hehehe..padahal doyan belanja, stok barang lucu-lucu hehehe 🙂

    Iya, kalau pembelinya berjubel repot. Harus punya CS

  15. cputriarty says:

    nah ini yang kusuka dari style postingannya pakde yang bisa menggunggah semangat plus etos kerja *meski gak kentara hihihi

    Kan memang disamarkan

Leave a comment